C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Kamis, Maret 31, 2011
Latihan Jalan Jauh Beban Tempur Marinir
Korps Marinir Menerima Hibah Mobil Ambulance
Belgia, Berfungsi Tanpa Pemerintah
![]() |
| Tentara Belgia |
Petinggi Militer ASEAN Berkumpul di Jakarta
![]() |
| Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro. |
"Pertemuan panglima-panglima angkatan bersenjata ASEAN pagi ini itu sebenarnya pertemuan informal," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebelum mengikuti pertemuan tersebut.
Pertemuan informal itu, kata Purnomo, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak membentuk pakta militer di kawasan ASEAN.
Purnomo menegaskan, kerja sama militer bukan hanya dalam bentuk perang. "Kerja sama itu bisa untuk operasi militer selain perang," kata Purnomo.
Kerja sama selain perang itu antara lain penanggulangan bencana, misi perdamaian, penanggulangan teror, dan pengamanan wilayah maritim.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan hadir dalam pertemuan informal panglima angkatan bersenjata se-ASEAN yang bertajuk "ASEAN Chiefs of Defense Forces Informal Meeting (ACDFIN)" itu. Pertemuan informal kedelapan ini juga akan diisi dengan acara santap pagi bersama.
Pertemuan tertutup yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB itu akan diisi dengan sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan sambutan perwakilan ASEAN Chief of Defense Forces, Royal Thai Armed Forces, General Songkitti Jaggabatara.
Presiden Yudhoyono juga akan memberikan arahan dalam acara yang dihadiri oleh 50 undangan.
Di ASEAN, Indonesia Paling Siap Bangun PLTN
![]() |
| Reaktor Nuklir |
"Namun, Indonesia tertinggal dari Malaysia yang akan mulai membangun PLTN pada tahun 2012," kata Sri Setiawati usai Sarasehan dan Pelatihan Iptek Nuklir di Pontianak, Selasa.
Kesiapan ini adalah hasil dari tinjauan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sedangkan Indonesia sendiri mempunyai tenaga ahli, pakar, bahan baku dan teknologi yang cukup di bidang nuklir.
"Tidak semua negara punya, contohnya Vietnam, mereka tidak punya pakar di bidang nuklir," kata Sri Setiawati.
Sayangnya, masyarakat Indonesia cenderung takut padan teknologi nuklir, padahal saat ini sudah ada tiga reaktor yang dikelola Indonesia yakni di Yogyakarta, Bandung dan Serpong.
Ia menegaskan, di negara maju, ketakutan tersebut memicu upaya mengatasi kelemahan agar meminimalisasi kemungkinan gagal, misalnya Jepang yang meski setiap hari diguncang gempa namun memiliki 50 lebih reaktor nuklir.
"Peristiwa yang terjadi di Fukushima karena dampak gempa dan tsunami lebih besar dari yang diprediksi," kata Sri Setiawati.
Sewaktugempa di Yogyakarta pada 2006, reaktor nuklir di wilayah itu kondisinya aman, meski bangunan di sekelilingnya hancur. Itu menunjukkan reaktor nuklir sudah dibuat dengan mempertimbangkan kondisi bencana alam.
"Kalau pun terjadi kegagalan atau gangguan akan menjadi evaluasi untuk teknologi berikutnya. Intinya, bagaimana kita berupaya menaklukkan kegagalan melalui teknologi," demikian Sri Setiawati.
Amerika Libatkan CIA Dalam Operasi Rahasia Di Libya
| Central Intelligence Agency (CIA) |
Obama menandatangani perintah itu sekitar dua atau tiga minggu lalu, demikian ditulis Reuters, dari sumber di pemerintahan, Kamis (31/3/2011).
Perintah tersebut akan diteruskan dengan memberikan otorisasi pada Central Intelligence Agency (CIA) untuk melakukan operasi rahasia. Tapi baik Gedung Putih maupun CIA belum memberikan komentar atas hal ini.
Berita Obama telah memberikan perintah rahasia tersebut menguat setelah Obama, dan pejabat pasukan koalisi yang lain berkata ada kemungkinan akan memberikan bantuan senjata pada para pemberontak yang melawan tentara Khadafi.
AS sendiri terkenal dengan operasi rahasianya. Tahun 2009 lalu, Obama juga disebut memberikan otorisasi bagi CIA untuk aksi antiteroris di Yaman. Tapi tentu saja berita seperti ini disangkal oleh Gedung Putih.
Sumber lainnya mengatakan AS belum akan memberikan bantuan berupa senjata, karena masih mengumpulkan informasi soal para pemimpin pemberontak di Libya. Hal yang dilakukan saat ini masih pada mengumpulkan data intelijen.
