C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Rabu, November 23, 2011
Misi ke Mars "Dibekali" Plutonium
Kasau: TNI AU Targetkan Pasang 32 Radar Sampai Tahun 2024
"Radar yang berfungsi untuk pengawasan wilayah udara itu, kita sudah mulai `instal` empat unit di Indonesia Timur, dan diharapkan bulan Februari 2012 dapat dioperasikan," kata Kasau usai melantik 97 perwira Setukpa di Pangkalan Udara Adi Soemarmo, Solo, Jateng, Rabu.
Menurut dia, jenis radar buatan Prancis dan Inggris, sehingga membutuhkan anggaran cukup besar. Radar itu, cukup canggih karena juga dapat untuk mengarahkan pesawat terbang menuju sasaran.
Kasau menjelaskan, empat radar tersebut ditempatkan di Indonesia bagian timur seperti di Kupang, Saumlaki, Merauke, dan Biak.
Namun, radar di Timika alatnya sudah datang dan kini sedang diinstal, sehingga untuk wilayah Indonesia Timur bisa diawasi setiap saat.
"Kita terakhir pemasangan radar di Timika, dan ke depan kita programkan empat radar akan dipasang Jayapura, Singkawang Pontianak, Poso, Tabulang," paparnya.
Menurut Kasau, program untuk pemasangan alar tersebut bagi TNI AU hingga 2024 sebanyak 32 unit radar diharapkan dapat terpasang.
"Kami kini baru memiliki 18 unit radar yang tersebar di wilayah Indonesia," ujar Kasau.
Program radar target sebanyak 32 unit tersebut minimal, karena Negara Indonesia sangat luas dan jika ingin diawasi seluruhnya diperlukan alat lebih banyak.
Sehingga, kata Kasau, setiap benda masuk di ruang angkasa wilayah Indonesia bisa terdeteksi, tetapi dengan diperlukan banyak radar memerlukan anggaran sangat besar.
Program pemerintah untuk TNI AU karena anggaran terbatas, sehingga pemasangan dilakukan minimal. "Bila da pesawat asing yang masuk di wilayah Indonesia dapat dimonitor, kalau perlu kita ditegur dan ambil tindakan," ujarnya.
"Hal itu, untuk menjaga kedaulatan dan kehormatan Bangsa kita. Kalau mereka masuk niatnya baik tidak masalah. Namun, jika niatnya jahat kita kecolongan dan harga diri bangsa tercoreng," katanya.
Kasau mencontohkan beberapa pesawat komersil dari negara lain yang masuk wilayah kita tanpa izin bisa dimonitor dan diperingatkan. Hal itu sesuai aturan tidak diperbolehkan dan mereka juga bisa memahaminya.
Surat Elang Muda Indonesia ( Team KF/IF-X ) Dari Korea
Panglima TNI Buka Latgab Di Malang
Rencananya, latihan itu akan digelar di Dumai, Kepulauan Riau pada 10 Desember 2011 dan melibatkan sedikitnya 3.300 pasukan dari tiga angkatan, yakni Angkatan Laut (AL), Angakatan Darat (AD) serta Angkatan Udara (AU).
"Sore ini (22/11), saya membuka persiapan latihan gabungan tingkat batalyon, dan akan kita lakukan secara bertahap hingga 2013, yakni dari tingkat batalyon, brigade hingga tingkat divisi," kata Agus.
Agus mengatakan, latihan gabungan tingkat batalyon dilakukan untuk menguji kesiapsiagaan perajurit TNI dan meningkatkan kemampuan profesionalisme TNI dalam pencapaian tugas pokok.
Sementara itu digelarnya latihan gabungan di Dumai karena daerah itu telah disiapkan sejak awal, dan ada beberapa rangkaian acara bersamaan di wilayah tersebut, salah satunya yakni Hari Nusantara yang akan berlangsung pada 13 Desember 2011.
"Saat puncak acara Hari Nusantara nanti, semua personel TNI akan gabung menjadi satu di Dumai, karena itu kita pusatkan di wilayah itu," katanya.
Selain itu, lokasi tersebut merupakan wilayah perbatasan yang sangat bagus digunakan latihan tiga angkatan sekaligus. "Kita juga akan mengagendakan sejumlah latihan gabungan di seluruh perbatasan, untuk menjaga teritorial kita," katanya.Sementara dalam kegiatannya di Lapangan Abdurachman Saleh, Malang, Agus juga menyempatkan untuk memeriksa segala peralatan yang dimiliki ketiga angkatan.
