TEMPLATE ERROR: LHS of numeric is null before 19 in d`ta:blog.pageType == "item"

C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional

Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali

China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia

Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705

KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam

Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia

Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus

Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan

Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor

Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga

Minggu, April 29, 2012

Pangkoopsau II Terima Kunjungan Komandan Kapal AL Prancis

MAKASSAR-(IDB) : Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda TNI Ismono Wijayanto, menerima kunjungan kehormatan Komandan Kapal Angkatan Laut Prancis Vendemiaire, Kamis (26/4/2012).

Seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima Tribun, Vendemiaire diterima di ruang Audensi Makoopsau II Makassar, setelah sebelumnya berkunjung ke Kantor Wali Kota Makassar.

Dalam kunjungannya itu, Komandan Kapal AL Prancis Vendemiaire Letkol Laut Jean Christophe Olieric ditemani satu orang staf, dan Atase Pertahanan Prancis Letkol Laut Alexis Brossolet.

Sementara, Pangkoopsau II Marsda TNI Ismono Wijayanto, didampingi Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI A Dwi Putranto, IrKoopsau II Kolonel Tek Dedy Djunaedi, dan Asintel Kaskoopsau II Kolonel Pnb Irawan Nurhadi.

Kegiatan kunjungan di Makassar direncanakan selama lima hari, 26-30 April 2012. Selain berkunjung ke Mako Lantamal VI Makassar, Brossolet juga akan bertandang ke Makoopsau II, Makodam VII/Wirabuana, dan Pemprov Sulsel.

Letkol Alexis Brossolet mengatakan, kegiatan kunjungan ke Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara yang selama ini telah terjalin dengan baik, khususnya di bidang pertahanan laut.

Marsda TNI Ismono Wijayanto mengharapankan, ke depan hubungan bilateral antarkedua negara semakin harmonis, khususnya unsur kekuatan pertahanan laut maupun udara.

"Kami juga berharap bisa saling bertukar informasi bidang pertahanan, serta memupuk kerja sama antara dua negara yang sudah berjalan dengan baik selama ini, mensinergikan misi pertahanan antar dua negara," ujarnya. 

Sumber : TribunNews

Israel Ketakutan, Hizbullah Diperkuat UAV Tempur Buatan Iran

TEL AVIV-(IDB) : Rezim Zionis Israel mengkhawatirkan kemungkinan Hizbullah menggunakan pesawat tanpa awak untuk melakukan aktivitas anti-Zionis di Palestina pendudukan.
 
Televisi al-Alam Sabtu (28/4) melaporkan, koran Yediot Aharonot menulis, "Jika terjadi bentrokan militer dengan Israel, Hizbullah akan menggunakan pesawat tanpa awaknya."
 
Koran Zionis tersebut menambahkan, "Jenis pesawat tanpa awak Hizbullah  yang didapat dari Iran  mampu mengangkut puluhan kilogram bahan peledak."
 
Terkait ketakutan Tel Aviv terhadap penggunaan pesawat tanpa awak tersebut, koran berbahasa Ibrani itu menulis, "Kemungkinan Hizbullah akan menggunakan pesawat tanpa awak itu untuk menyerang berbagai target di utara Palestina pendudukan."
 
Sebelumnya, sumber-sumber militer dan intelijen Israel telah mengkonfirmasikan berbagai evaluasi tentang kemampuan militer Hizbullah.
 
Sumber-sumber itu menyebutkan bahwa Hizbullah memiliki sekitar 10 ribu rudal canggih.
 
Namun, sejumlah sumber Zionis yang lain melaporkan bahwa Hizbullah diperkirakan menyimpan 40 ribu rudal canggih di dalam gudang senjatanya.
 
Dalam perang selama 33 hari melawan Israel pada tahun 2006, Hizbullah Lebanon mampu mengalahkan militer rezim Tel Aviv.
 
Gerakan Muqawa Lebanon selalu menegaskan kemampuannya dalam menghadapi Israel. Namun Hizbullah tidak pernah menampakkan semua kemampuan militer dan logistiknya. 

Sumber : Irib

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...