C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Senin, November 05, 2012
Latihan Bersama Punya Implikasi Strategis
Untuk Di Kawasan SDM Indonesia Masih Paling Jago Soal Produksi UAV
"Malaysia masih di bawah kita. Bahkan dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya seperti, Singapura, kita masih lebih bagus," ungkap Ketua Jurusan Aeronautika dan Astronautika Fakultas Teknik Mesin Penerbangan (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) Taufiq Mulyanto, kepada Okezone, Sabtu (3/11/2012).
Sejak kemarin Jumat 2 November hingga Minggu 4 November mendatang, FTMD ITB menggelar kontes pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) lewat Indonesia Aerial Robot Contest (IARC) 2012 di Lanud Sulaeman, Soreang, Kabupaten Bandung.
Lanjut Taufiq, memang Singapura memiliki resource yang bagus. Namun jika ditelusuri, SDM-nya justru dari Indonesia, misalnya dari ITB.
"Malaysia juga belum (UAV-nya belum maju), dapurnya di kita," tambahnya.
Makanya dengan dihelatnya IARC 2012, semangat untuk mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak di Indonesia makin meningkat. "Lewat event ini bendera kita harus terus berkibar," ujarnya.
IARC 2012 merupakan acara tahunan FTMD ITB yang sudah digelar sejak 2008. Kali ini, IARC berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana acara dihelat di outdoor. Biasanya, IARC ITB digelar di ruangan FTMD ITB, Jalan Ganeca, Bandung. Sehingga tantangan peserta IARC kali ini akan lebih berat.
"Sebelumnya pada September kami telah melakukan workshop, dan survei tentang bagaimana jika dilakukan kontes outdoor. Sehingga kesiapannya sudah diperhitungkan," terangnya.
Ada tiga tujuan utama kenapa IARC. Kata Taufiq, intinya acara ini ingin menumbuhkan semangat inovasi khususnya bidang UAV, bukan hanya sekedar kontes menang kalah.
Kedua, kata dia, diharapkan ada kolaborasi antara ilmu di perguruan tinggi dan sekolah tingkat SMA.
"Ketiga, ada proses, kita enggak lihat hasil akhir saja tapi penguasaan teknik UAV di Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, teknologi UAV Indonesia tentu sangat jauh ketinggalan jika dengan UAV di negara maju misalnya Jepang.
Jika dihitung-hitung, teknologi UAV di negara maju sudah ada sejak 20 tahun lalu. "Ya ketika dibandingkan dengan kita, ibarat bayi dengan pelari. Jadi perlu investasi waktu supaya UAV di Indonesia maju. Di kita sendiri bentuk UAP baru ada 2004, kalau penelitiannya sejak 94," ceritanya.
Pangarmabar Terima Panglima Armada Singapura
Wamenhan Terima CEO DMO Australia
Korsel Ingin Jalin Kerjasama Penelitian Bidang Pertahanan dengan Indonesia
Menhan Terima Kunjungan Kasau Thailand
Jelang BDF TNI Polri Perketat Pengamanan
"Kegiatan pengamanan ini tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun sehingga perlu adanya koordinasi antarunsur terutama di lapangan," Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya saat mengecek kesiapan pengamanan BDF V di Lapangan Laguna, Nusa Dua, Senin.
Dia mengatakan, TNI mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya pertemuan tahunan yang dihadiri 12 kepala negara dan kepala pemerintahan.
Namun ia tidak menyebutkan berapa jumlah pasti aparat TNI yang dikerahkan dalam pengamanan BDF V.
"Kita jaga sama-sama keamanan, personel ada ribuan yang terlihat di lapangan dan di tempat mereka bertugas," katanya.
Nusa Dua sebagai tempat pelaksanaan, dipastikan pengamanannya akan semakin ketat di beberapa pintu masuk kawasan wisata elit tersebut.
Selain Nusa Dua, beberapa pintu masuk menuju Pulau Dewata seperti Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, dan Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem juga tidak terlepas dari pantauan pengamanan aparat.
Dalam pengarahannya kepada ribuan personel dalam gelar pasukan itu, Pangdam IX Udayana menekankan agar aparat memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan pejabat penting seperti presiden, wakil presiden, kepala pemerintahan, tamu negara dan delegasi BDF.
Selain itu aparat diimbau untuk displin dengan memahami rantai komando dengan efektif dan efisien, mencegah kelengahan dan selalu waspada.
Ia meminta kepada aparat yang bertugas untuk tidak ragu untuk bertindak dan selalu berkoordinasi dan mengikuti serta mencermati situasi.
"Dalam mewujudkannya dibutuhkan upaya makimal guna mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman yang bisa mengganggu seperti unjuk rasa, aksi teror oleh jaringan radikal, dan teroris," kata Wisnu.
Selain mengerahkan ribuan personel, TNI juga mengerahkan beberapa peralatan guna mendukung petugas di antaranya kendaraan lapis baja, hingga kapal perang yang disiagakan di Pelabuhan Benoa dan berpatroli di perairan selatan Bali.
Iran Ciptakan Drone Lepas Landas Dan Landing Vertikal
![]() |
| Illustration |
Jupiter dan Dynamic Pegassus Siap Ramaikan Indodefence 2012
JAKARTA-(IDB) : Satu flight pesawat Helikopter Colibri dari Skadron Udara 7 Lanud
Suryadarma, Kalijati dan satu Flight pesawat KT 1 B dari Skadron Udara
102 Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta, satu flight Helikopter Colibri
dibawah kendali langsung oleh Komandan Lanud Suryadarma Kolonel Pnb
Heraldy Dumex Dharma dan satu flight KT 1 B dibawah kendali Komandan
Wingdik Terbang Kolonel Pnb Khairil Lubis mendarat di Lanud Halim
Perdanakusuma, Senin (5/11).
Kedatangan satu flight pesawat
Helikopter Colibri dan KT 1 B di Lanud Halim Perdanakusuma tersebut
dalam rangka akan ikut serta memeriahkan Pameran Indodefence yang akan
berlangsung dari tanggal 6 sampai 10 Nopember di Pekan Raya Jakarta,
Kemayoran, dengan melakukan Demo Udara di area udara Pekan raya
Jakarta, pesawat Helikopter Colibri dengan Dinamic Pegasus dan KT 1 B
dengan Jupiter Aerobatic Team.
Sumber : ARC
Berita Foto : Persiapan Leo Dalam Indodefence 2012
DPR Sambut Baik Tandatangan MoU Kerjasama Pertahanan Indonesia Inggris
Perlombaan Senjata Negara-Negara Timur Tengah


































