C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Sabtu, Mei 12, 2012
Dua Dari Enam SU-MK2 Bisa Perkuat TNI AU Bila DPR Menyetujui
Kedua Petinggi Militer Indonesia Singapura Saksikan Simulai Penanganan Perompak
Unsur TNI AL yang dilibatkan dalam kegiatan demo laut tersebut, meliputi KRI Clurit-641, KRI Viper-820, KRI Welang-808 serta KRI Siribua-859, dua Kapal Polair yaitu, KP 011 Zaitu dan KP 012 Kedidi, pesawat cassa dan heli NBO 105 serta dua tim anti perompak dari pasukan Katak TNI AL. Selain itu TNI AL menghadirkan unsur KRI Ahmad Yani-351 di perairan perbatasan selama kegiatan berlangsung. Sedangkan Angkatan Laut Singapura (RSN) melibatkan sedikitnya 3 kapal perang diantaranya RSS Resolution-208. RSS Fearless-94 dan RSS Resilience-82 dan dua kapal Coast Guard Singapura PH 55 dan PH 57.
Selama kegiatan Demo laut RSS Resolution jenis Landing Ship Tank (LST) digunakan sebagai kapal markas pada saat para pejabat TNI dan pejabat militer Singapura melihat secara langsung pelaksanaan demo laut di Selat Singapura.
Kegiatan demo laut tersebut disimulasikan terjadi perompakan di kapal kargo MT Promise yang dijadikan target dengan menggunakan perahu jenis pancung berhasil naik kapal yang sedang berlayar di Selat Singapura. Kegiatan perompakan tersebut dapat dideteksi oleh patroli unsur kapal perang TNI AL yang sedang melaksanakan patroli keamanan laut di kawasan tersebut . Selanjutnya Gugus keamanan laut Komando Armada RI Kawasan Barat yang sedang melaksanakan patroli keamanan laut dengan melibatkan sejumlah unsur. Selanjutnya menerjunkan dua tim anti perompakan pasukan Katak TNI AL.
Dua Tim Pasukan katak Komando Armada RI Kawasan Barat tersebut bertugas sebagai tim pemukul dan penyerang dengan dua Sea Rider bertugas mengamankan para perompak di kapal kargo di Selat Singapura. Dalam kegiatan demo laut tersebut pasukan anti perompakan dengan menggunakan Sea Rider dengan kekuatan dua tim pasukan anti perompakan berhasil melaksanakan operasi dan mengamankan serta melumpuhkan para perompak di kapal tanker MT Promise.
Usai demo kegiatan selanjutnya dilaksanakan sailing pass sejumlah kapal perang dengan melintas melakukan penghormatan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno, Chief of Defence Force Singapura LG Neo Kian Hong, Chief of Navy Singapura RADM Ng Chee Peng, para pejabat tinggi TNI, serta para pejabat tinggi militer Singapura dari geladak kapal perang Singapura RSS Resolution.
Dengan dilaksanakan Patkor Indosin bisa lebih terjamin keamananya bagi pengguna laut. Selama kegiatan patkor Indosin yang dimulai sejak tahun 1992 lalu dan sekarang menginjak yang ke 20 tahun, banyak hal yang telah dilakukan dalam patroli terkoordinasi ini, sehingga kerawanan-kerawanan yang terjadi di Selat Singapura dan Selat Philips banyak menurun.
Turut hadir mendapingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno dalam kegiatan tersebut, diantaranya Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Among Margono,SE., Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara,SE., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah, Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul, SE., Pangarmabar Laksda TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Komadan Guskamlabar Laksma TNI Pranyoto S.Pi.
AL Perancis Memodernisasi Armada Rafale
Perancis Sesalkan Keputusan Inggris Pilih F-35B
Berita Foto : Patkor Indonesia- Singapore
Sumber : Antara
Berita Foto : USS Blue Ridge Sandar Di Tanjung Priok
Berita Foto : Batalyon Mekanis TNI Di Konga
TNI AU Akan Mendapat Tambahan Enam Pesawat Sukhoi Baru
"Sesuai dengan rencana pembangunan kekuatan udara, akan dibeli enam pesawat tempur Sukhoi untuk TNI AU," kata Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono sesaat setelah kerja sama latihan militer antara Indonesia - Singapura (Indosin) ke-20 di Pelabuhan Batuampar, Batam, Jumat.
Panglima mengatakan pembelian enam pesawat baru tersebut, untuk melengkapi 10 jet tempur Sukhoi yang sudah dimiliki Indonesia.
"Penambahan dilakukan agar kita memiliki satu skuadron jet tempur Sukhoi TNI AU," kata dia.
Ia mengatakan, terkait insiden yang terjadi dengan Sukhoi Superjet 100 di wilayah Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat tidak akan ada peninjauan kembali karena pesawat yang dibeli berbeda.
"Tidak akan ada peninjuan kembali, karena pesawat yang kita beli adalah pesawat tempur," kata dia.
Dalam kasus kecelakaan Sukhoi Superjet 100 di Bogor, kata Suhartono, itu kemungkinan karena pilot tidak memahami medan.
"Kalau melihat lokasinya di tebing, saya menilai itu akibat cuaca atau kurang memahami medan. Sampai saat ini saya tidak menerima laporan tentang pembajakan," kata dia.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebelumnya mengatakan, ekonomi Indonesia saat ini sedang kuat sekali.
``Kita punya anggaran Rp150 triliun untuk pertahanan," kata Purnomo.
TNI AU sudah memiliki 10 pesawat Sukhoi yang pengadaannya dimulai sejak masa Presiden Megawati Soekarnoputri.
Saat itu pemerintah hanya menargetkan memiliki satu skuadron mini atau berkekuatan 12 pesawat Sukhoi SU-27 dan Sukhoi SU-30.
Berita Foto : Kehadiran Tim Rescue TNI , Membuat Rakyat Terharu!
![]() | ||||||
| Gunung Salak, Jawa Barat |
![]() |
| Paskhas TNI AU |
![]() |
| Basarnas |
![]() |
| Marinir |
![]() |
| Kopassus TNI AD |
![]() |
| POLRI |
![]() |
| Organisasi masyarakat dan sukarelawan |
| Pelaksanaan evakuasi korban |
Sumber : Kaskus



















































































