C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Sabtu, Juni 02, 2012
China Tawarkan Radar Maritim ke Indonesia
AS Akan Tambah Armada di Asia Pasifik
Dia mengatakan, pada 2020 akan ditempatkan sekitar 60 persen armada. Langkah ini merupakan indikasi yang jelas dari strategi baru AS di Asia.
Dalam pertemuan pertahanan regional di Singapura, Panetta mengatakan, penempatan kapal perang ini tidak bertujuan untuk menahan kekuasaan China.
Beijing mengindikasikan ketidaksukaannya dengan kehadiran AS di wilayah ini.
November lalu, Presiden AS Barack Obama mengumumkan bahwa wilayah Asia Pasifik merupakan "priotitas utama" dari kebijakan keamanan AS.
Dalam komentarnya tampak menantang China, yang berusaha keras untuk menjadi kekuatan utama wilayah.
"Di 2020, Angkatan Laut akan menambah pasukannya dari hari ini dengan pembagian sekitar 50-50 persen antara Pasifik dan Atlantik menjadi 60-40 antara kedua samudra itu," kata Panetta dalam Shangri-La Dialogue Conference.
"Ini akan mencakup enam pesawat pengangkut di wilayah ini, sebagian besar kapal, penghancur, kapal perang, dan kapal selam."
Anggaran cukup
Panetta mengatakan, AS bermaksud untuk meningkatkan jumlah dan besaran pelatihan bersama dengan sekutunya di wilayah ini.
Dia mengatakan, masalah anggaran AS tidak akan menghentikan perubahan (kebijakan) itu sembari menyatakan Kementerian Pertahanan AS memiiliki dana dalam rencana anggaran per lima tahun untuk mencapai tujuan tersebut.
"Ini akan memakan waktu beberapa tahun untuk konsep ini, dan banyak investasi yang kami buat agar (rencana) ini berjalan sepenuhnya," kata dia.
Sengketa wilayah Laut China Selatan antara China dan sejumlah sekutu AS, termasuk Filipina, semakin meningkat dalam beberapa tahun.
Peningkatan kehadiran AS di wilayah itu tampaknya diharapkan oleh sejumlah negara dan "mengganggu" Beijing.
Panetta mencoba meredam situasi dan menyatakan akan mengunjungi China pada akhir tahun ini.
"Sejumlah pandangan mengatakan, peningkatan oleh AS di wilayah Asia Pasifik sebagai tantangan bagi China," kata dia.
"Saya menolak pandangan itu. Upaya kami adalah untuk memperbarui dan keterlibatan intensif kami di Asia sejalan dengan pembangunan dan pertumbuhan China. Tentu saja, peningkatan kehadiran AS di wilayah ini akan memberi keuntungan bagi China di masa seperti keamanan dan kesejahteraan di masa mendatang."
Januari lalu, media Pemerintah China juga mengatakan, peningkatan kehadiran AS di wilayah ini akan meningkatkan stabilitas dan kesejahteraan.
Tetapi, negara itu juga memperingatkan AS untuk tidak mempertontonkan kekuatan dan mengatakan militer AS akan mengancam perdamaian.
Selain menghadiri Shangri-La Dialogue Conference, Panetta juga akan berkunjung ke Vietnam dan India.
Pangarmabar Tinjau Pulau Nipah
Pangarmabar Inspeksi Kesiapan KRI Diponegoro-365
Simulasi Latihan Merebut Kembali Lanud Surabaya Dari Tangan Musuh
Modernisasi Militer Indonesia Akan Memperkuat Kerja Sama Keamanan di Kawasan
"Ini juga terjadi di Indonesia yang berusaha untuk memordenisasi kemampuan militer kami," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato kunci pada Opening Dinner for the 11th International Institute for Strategic Studies (IISS), the Shangri-La Dialogue di Island Ballroom, Tower Hotel Shangri-La, Singapura, Jumat (1$2F6) malam.
Dalam 20 tahun terakhir atau lebih, terang Presiden SBY, krisis ekonomi dan faktor-faktor yang lain memaksa pemerintah Indonesia untuk mengalokasikan anggaran yang minim bagi pertahanan dan keamanan. "Sebagai hasilnya, postur pertahanan kami sangat minim," kata SBY.
