C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Minggu, November 18, 2012
Kapal Perang Israel Tersengat Roket 107 Hamas
Latgab TNI Uji Doktrin Dan Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
“Latihan kali ini sesuai rencana, baik dan realistis, dan cukup puas
sampai saat ini, latihan kali ini masih akan terus berlanjut untuk 7
hari ke depan, serta berharap prajurit yang berlatih di lapangan tetap
menjaga semangat dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar
Panglima TNI.
Aspek Operasional, yaitu meningkatnya kemampuan baik perorangan
maupun satuan yang tergabung dalam Komando Gabungan TNI untuk
mengaplikasikan, menerapkan doktrin Kampanye Militer, doktrin operasi
gabungan dan doktrin operasi masing-masing angkatan dalam rangka
menyusun rencana kampanye serta rencana operasi yang dipersiapkan sampai
dengan krisis berdasarkan analisa kontinjensi yang diperkirakan akan
terjadi.
Dansatgaspen Latgab TNI 2012, Letkol Laut (KH) Drs. Edys Riyanto,
M.Si menyatakan, latihan lapangan Latgab TNI tahun 2012 dilaksanakan
mulai 26 Oktober sampai dengan 30 November 2012 di perairan laut
Sulawesi dan pendaratan Amfibi di Pantai Sekerat Sangatta, Kalimantan
Timur dengan melibatkan 11.693 personel, terdiri dari 740 personel
sebagai penyelenggara dan 10.953 personel sebagai pelaku.Roket Hamas Uji Kehandalan Iron Dome Israel
![]() |
| Peluncur rudal Fajr-5 milik Iran yang digunakan Hamas Palestina menyerang kota-kota di Israel |
"Sistem pertahanan yang diberi nama ”Iron Dome” itu berhasil menangkal 90 persen roket yang diluncurkan oleh Hamas ke wilayah-wilayah Israel yang padat penduduk," pernyatan militer Israel, seperti dikutip the Washington Post, Sabtu (17/11/2012).
Namun sistem pertahanan tersebut tidak mampu mencegah serangan roket Hamas yang diarahkan ke dua kota terbesar Israel, Yerusalem dan Tel Aviv. Selama ini Hamas hanya menyerang wilayah selatan Israel yang berjarak dekat dengan Jalur Gaza sehingga Iron Dome difokuskan untuk menjaga wilayah tersebut.
Serangan terhadap Tel Aviv dan Yerusalem
menunjukkan bahwa saat ini Hamas memiliki kemampuan untuk melakukan
serangan roket jarak jauh. Hamas sebelumnya menyatakan bahwa mereka
telah mengembangkan roket jarak jauh yang dinamakan M-75.Namun Hamas belum pernah menggunakan roket tersebut sampai dengan serangan ke Yerusalem kemarin. Hamas juga dilaporkan memiliki roket jarak jauh Fajr-5 buatan Iran yang digunakan untuk serangannya ke Tel Aviv.
“Ketika kami merencanakan serangan ke Gaza, kami telah mengetahui kemampuan serangan jarak jauh yang dimiliki Hamas. Selama ini kami tahu mereka memiliki jarak jauh, hanya saja baru kali ini mereka memutuskan untuk menggunakannya," ujar salah satu pejabat senior Departemen Pertahanan Israel.
Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat (AS) Michael Oren berusaha meredakan kekhawatiran tentang kemampuan serangan jarak jauh Hamas. “Saya kira mereka tidak memiliki roket jarak jauh dalam jumlah banyak. Tidak ada korban yang ditimbulkan oleh roket jarak jauh itu, hal ini lebih kepada isu psikologis," ujar Oren dalam konferensi pers di Washington.