Hal ini dipertegas oleh pernyataan veteran CIA yang menjadi penasihat di Gedung Putih, Bruce Riedel. "Semua hal mengenai pelatihan dan perlengkapan membutuhkan pengetahuan siapa sebenarnya para pemberontak itu," jelasnya.
Dia juga menambahkan mengorganisir para pemberontak dan melatih mereka, lebih dibutuhkan daripada mengirimkan senjata.
Sementara itu dalam artikelnya di VOA, penulis intelijen Gary Thomas menjelaskan bantuan ini bisa berupa apa saja. Termasuk propaganda, manipulasi penghitungan suara, mempersenjatai, melatih, bahkan mendorong kudeta.
Menlu Libya Membelot Minta Suaka Inggris
| Mussa Kussa Menlu Libya |
Kussa tiba di Bandara Farnborough, sebelah Barat London, Rabu (30/3). Demikian ditulis AFP, Kamis (31/3/2011).
"Dia datang ke sini atas kemauannya sendiri. Dia mengatakan pada kami telah berhenti dari jabatannya," demikian keterangan dari pemerintah Inggris.
"Mussa Kussa adalah salah satu pejabat senior dalam rezim Khadafi. Dia merupakan representasi rezim tersebut di luar negeri," lanjut pemerintah Inggris.
Pemerintah Inggris meminta agar orang dekat Khadafi yang lain mengikuti langkah Kussa. Mereka diminta meninggalkan Khadafi dan mendorong reformasi di Libya.
Kussa tiba di Inggris setelah dua hari berada di Tunisia. Dia masuk Tunisia lewat darat melalui perlintasan perbatasan Ras Jdir. Pemerintah Libya di Tripoli berkilah kunjungan ini adalah kunjungan pribadi.
Gaddafi Bertengger di Ujung Tanduk Kekuasaan
Konferensi yang dilaporkan diikuti 40 menteri luar negeri dan perwakilan dari organisasi-organisasi penting regional dan internasional itu, sepakat menghakimi nasib penguasa Libya, sang kolonel yang telah berkuasa selama 40 tahun.
Kepala negara yang gemar tidur ditenda-tenda secara berpindah-pindah dengan penjagaan ekstra ketat dan suka bicara lantang itu, tampaknya akan dipaksa untuk menerima "hukuman" itu.
Menlu Inggris, William Hague, selaku ketua pertemuan dalam pernyataannya menegaskan, bahwa para peserta konferensi London menyepakati peningkatan tekanan politik dan militer terhadap Muamar Gaddafi.
"Mereka sepakat Gaddafi dan pemerintah Libya yang dia pimpin telah kehilangan legitimasi dan semua tindakannya harus dipertanggungjawabkan", katanya seperti dikutip oleh kantor-kantor berita transnasional.
Rakyat Libya harus bebas untuk menentukan masa depan mereka sendiri.
Menlu Italia Franco Frattini mengatakan bahwa para peserta konferensi London dengan suara bulat menyepakati pemimpin Libya itu harus meninggalkan negaranya.
Keputusan itu diambil berdasarkan Resolusi 1973 DK PBB tentang zona larangan terbang yang memberi keleluasaan kepada negara-negara kuat untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu, guna menghentikan penguasa Libya membantai rakyatnya.
Dalam kaitan itu, peserta konferensi mengakui perlunya semua unsur warga Libya, termasuk Dewan Nasional Transisi Sementara, para pemuka suku, dan lain-lain untuk bersama-sama memulai proses politik inklusif, yang konsisten dan relevan dengan resolusi DK PBB.
Untuk itu, "Kami mengimbau masyarakat internasional untuk mendukung proses ini, bekerjasama erat dengan Perwakilan Khusus Sekjen PBB Abdel-Elah Mohamed Al-Khatib, termasuk aktor-aktor kawasan, khususnya sahabat Libya negara-negara Afrika dan negara-negara Arab tetangganya," kata Hague.
Konferensi juga menegaskan NATO akan mengambil alih kendali operasi di Libya.
Konferensi juga menyambut prakarsa Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk memimpin koordinasi bantuan kemanusiaan dan perencanaan dukungan stabilisasi jangka panjang.
Pengasingan
Pernyataan London tidak menyebutkan mengenai kemungkinan pengasingan Gaddafi. Tetapi menurut Frattini konsensus telah dicapai, bahwa peserta pertemuan menghendaki dengan suara bulat agar Gaddafi harus meninggalkan negaranya.
