Rabu, Februari 13, 2013
8
JAKARTA-(IDB) : Guna meningkatkan hubungan kerjasama di Bidang Pertahanan antara Spanyol dan Indonesia, Menteri Pertahanan Spanyol, Pedro Morenes Eulate, Selasa (12/2), tiba di Lanud Halim Perdanakusuma untuk melakukan serangkaian kunjungan kenegaraan di Indonesia. Mengawali kunjungan kenegaraan di Indonesia Menhan Spanyol Pedro Morenes Eulate beserta Delegasi Spanyol lainnya, Rabu (13/2) akan melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Menhan RI Purnomo Yusgiantoro. Kedatangan Menhan Pedro Morenes Eulate di Kantor Kementerian Pertahanan RI disambut dengan upacara militer Jajar Kehormatan.

Dalam pertemuan kedua Menhan tersebut rencananya akan dibahas seputar peningkatan hubungan dan kerjasama di bidang pertahanan antara kedua negara, antara lain kerja sama pendidikan,  bidang perencanaan, inovasi, dukungan logistik dan akuisisi produk pertahanan. Selain itu, kerja sama bidang sains dan teknologi berkaitan dengan akuisisi penggunaan sistem dan perangkat militer dalam rangka transfer teknologi Bumnis di Indonesia. 
 
Pada kesempatan tersebut Menteri Pertahanan kedua negara akan melaksanakan penanda tanganan MoU kerjasama bidang pertahanan. Adapun MoU tersebut mencakup atensi kedua negara untuk memfasilitasi peningkatan hubungan pertahanan melalui kerja sama teknologi dan pengetahuan, promosi dan melakukan kegiatan pendekatan.

Memorandum of Understanding (MoU) peningkatan kerja sama militer Spanyol-Indonesia telah digagas kedua negara sejak tahun 2007 atas kebijakan Pemerintah Spanyol untuk mengembangkan dan meningkatkan hubungan dengan kawasan Asia Pasifik yang diterapkan bukan saja oleh Kemlu tapi juga Kemhan.

Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Indonesia, Menhan Spanyol juga dijadwalkan akan bertemu dengan Gubernur Lemhannas, Budi Susilo Soepandji untuk membicarakan bidang pendidikan militer.

Turut serta dalam delegasi Spanyol mendampingi Menhan Spanyol, diantaranya Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Rafael Conde de Saro, Kepala Staf Angkatan Laut Spanyol, Laksamana D. Jaime Munoz-Delgado, kepala Kabinet Laksamana D. Javier Pery Parades dan para pajabat dijajaran Kementerian Pertahanan Spanyol.

Pada dasarnya pemerintah RI dan Spanyol memiliki kerjasama industri strategis yang telah terjalin cukup lama di bidang pesawat terbang. Hal ini ditandai dengan produksi pesawat terbang jenis Cassa Sipil dan militer sejak tahun 70an. Oleh karena itu pihak Spanyol berharap kedepannya dapat mengintensifkan berbagai bidang industri lainnya, seperti industri perkapalan Spanyol, Navantia yang bersedia untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan kapal Indonesia.





Sumber : DMC

8 komentar:

  1. Mudah2 an nawarin Alvaro de Bazan .......

    BalasHapus
  2. "APA'AN TTUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUHHH"

    BalasHapus
  3. Pengganti KRI Dewaruci....moga2 ditanyain juga C 295 AEWnya...

    BalasHapus
  4. Rasanya kok banyak pejabat pertahanan negara lain yang menawarkan kerjasama ke kita...ini pertanda apa yak?...semoga pertanda kita makin disegani di mata dunia internasional.

    BalasHapus
  5. pertanda kita banyak duit, maklum banyak gula banyak pula semutnya.

    BalasHapus
  6. Anonim 13 Februari 2013 19.10
    Rasanya kok banyak
    pejabat pertahanan
    negara lain yang
    menawarkan kerjasama
    ke kita...ini pertanda apa
    yak?

    Petanda mau nnton bola bareng antara mu vs madrid nnti malem and sekalian mau numpang makan karna di eropa sana lg pada susah dan juga banyaknya peredaran daging kuda...

    BalasHapus
  7. haha nampak sekali yang punya blog komen sendiri.
    biar rame ya...
    admin blog klau berani disable anonymous coment..
    pasti banci ga brani takut ketahuan.
    dah gitu copy paste lagi kyak negara malon juga blog ne

    BalasHapus
  8. Jangan lupa kerjasama jg teknology bikin kapal perang fregat ALVARO DE BAAZAN,kombinasikan dg SIGMA,hasilnya pasti lebih yahud lagi...

    BalasHapus