C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Minggu, September 11, 2011
PT.DI Berharap Pemerintah Menegaskan Komitmennya Dalam Pembelian Alutsista Dalam Negeri
Update : Pembelian Alutsista Harus Tepat Sasaran
"Meningkatnya anggaran alutista TNI harus digunakan secara tepat, cermat dan hemat. Tepat mengacu kepada skala prioritas kebutuhan jangaan sampai alutsista yang diadakan tidak sesuai dengan kondisi dan peran prioritas," kata Mahfudz di Jakarta, Minggu (11/9).
Politisi PKS itu menyebutkan, misalnya pembelian alutsista untuk kontrol wilayah laut dan perbatasan.
"Harus cermat dalam hal prosedur dan efesiensi harga. Orientasi kredit ekspor dan ajuan vendor harus diminimalkan semaksimal mungkin dan harus sesuai betul dengan spec yang direncanakan," kata Mahfudz.
Ditambahkan, penghemat dalam arti semaksimal mungkin dipakai untuk belanja dalam negeri, terutama ke BUMNIP karena banyak yang sudah mereka mampu buat.
"Presiden SBY dalam pengantar nota keuangan tangga 16 Agustus 2011 sudah tegaskan bahwa kita harus bangga dengan produk alutsista BUMNIP nasional," kata Mahfudz.
Perbatasan Dengan Papua Nugini Dan Malaysia Paling Rawan
| Perbatasan Indonesia Malaysia |
"Namun kerawanan perbatasan Indonesia dengan dua negara tetangga tersebut berbeda," katanya menjawab ANTARA, usai halal bihalal keluarga besar PKS se Kalimantan Selatan, di Banjarmasin.
Ia menerangkan, kalau yang menonjol dari perbatasan Indonesia dengan Malaysia adalah soal sosial ekonomi di mann tingkat kesejahteraan rakyat negeri jiran terlebih lebih baik, maka kerawanan perbatasan Indonesia dengan PNG terletak pada segi keamanan.
Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia harus terus berupaya menghilangkan kerawanan-kerawanan itu, diantaranya lewat pembinaan melalui pemberitaan.
Dia menilai pemerintah Indonesia harus menambah jaringan dan siaran radioa dan televisi agar daerah-daerah perbatasan bisa menerimanya.
| Perbatasan Indonesia Papua Nugini |
Sedangkan pembinaan teritorial dilakukan dengan membuat tentara di daerah-daerah perbatasan menyatu dengan masyarakat setempat.
Sistem Pengadaan Alutsista Harus Diperbaiki
Indonesia Australia Gelar Latihan Bersama di Selat Malaka
Menurut laporan Antara, sebagian tujuan latihan militer bersama antara Canberra dan Jakarta adalah untuk saling tukar kemampuan dan pengalaman guna memerangi terorisme.
Senjata Canggih Buatan AS




Pangsa Pasar Pesawat Militer Ukuran Sedang Sangat Besar
| C-295 |
| CN 235 |
The Global Naval Vessels and Surface Combatants Market 2011-2021
- Global Naval Vessels and Surface Combatants market size and drivers: comprehensive analysis of the Naval Vessels and Surface Combatants market through 2011–2021, including highlights of the demand drivers and growth stimulators for Naval Vessels and Surface Combatants. It also provides an insight on the spending pattern and modernization pattern in different regions around the world.
- Recent development and industry challenges: insights into technological developments in the Naval Vessels and Surface Combatants market, and an extensive analysis of the changing preferences of naval forces around the world. It also provides the current consolidation trends in the industry and the challenges faced by industry participants.
- SWOT analysis of the Naval Vessels and Surface Combatants market: exhaustive analysis of industry characteristics, determining the strengths, weaknesses, opportunities and threats faced by the Naval Vessels and Surface Combatants market.
- Global Naval Vessels and Surface Combatants market-country analysis: analysis of the key markets in each region, providing an analysis of the top segments of Naval Vessels and Surface Combatants expected to be in demand.