"Di luar itu, tergantung pada negara yang mungkin akan manawarkan diri untuk menyambut baik Gaddafi. Tapi hingga kini belum ada usulan resmi negara yang telah merumuskan rencana seperti itu."
Hengkangnya Gaddafi, menurutnya adalah prasyarat situasi Libya bisa dipecahkan.
Masalahnya adalah akankah Gaddafi menerima begitu saja hukuman yang dijatuhkan padanya oleh masyarakat internasional yang disponsori negara-negara besar itu.
Menurut pers setempat, Gaddafi masih mendapat dukungan sedikitnya dari sekitar 53 persen rakyatnya. Perlawanan dari kubu pro Gaddafi di kota Sirte merupakan salah satu bukti.
Selain di dalam negeri, ternyata pendukung Gaddafi juga bermunculan di luar negeri, termasuk di depan gedung konferensi London itu berlangsung.
Pada saat konferensi berlangsung, sejumlah aktivis pro-pemimpin Libya antara dari kalangan aktivis anti-perang memprotes konferensi internasional yang dicetuskan oleh pemerintah Inggris itu.
Gerakan Hentikan Koalisi Perang (STWC) mengatakan, sangat penting dunia melihat adanya oposisi besar di sini terhadap rencana mereka.
Sementara itu hasil jajak pendapat di Inggris mengenai intervensi memperlihatkan bahwa publik Inggris berbeda pendapat dengan pemerintahnya yang cenderung menggunakan tindakan militer.
Sekitar 53 persen peserta jajak pendapat setuju tidak bisa menerima tentara Inggris berada dalam bahaya cedera atau kematian hanya untuk melindungi pasukan oposisi Libya.
Berbagai media massa di Timur Tengah pada Rabu (30/3) melaporkan, pasukan pemberontak meninggalkan kota minyak Ras Lanuf setelah pasukan yang setia pada Muamar Gaddafi bergerak lebih jauh ke timur dan menggempur posisi-posisi pemberontak dengan roket-roket.
Pihak pemberontak, sebagiannya memang bersenjata senapan ringan dan mengakui kalah dalam persenjataan dan kekuatan militer pasukan Gaddafi.
Ada gagasan dari negara kuat untuk mempersenjatai pemberontak Libya.
Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton mengatakan masalah mempersenjatai pemberontak tidak dibicarakan di London, dan menegaskan bahwa tafsiran Washington terhadap Resolusi 1973 DK PBB mengesampingkan hak mempersenjatai siapa pun di Libya.
Tetapi Menlu Prancis Alain Juppe dalam pertemuan Selasa menegaskan negaranya siap membahas dengan sekutunya terkait rencana memasok bantuan militer kepada pemberontak di negara Afrika Utara itu.
Sementara itu Menlu Rusia, Sergei Lavrov, menegaskan bahwa Moskow beryakinan kekuatan asing tidak memiliki hak untuk mempersenjatai pemberontak di Libya atas dasar mandat DK PBB.
Sedangkan Sekjen NATO, Fogh Rasmussen mengakui operasi di Libya digelar dengan tujuan melindungi warga, bukan untuk mempersenjatai mereka.
Lavrov menyatakan sependapat dengan pernyataan Sekjen NATO tersebut.
Sebaliknya Liga Arab sebelumnya menegaskan pihaknya mengharapkan solusi politik dalam konferensi internasional di London bukan angkat senjata.
Liga Arab mengharapkan ada pemecahan politik untuk mengakhiri operasi militer di Libya, tegas Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab, Hesham Youssef menjelang keberangkatan ke London untuk menghadiri konferensi tentang Libya itu.
Gaddafi nasibnya berada di ujung tanduk, begitu juga nasib rakyat Libya, belum tahu bakal dibawa ke mana.
Kapal Malaysia Tertangkap Dalam Operasi TNI AL
| Kembali kapal Malaysia tertangkap dalam operasi TNI AL |
"Kapal berbendera Malaysia KHF 1897 ditangkap kapal patroli TNI-AL KRI Pulau Rangsang-727 di sekitar perairan Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau," katanya.
Tri mengemukakan, kapal ikan berbendera Malaysia bertonase 60,82 GT dinakhodai Malek Sarman Bin Shuib ditangkap setelah dilakukan penghentian dan pemeriksaan oleh personel KRI Pulau Rangsang-727.
"Setelah dilakukan pemeriksaaan, diketahui kapal tersebut tidak dilengkapi `Port Clearence` yang merupakan kelengkapan dokumen penting bagi kapal asing, saat memasuki wilayah Indonesia. Selain itu, tidak menyimpan alat penangkap ikan di dalam palka, yang mengindikasikan kapal baru saja melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia, serta nakhoda kapal tidak berada di atas kapal ketika berlayar," ungkapnya.