"Sekarang, Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan pertumbuhan GDP berkisar antara 6.5 persen. Kami berada di posisi yang lebih baik untuk mengalokasikan bagian yang lebih besar untuk anggaran pertahanan nasional. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kapasitas kami untuk melindungi wilayah perbatasan, untuk menanggulangi ancaman transnasional, untuk meningkatkan kontribusi pada operasi menjaga perdamaian dunia, untuk lebih siap pada Operasi Militer Selain Perang, dan untuk melaksanakan operasi khusus," Presiden SBY menjelaskan.
"Baru-baru ini, sebagai contoh, pasukan bersenjata kami untuk pertama kalinya melaksanakan operasi militer terjauh untuk menyelamatkan pelaut Indonesia yang disandera perompak Somalia, sebuah misi sulit yang alhamdulillah berjalan sukses," ujar Kepala Negara.
Namun demikian, Presiden SBY meyakinkan dunia bahwa usaha memodernisasi militer Indonesia akan berlangsung transparan, dan akan dipadukan dengan usaha intensif pada upaya-upaya membangun kepercayaan seperti pelatihan dan pertukaran militer bersama. "Kami akan memastikan bahwa modernisasi militer kami tidak akan membuat sebuat ketegangan baru, namun justru akan memperkuat kerja sama keamanan di kawasan," tegas Presiden SBY.
Kodam V Brawijaya Kerahkan 2 Ribu Prajurit
Lokasi yang dipilih adalah daerah yang paling rawan potensi erupsi gunung berapi, yakni di Kabupten Lumajang. Dalam kegiatan ini, Mayjend TNI Murdjito Pangdam V Brawijaya hadir langsung membuka latihan yang akan difokuskan di wilayah Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro yang merupakan daerah dengan radius terdekat dari lokasi kawah Gunung Semeru.
Dalam kegiatan pembukaan ini, Mayjend TNI Murdjito dengan didampingi seluruh jajarannya bersama DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati menggelar apel pembukaan di Alun-Alun Kabupaten Lumajang.
Dimana dalam sambutannya, Jenderal dengan dua bintang di pundaknya ini, menekankan bahwa pelaksanaan latihan terpadu ini digelar untuk mempertajam kesiap-siapakan dan tanggap darurat bencana yang ada di wilayahnya.
“Dalam latihan terpadu ini, kita melibatkan 2.050 prajurit dengan didukung instansi terkait, seperti BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Lumajang, Tim SAR dan lainnya,” jelas Mayjend TNI Murdjito ketika dikonfirmasi Sentral FM Lumajang, Selasa (29/5/2012).
Melalui latihan terpadu ini, ditegaskan oleh Pangdam V Brawijaya, seluruh personil tahu persis apa yang dilakukan ketika terjadi bencana alam sesungguhnya. Yang menjadi penekanan dalam latihan ini, seluruh prajurit harus tahu apa yang mereka lakukan.
“Apa berbuat apa, siapa bertanggungjawab terhadap siapa dan seterusnya. Itu yang akan kita latih, jangan sampai hanya di tulis-tulis saja. Maka, harus ada prakteknya dan latihan ini yang nantinya akan menjabarkan semuanya,” paparnya.
Pangdam V Brawijaya juga mengungkapkan, alasan kenapa wilayah Kabupaten Lumajang dipilih menjadi lokasi latihan terpdu yang diikuti seluruh prajurit TNI di bawah komandonya, karena wilayah Kota Pisang ini sangat rawan potensi letusan gunung berapi.
Dimana, Kabupaten Lumajang berpotensi bencana dari 3 gunung berapi sekaligus, diantaranya Semeru yang memiliki ketinggian 36876 meter diatas permukaan laut yang merupakan gunung berapi aktif tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Lemongan yang juga aktif dan Gunung Bromo.
“Selain itu, di Kabupaten Lumajang saya secara pribadi dan kedinasan sangat apresitif dengan yang telah dilakukan pak Bupati (DR H Sjahrazad Masdar, MA) yang telah tadi menyampaikan sudah ada Kampung Siaga Bencana yang terdiri dari 7 Dusun di lereng Semeru. Hal itu menjadi salah-satu infrastruktur yang diperlukan dan sangat membantu dalam latihan terpadu ini,” papar Mayjend TNI Murdjito di dampingi DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang.
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam V Brawijaya menyampaikan, latihan terpadu ini sangat penting melibatkan langsung masyarakat di wilayah rawan bencana, untuk menekankan kewaspadaan dan antisipatif.