Dalam pembukaan persiapan itu, bertindak sebagai komandan upacara adalah Kolonel Inf Shidi Purnomo, Komandan Brigade Infanteri Linud-18.
Hadir pula diantaranya Pangkostrad Letjen TNI AY Nasution serta beberapa asisten dari masing-masing angkatan.
Washington Tegaskan 24 F-16 Akan Diberikan Secara Cuma-Cuma Kepada Indonesia
Pesawat F-16 C / D saat ini sudah dinonaktifkan dan tidak lagi menjadi bagian dari peralatan tempur Angkatan Udara AS.
Interoperabilitas adalah sejauh mana kekuatan militer dapat berkomunikasi dengan setiap informasi lain dan berbagi untuk mencapai tujuan bersama.
"Indonesia adalah mitra penting AS dan pemimpin di Asia Tenggara," kata Hull-Ryde. "Departemen Pertahanan bekerja untuk mendukung militer Indonesia dalam upaya mereka untuk memodernisasi kekuatan."
Mengembangkan hubungan dengan Indonesia, negara terbesar di Asia Tenggara dan paling padat penduduknya di dunia dan juga negara berpenduduk mayoritas Muslim, merupakan prioritas bagi pemerintahan Obama karena berusaha untuk membentuk ekonomi dan keamanan kawasan.
Bantuan tersebut didatangkan bersamaan dengan paket pelatihan militer dan ikatan lainnya.
Jumat lalu Presiden Barack Obama dan Presiden SBY mengumumkan transfer F-16 direncanakan dalam sebuah pernyataan bersama di Bali dan saat itu juga digunakan oleh Obama untuk menegaskan kembali kepentingan-kepentingan AS di wilayah tersebut.
Pesawat akan "sangat dibutuhkan" Indonesia untuk menambah kemampuan mereka melindungi kedaulatan wilayah udara "tanpa mengorbankan anggaran pertahanan dan prioritas nasional lainnya," kata Gedung Putih pada hari Jumat.
Departemen Pertahanan mengatakan model F16- C/D tersebut akan restorasi kembali ke "kemampuan dasarnya semula yang sama yang pernah mereka miliki ketika aktif terbang di Angkatan Udara AS."
Transfer senjata canggih AS akan diperkirakan akan membangun hubungan jangka panjang keamanan antara kedua negara, mengingat sebagian besar peralatan AS membutuhkan kerjasama reguler antara Amerika Serikat dan mitra-mitranya.
Bantuan AS menciptakan "insentif yang kuat bagi negara-negara penerima untuk menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat," kata Andrew Shapiro, yang mengepalai Biro Departemen Luar Negeri Urusan Politik-Militer, di Washington awal bulan ini.
135 Prajurit Indobatt Kembali ke Tanah Air
Komandan Indobatt pada kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih kepada prajurit Indobatt yang telah mengemban tugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan selama satu tahun dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Dengan dedikasi dan loyalitas yang kalian tunjukkan, lanjutnya, kita bisa diterima ditengah-tengah masyarakat Lebanon Selatan, sehingga misi kita sebagai “peacekeepers” dapat berjalan dengan sukses. Selain itu, prestasi-prestasi yang membanggakan telah kalian tunjukkan hingga memasuki akhir penugasan ini, sehingga bisa mengangkat citra TNI dan bangsa Indonesia di dunia Internasional.
Sementara itu, Kasi Pers Indobatt Kapten Adm Arief Jatmiko Novianto, mengatakan, kepulangan prajurit TNI ke Indonesia akan terbagi dalam 6 gelombang, yakni gelombang pertama berangkat tanggal 21 November 2011; gelombang kedua, 23 November; gelombang ketiga, 25 November; gelombang empat, 27 November; gelombang lima, 28 November; dan gelombang enam atau gelombang terakhir akan berangkat tanggal 30 November 2011.
Panglima TNI Terima Kunjungan KSAL Jepang
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI mengucapkan terima kasih atas bantuan Jepang dalam latihan Penanggulangan Bencana Alam beberapa bulan yang lalu di Manado, sementara Jepang juga menyampaikan terima kasih atas perhatiaan Indonesia dalam penanggulangan bencana alam tsunami di wilayah Tokyo Jepang bulan Maret yang lalu.