- Major programs: details of the major programs in each segment expected to be executed during the forecast period.
- Competitive landscape and strategic insights: detailed analysis of competitive landscape of the Naval Vessels and Surface Combatants industry. It provides an overview of key naval shipbuilders catering to the Naval Vessels and Surface Combatants sector, together with insights such as key alliances, strategic initiatives and a brief financial analysis.
BUY THIS REPORT NOW
- Analysis of the global Naval Vessels and Surface Combatants market size from 2011 through 2021
- Analysis of defense budget spending pattern by region
- Insights on regional defense modernization initiatives
- Sub-sector analysis of the Naval Vessels and Surface Combatants market
- Analysis of key global Naval Vessels and Surface Combatants markets by country
- Key competitor profiling
- Gain insight into the Naval Vessels and Surface Combatants market with current and forecast market values
- Gain insight into the key drivers and attractiveness parameters of the global Naval Vessels and Surface Combatants market
- Provides you with a detailed analysis of defense spending patterns including forecasts of military spending till 2021 by region
- Gain insight into various defense modernization initiatives around the world
- Gain insight into various factors impacting the growth of the Naval Vessels and Surface Combatants market
- Gain insight into sub-sector markets with comprehensive market values and forecasts of the leading defense spending nations
- Provides you with knowledge on recent developments in the global Naval Vessels and Surface Combatants market including technological trends and key challenges
- Provides detailed information on leading Naval Vessels and Surface Combatants programs of major defense spenders across the world
- Provides detailed company profiles of 20 leading Naval Vessels and Surface Combatants companies and related systems manufacturing companies across the world
Retrofit Tank AMX-13 Oleh Pindad Menuju Kemandirian Pembuatan Tank
Indonesia Mantapkan Kerja Sama Pertahanan Dengan Jerman, Perancis Dan Spanyol
Selama ini Indonesia telah memiliki kerja sama pertahanan dengan tiga negara itu, meski masih berjalan parsial, katanya kepada ANTARA News di Jakarta, Sabtu.
Oleh karena itu, Indonesia dan tiga negara tersebut akan mengakselerasi kesepakatan kerja sama pertahanan agar menjadi payung hukum politik bagi keempat negara dalam kerangka kerja sama pertahanan termasuk di dalamnya kerja sama industri pertahanan.
"Indonesia dan Jerman serta Indonesia dengan Spanyol, rancangan kesepakatan kerja sama pertahanannya sudah pada tahap pematangan untuk menjadi nota kesepahaman yang akan ditandatangani menteri pertahanan masing-masing negara," ujarnya.
Rancangan kesepakatan kerja sama antara Indonesia dengan Prancis, menurut dia, masih dalam tahap konsep awal dan akan didalami terus.
Ia mengatakan dengan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), maka kerja sama antara Indonesia dengan masing-masing negara Eropa itu dapat meningkatkan dan memperluas kerja sama yang sudah berjalan selama ini yang masih parsial.
Dalam kaitan itulah, Wamenhan akan melakukan kunjungan kerja ke Berlin dan Stuttgard (Jerman), Madrid (Spanyol), kemudian Paris dan Marseille (Prancis) selama sepekan mulai 11 September 2011.
"Yang jelas, kerja sama yang dijalin tersebut harus didasarkan saling menghormati, menghargai, dan menguntungkan kepentingan nasional," kata Sjafrie.
Selain memantapkan payung hukum politik kerja sama pertahanan, ia mengemukakan, akan dibahas pula pengembangan kerja sama indsutri pertahanan antara Indonesia dengan tiga negara itu.
"Kerja sama industri pertahanan yang telah berjalan antara Badan Usaha Milik Negara Industri Pertahanan Indonesia dan tiga negara itu akan kami mantapkan pula, agar dapat mendukung kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi nasional," demikian Sjafrie Sjamsoeddin.