“Seperti yang saya bilang tadi, di Lumajang sudah ada Kampung Siaga Bencana hingga sikap antisipatif masyarakat sudah terbentuk, Latihan ini, untuk pemanasan, meski kita tidak berharap bencana itu terjadi. Namun, seluruhnya kita harus siap,” urainya.
Mayjend TNI Murdjito juga menyampaikan skenario latihan terpadu yang akan digelar selama tiga hari penuh di wilayah lereng Semeru ini, diantaranya hari pertama menyangkut perencanaan. Sementara memasuki hari kedua akan dilihat dinamikanya.
“Kalau di lapangan sudah ada tanda-tanda terjadinya getaran kecil-kecil. Sedangkan, hari ketiga digambarkan adanya erupsi atau letusan dan bertahap dilakukan evakusi. Sekaligus dilakukan analisa mana saja daerah bahaya. Kemana arah debu dan lahar, itu dipelajari dengan koordinasi instansi terkait,” jlentreh Pangdam V Brawijaya.
Di jajaran Kodam V Brawijaya sendiri, diterangkan Mayjend TNI Murdjito, seluruh prajurit telah dilatih untuk siap dalam penanggulangan bencana. Meski, ada pembagian unsur pembantu pimpinan, diantaranya Dandim ke atas yang diback-up Danramil.
“Dibawahnya ada Babinsa yang telah ditunjuk untuk peka terhadap kondisi alam di wilayah tugasnya,” demikian pungkas Mayjend TNI Murdjito seraya menyebutkan jika potensi bencana tsunami sangat kecil di Jawa Timur.
Dalam kesempatan terpidah, Sudarmawan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Timur menyampaikan, jika pihaknya berkolaborasi dengan unsur TNI melalui pelatihan ini untuk mempersiapkan segala-sesuatu kewaspadaan dan sikap antisipatif menyikapi potensi bencana yang ada.
“Latihan yang digelar unsur TNI ini, memang baru pertama kali digelar di Jawa Timur. Namun, kami dari BPBD Provinsi Jatim bersama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan BPBD Kabupaten Lumajang sudah beberapa kali melakukan latihan dan simulasi. Apalagi, dokumen kontijensi bencana sudah ada yang akan diterapkan dalam latihan hari ini. Seperti yang disampaikan Pangdam tadi, apa berbuat apa dan siapa bertanggungjawab dengan siapa sudah jelas dan tinggal dipraktekkan,” kata Sudarmawan.
Sedangkan, Drs Rochani Jepala BPBD Kabupaten Lumajang mengatakan, latihan terpadu dari unsur TNI ini akan didukung penuh jajarannya, sesuai dengan skenario yang akan diterapkan selama 3 hari penuh. “Skenario ini akan dilaksanakan tiga hari, sesuai penggambaran peristiwa erupsi sesungguhnya,” terang Drs Rochani.
Berita Foto : Shangri-La Dialogue
Wamenhan Buka Pameran Foto PMPP TNI United Nations Peace Keeper Day 2012
Pakistan Sukses Uji Coba Misil Siluma Bermuatan Nuklir
"Peluncuran misil Hatf-VIII Ra'ad yang sanggup menjangkau target sejauh 350 kilometer, membuat Pakistan semakin kuat dalam mempertahankan wilayah laut dan darat," ujar militer Pakistan, seperti dikutip Gulf News, Jumat (1/6/2012).
Mereka pun menambahkan, teknologi misil jelajah yang canggih hanya dibangun oleh sejumlah negara di dunia ini. Uji coba misil itu juga menandai keberhasilan Pakistan dan mengerahkan Komando Sistem Komando dan Pengawasan Strategis (SCCSS).
SCCSS merupakan sistem yang sanggup digunakan untuk memonitor peluncuran misil. Sistem itu juga akan mengawasi aset-aset strategis milik Pakistan. Peluncuran misil itu juga disambut oleh Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani.
"Misil jelajah Ra'ad memiliki kapabilitas siluman, sanggup melesat di ketinggian rendah, berkemampuan untuk melakukan manuver, serta dapat mengangkut hulu ledak nuklir," imbuhnya.
Hatf-VIII merupakan misil keempat yang diuji coba oleh Pakistan sejak Mei lalu. Pada 25 April, Pakistan menjajal misil jarak jauh Hatf-IV yang berkemampuan nuklir dan sanggup menggempur target sejauh 1.000 kilometer. Peluncuran misil itu dilakukan enam hari setelah India menguji coba misil Agni-V yang amat kuat.






