Kunjungan Kehormatan KASAL Jepang Ke Koarmabar
Rusia Ancam Gelar Rudal Taktis di Belarusia
Sumber itu mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa Moskow mungkin akan menempatkan rudal Iskander di Belarusia dan di wilayah Krasnodar di Rusia. Negara itu sebelumnya mengancam untuk membuat landasan peluncuran rudal di daerah kantung Kaliningrad di Baltik, Rusia.
"Ini akan memungkinkan kami untuk menghadapi ancaman terhadap kekuatan strategis Rusia seandainya komponen-komponen pertahanan rudal Amerika Serikat dikerahkan ke dekat perbatasan kami," kata sumber tersebut.
Rusia menganggap sistem pertahanan rudal AS di Eropa, yang belum akan ditempatkan sepenuhnya hingga 2010, sebagai ancaman pada potensi nuklir strategisnya. Moskow telah mengancamkan "perlombaan senjata" baru dengan Washington jika kekhawatirannya diabaikan.
Rusia menyatakan mereka akan mengerahkan rudal Iskander pada saat pemerintah George W. Bush, tapi menunda rencana itu pada 2009, setelah Presiden Barack Obama mengurangi rencana pendahulunya itu. Rusia masih mengatakan sistem yang telah direvisi itu mengancam keamanannya.
Armada Jaya XXX/11 Resmi Ditutup Wakasal
Acara diawali dengan laporan pelaksanaan latihan Armada Jaya XXX/11 oleh Pangarmatim Laksamana Muda TNI Ade Supandi, S.E selaku Direktur Latihan, setelah itu dilaksanakan kaji ulang tentang pelaksanaan latihan. Dari laporan yang disampaikan oleh Direktur Latihan bahwa dari hasil pelaksanaan kegiatan latihan Armada Jaya XXX/11 dapat disimpulkan bahwa TNI AL siap untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Latihan Gabungan TNI Tahun 2012.
Latihan Armada Jaya XXX/11 yang merupakan latihan puncak tahunan TNI AL tersebut berlangsung mulai tanggal 19 September 2011 sampai dengan 16 November 2011. Latihan ini melibatkan sekitar 4.355 personel TNI AL, 23 Kapal Perang RI, 1 Batalyon Tim Pendarat, 4 pesawat Nomad, 4 pesawat Cassa dan 4 Helly. Pendukung kegiatan latihan ini antara lain Mabesal, Seskola, Kobangdikal, AAL, Pasmar 1 Surabaya, Pasmar 2 Jakarta, Lantamal V dan Dispsial.
Dalam latihan tersebut juga diadakan kompetisi artileri yang diikuti oleh 8 KRI yang memiliki meriam Kaliber 57 mm keatas, dan dimenangkan oleh KRI Frans Kaisiepo-368. Disamping itu juga diadakan bhakti kesehatan di Desa Kalijorang dan diatas KRI dr. Soeharso-990 dengan menangani sekitar 370 pasien.
Sementara itu dalam amanat Kasal yang dibacakan Wakasal mengatakan, latihan Armada Jaya ini digelar untuk menunjukkan kepada bangsa dan negara bahwa TNI Angkatan Laut sebagai komponen utama pertahanan negara matra laut berkewajiban senantiasa selalu memelihara tingkat profesionalisme agar setiap saat siap sedia dapat digunakan menangkal dan menghadapi berbagai bentuk ancaman yang merongrong kedaulatan negara.
Latihan ini, lanjut Kasal, juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban TNI Angkatan Laut kepada pemerintah dan rakyat. Latihan tempur seperti Armada Jaya ini merupakan wahana yang sangat efektif untuk menghasilkan prajurit-prajurit matra laut yang terlatih dan professional. Oleheh karena itu, latihan tempur yang terprogram dan terencana dengan baik menjadi salah satu faktor penting untuk memenangkan pertempuran, tambahnya.
“Di tengah keterbatasan yang dihadapi oleh segenap jajaran TNI Angkatan Laut, kita masih dapat melaksanakan latihan Armada Jaya sampai tahap manuvra lapangan.Dalam kegiatan manuvra lapangan, telah dilaksanakan seluruh serial latihan mulai dari tahap persiapan sampai dengan pengakhiran”, kata Kasal.
Saat ini, lanjut Kasal, satuan tugas telah kembali ke Pangkalan dalam keadaan selamat dan kegiatan latihan terlaksana sesuai rencana. Hal ini membuktikan bahwa semangat dan naluri tempur prajurit kita tetap terpelihara.
Sumber : Koarmatim




















