C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Kamis, Oktober 06, 2011
PT DI, PPA dan Airbus Military Kerjasama Produksi Pesawat
TNI Akan Tambah Satu Batalyon Di Wilayah Perbatasan
Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tan Aspan, kepada wartawan usai menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT TNI ke-66 di halaman Markas Korem 091 Aji Suryanata Kesuma Samarinda, Rabu, mengatakan, satu batalyon personel tersebut akan ditempatkan pada dua pos pengamanan perbatasan yang akan dibangun di Kabupaten Malinau dan Kutai Barat.
Berita Foto : Simulasi Pembebasan Sandera Oleh Yonif 900 Rider
Penambahan Anggaran TNI Di Prioritaskan produk Dalam Negeri
Alutsista Modern Meningkatkan Moril Dan Daya Juang Prajurit
TNI Dan Polri Harus Seiring Sejalan Dalam Mencegah Aksi Terorisme
"Saya instruksikan aparat melakukan pencegahan dan tindakan yang efektif terhadap terorisme dan aksi kekerasan," kata SBY dalam sambutannya di Peringatan Hari Lahir ke-66 TNI di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 5 Oktober 2011.
Presiden SBY mengatakan rakyat tidak boleh mendapat ancaman dan gerakan separatis tidak boleh mengancam keutuhan bangsa. Aparat keamanan dan TNI harus bisa melindungi dan mengayomi masyarakat. "Ini harus dicegah dan dihentikan, keamanan dan keutuhan itu menjadi tanggung jawab kepolisian, tapi TNI bisa ikut mencegah aksi kekerasan dan terorisme," ujar SBY.
Dia mengatakan peran dan tugas yang cukup besar dalam menjaga keamanan dan keutuhan negara merupakan komitmen TNI di masa reformasi. TNI kini telah menjalankan tugasnya secara profesional. Dulu, kata SBY, TNI sering dikritik dalam perannya pada sosial dan politik. Kini TNI murni menjalankan tugasnya sesuai dengan undang-undang, sesuai dengan demokrasi, menghormati aturan hukum (rule of law), dan hak asasi manusia.
Selain TNI dan polisi, SBY juga meminta peran intelijen dalam mengantisipasi segala aksi yang bisa mengancam keutuhan dan keamanan negara. TNI, kata dia, bisa meningkatkan perannya dalam komando teritorial hingga ke daerah.
Dalam upacara Hari Ulang Tahun ke-66 TNI itu Presiden SBY didampingi Ibu Negara Kristiani Herrawati, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Soeparno, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie Wibowo, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.
Peringatan ini dimeriahkan demonstrasi flypass pesawat tempur TNI Angkatan Udara, free fall, bela diri militer Yong Moodo, bela diri militer MAA, rampak bedug, dan tarian Papua. TNI juga memamerkan persenjataan, peluru kendali PORRAD Detasemen Artileri Pertahanan Udara, kendaraan taktis Anoa, roket multilaras 70 Grade Marinir, BMP-3 F, Howitzer, radar portabel Paskhas, dan helikopter TNI.
Special Event : Jadilah Tentara Yang Di Cintai Rakyat
Special Event : HUT TNI Ke-66 Diadakan Lebih Sederhana
Jika tahun sebelumnya upacara dibuka untuk masyarakat umum dan diwarnai dengan demonstrasi akrobatik dari pesawat-pesawat tempur dan latih TNI, kali ini pesawat-pesawat itu hanya melintas dari ketinggian tertentu di atas markas besar TNI. Dua pesawat yang akan melintas adalah Sukhoi 27 dan Hawk 100/200.
Namun, gelar persenjataan tetap dilakukan dalam upacara kali ini. Antara lain, 4 peluru kendali rudal detasemen artileri pertahanan udara Kodam Jaya, 8 kendaraan taktis Anoa Batalyon Infanteri Mekanis 201/Kodam Jaya, 2 unit roket multi laras 70 grade Marinir, 4 unit tank BMP-3 F Marinir, 2 unit tank Howitzer Marinir, 2 unit landing vehicle tank, 2 unit radar portabel milik Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dan 3 unit helikopter terdiri dari helikopter MI35 TNI AD, helikopter Bell TNI AL dan helikopter Super Puma TNI AU.
Selain itu, dalam upacara HUT TNI kali ini juga akan ditampilkan demonstrasi terjun payung dari anggota TNI dan kepolisian, beladiri militer Yong Moodo, beladiri militer MAA, rampak beduk, dan tarian dari daerah Papua.


