Kapal KHF 1897 memiliki ciri-ciri berlambung biru dan anjungan berwarna merah, diawaki enam orang Anak Buah Kapal (ABK) berkebangsaan Thailand. Saat ini kapal tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh TNI-AL di Tanjung Uban, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV.
Perairan Bali Relatif Aman
| KRI Slamet Riyadi 352 |
"Di Bali sejauh ini belum ada pencurian hasil laut, artinya relatif aman, tapi mungkin di perbatasan laut arafuru iya," katanya, di Denpasar, Rabu.
KRI Slamet Riyadi tengah sandar di Pelabuhan Benoa, Bali, untuk mengisi bahan bakar dan logistik, dan selanjutnya kembali melakukan operasi siaga tempur laut di wilayah Timur Indonesia.
Suarjaya menambahkan, salah satu ancaman melalui jalur laut bagi Indonesia yang berpotesni yakni pencurian kekayaan hasil laut seperti ikan-ikan dan terumbu karang.
Untuk itu, KRI Slamet Riyadi-352 dan sejumlah kapal perang TNI Angkatan Laut secara rutin melakukan patroli di seluruh wilayah perairan Indonesia Timur.
Dalam operasinya, kapal perang KRI Slamet Riyadi yang baru tiba siang ini melingkupi wilayah timur Indonesia atau Armatim , yakni dari laut Cirebon hingga Papua.
"Kapal ini beroperasi rutin untuk mencegah berbagai macam gangguan di laut seperti adanya kapal asing yang melintas batas, juga kapal-kapal dalam negeri yang memang dicurigai melakukan kegiatan ilegal termasuk membawa benda berbahaya, seperti bom, dan senjata," jelasnya.
KRI Tanjung Kambani-971 Bantu Penyeberangan
| KRI Tanjung Kambani-591 |
Peresmian Gedung NACS
Rusia Peringatkan Sekutu Untuk Tidak Persenjatai Pemberontak Libya
AS Kemungkinan Persenjatai Gerakan Perlawanan Libya
![]() |
| Hillary Clinton Menteri Luar Negeri AS |
Panglima TNI Terima Pangab Laos dan Vietnam
AS Rilis Rincian Terbaru Biaya Perang Libya
Sumber: Global
Indonesia Akan Beli Pesawat LAtih Korsel
| Pesawat latih supersonic T-50 Golden Eagle buatan Korsel |
Apa Jadinya Kalau Tentara Singapura di Gantikan PRT
Foto itu sontak menuai cibiran. Ada yang menyebut prajurit-prajurit Angkatan Bersenjata Singapura alias Singapore Armed Forces (SAF) manja dan lembek. Foto tersebut banyak dimuat di media Singapura dan Internet pekan ini. Foto yang awalnya diposting di Facebook itu pun menjadi buah bibir.
"SAF harus menemukan PRT itu dengan cepat. Masukkan dia ke militer, dia kuat," kicau pemilik akun Twitter Rod_Man14.
"Di balik setiap kesuksesan prajurit SAF, ada seorang PRT," kicau Chinteresting di situs mikro-blogging Twitter seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (30/3/2011).
"Jika dia tak bisa membawa ranselnya sendiri, bagaimana bisa bergantung pada prajurit seperti ini untuk membela Singapura," cetus Heavencry09 di forum obrolan portal berita xinmsn.
Menurut seorang analis, prajurit dalam foto tersebut memang terkesan lembek dan manja. "Ini satu insiden, saya pikir satu-satunya kesimpulan yang bisa kita buat secara umum adalah bahwa tentara itu memang lembek dan manja," kata Bernard Loo, pakar urusan militer di lembaga studi S. Rajaratnam School of International Studies.
Namun ditekankannya, tidak adil untuk menggeneralisir tentara Singapura dengan foto tersebut.
Gara-gara foto tersebut, harian Singapura, New Paper melakukan survei terhadap 23 prajurit Singapura. Hasilnya, diketahui bahwa 22 orang di antaranya menyuruh PRT mereka untuk mencuci dan menyeterika pakaian seragam mereka. Sedangkan 17 orang di antaranya menyuruh PRT mereka untuk membersihkan kamar mereka.
Hampir 200 ribu PRT diperkirakan bekerja di Singapura tahun lalu. Sebagian besar dari mereka berasal dari Indonesia dan Filipina.























