C-705 China Cikal Bakal Rudal Nasional
Industri pertahanan Indonesia memasuki babak baru.Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro bersama koleganya dari Republik Rakyat China Jenderal Liang Guanglie meneken kesepakatan untuk proses alih teknologi peluru kendali
China Sepakat Transfer Teknologi Rudal Ke Indonesia
Pemerintah Indonesia dan China sepakat memantapkan proses alih teknologi serangkaian produksi bersama peluru kendali C-705
KCR Ke-2 Produksi Palindo Resmi Perkuat TNI AL
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meresmikan Kapal Cepat Rudal 40, KRI Kujang 642 di Dermaga Batu Ampar Kota Batam
Marinir Kembali Akan Diperkuat 37 Tank BMP-3F
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali akan mendatangkan tank amfibi BMP-3F untuk marinir dari Rusia
Indonesia Resmi Membeli 9 C-295 Dari Airbus
Generasi terbaru C-295 adalah pesawat yang ideal untuk pertahanan dan misi-misi kemanusiaan
Sukhoi PAK FA T-50 Jauh Mengungguli F22 Raptor
Jumlah pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang cuma tiga
Selasa, Juli 26, 2011
Update : Enam Pesawat "Serbu" Belitung Timur
Pangkkopsau I Tinjau Latihan "Jalak Sakti 2011"
Pesawat Tempur F-5E Tiger Simulasi Pengamanan Udara NAsional
Kosekhanudnas I. Selanjutnya siaga SOC melaporkan ke Puskodal Kohanudnas Popunas.
Setelah menerima laporan, Pangkohanudnas selaku penanggungjawab keamanan wilayah udara nasional memerintahkan pesawat buru sergap F-5E Tiger Skadron Udara-14 untuk segera melacak dan menghancukan sasaran. Dua pesawat F-5E Tiger TS 0509 dan TS 0515 lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Dalam waktu singkat, kata Kapen Kohanudnas Mayor Sus Suharto, SH; Senin (25/7) dua pesawat tempur tersebut berhasil menemukan sasaran. Dalam komunikasi pesawat lawan tidak mengindahkan perintah maka sesuai perintah Pangkohanudnas, kedua F-5E Tiger menghancurkan pesawat lawan tersebut.
Demikian sekenario latihan pertahanan Udara Perkasa “A” hari terakhir. Pada pukul 14.45 WIB, Kas Kohanudnas Marsma TNI Chaerudin Ray selaku Dirlat didampingi Wadirlat Kolonel Pnb Sembiring menutup Latihan Hanudnas Perkasa “A” dari ruang Popunas Makohanudnas, Jakarta, akhir pekan lalu.
Sumber: HarianPelita
FPC Latma Elang Ausindo 2011 Di Lanud Ngurah Rai

KSAD Janjikan Arus Informasi Lebih Transparan
"Kerjasama dengan media merupakan hal yang penting mengingat media juga ikut berperan besar dalam menentukan masa depan bangsa, makanya perlu ada transparansi informasi," kata KSAD dalam acara pertemuan pimpinan redaksi media dengan KSAD di Jakarta, Selasa.
Namun demikian, ia mengingatkan tidak semua informasi dibuka secara telanjang mengingat ada hal-hal penting yang belum tentu cocok untuk publik.
Sementara itu perwakilan pimpinan redaksi media, Uni Lubis mengatakan, media menyambut baik janji KSAD itu untuk bisa berkomunikasi lebih baik dengan masyarakat melalui media.
"Perlu juga dipahami peran media yang selalu kritis terhadap pemerintah dan bukan pada personalnya," katanya.
Komandan Indobatt Hadiri "Transfer Of Authority" Malaysia
Perwira Penerangan (Papen) INDOBATT Mayor Pasukan Banu Kusworo kepada ANTARA melalui surat elektronik dari Lebanon, Selasa, melaporkan inspektur upacara (irup) dalam serah terima jabatan (sertijab) Komandan Malaysia pada 25 Juli 2011 itu adalah Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigjen Miguel Alcanis Comaz.
"Upacara yang berlangsung selama 30 menit itu dimulai dengan masuknya pasukan upacara, kemudian dilanjutkan dengan masuknya irup menuju mimbar upacara, penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan oleh irup, dan akhirnya pengibaran Bendera PBB, Bendera Lebanon, Bendera Malaysia, dan Bendera Brunei Darussalam," katanya.
Setelah pengibaran keempat bendera tersebut, katanya, dilanjutkan dengan acara pokok berupa penyerahan Bendera Malaysia dari pejabat Komandan Kontingen Malaysia lama, Letkol Mohammad Samin, kepada Duta Besar Malaysia untuk Lebanon.
Selanjutnya, bendera diserahkan kepada Komandan Kontingen Malaysia yang baru yaitu Letkol Hashim Bin Mat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bendera PBB dari Letkol Mohammad Samin kepada irup yang akhirnya menyerahkan kepada Letkol Hashim Bin Mat.
Dalam amanatnya, Komandan Sektor Timur UNIFIL menyampaikan rasa terima kasih kepada Letkol Mohammad Samin dan segenap prajurit Malcon East VI atas kinerja serta pengabdiannya selama sembilan bulan dalam mengemban misi perdamaian PBB di wilayah Lebanon dengan baik dan penuh dedikasi tinggi.
Irup juga menyampaikan ucapan selamat bergabung kepada Komandan yang baru, Letkol Hashim Bin Mat, beserta seluruh prajurit Malcon Coy VII dan diharapkan mampu meneruskan kinerja positif dari kontingen yang terdahulu.
Acara itu dihadiri Duta Besar Malaysia untuk Lebanon, Wakil Komandan Sektor Timur UNIFIL, Kolonel Laut (E) Joko Edi Supriyanto, para pejabat tinggi militer Malaysia, para Komandan Batalyon jajaran Sektor Timur, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebelumnya (21/7), Komandan Satgas Yonif Mekanis Konga XXIII-E/UNIFIL Letkol Inf Hendy Antariksa menghadiri "Medal Parade" Kontingen Indonesia di lapangan Sudirman, Camp Green Hill, Naqoura Lebanon Selatan.
Dalam acara itu, sebanyak 282 personel dari beberapa kesatuan tugas yang sedang bertugas di bawah komando UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) mengikuti upacara penerimaan medali penghargaan PBB itu.
Ratusan personel itu antara lain Satgas Indo FPC sebanyak 150 personel, Satgas Indo FHQSU sebanyak 49 personel, Satgas Sector East Military Police Unit sebanyak 75 personel, Satgas Indo Medic sebanyak tujuh personel dan satu personel dari MTF (Maritime Task Force) Staff HQ.
Pelaksanaan Medal Parade Kontingen Indonesia terbagi dalam dua waktu sesuai kebijakan Kolonel Pnb Yulianta selaku Komandan Kontingen Indonesia, yaitu 21 Juli untuk Force Commander Aset yang bermarkas di Naqoura yang ditambah dengan SEMPU, sedangkan pelaksanaan Medal Parade INDOBATT berikutnya pada 5 Oktober mendatang yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun TNI.
Bertindak selaku inspektur upacara (irup) dalam upacara penerimaan medali PBB itu adalah UNIFIL Force Commander, Mayjen Alberto Asarta Cuevaz, sedangkan sebagai komandan upacara yaitu Wakil Komandan Indo FPC, Mayor Mar Edi Prayitno. Acara diiringi dengan lantunan UNIFIL Anthem, Lagu Kebangsaan Lebanon, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Sumber: Antara
Navy Tests LCS Minesweeping System
Designed for the LCS as part of the mine countermeasures mission package, the system provides unmanned mine sweeping capability that keeps warfighters out of the mine field. The system consists of an unmanned surface craft that carries and tows the minesweeping payload.
The test, known as Phase 1 Sweep Operational Checkout, consisted of confirming that the new sweep system can be deployed and retrieved from a surface craft and that it tows properly. The test was the first use of the prototype Sweep Power Subsystem which includes magnetic and acoustic sweep systems. The first phase of testing was completed on July 1. Phase II is currently ongoing.
"The first day of testing was executed flawlessly. The team performed very well and the system operated as expected. The data gathered during this first phase of testing will provide key performance parameters and establish benchmarks for the remainder of the test event," said Stephen Olson, Unmanned Maritime Systems assistant program manager for UISS System Integration and Test.
This summer's test program includes a full signature test and full mission profile where the entire UISS system will be tested in a series of integrated systems tests planned to demonstrate minesweeping capability in preparation for littoral combat ship mission package integration.
"This is another important step in our efforts to deliver evolutionary technology to the fleet," said Rear Adm. Jim Murdoch, program executive officer for Littoral Combat Ships.
An affiliated program executive office of Naval Sea Systems Command, PEO LCS provides a single program executive responsible for delivering the Littoral Combat Ships to include seaframe, mission modules, mission systems, fleet introduction, and life cycle maintenance and sustainment.
Rahbar Tinjau Langsung Upgrade Terbaru Kapal Tempur Iran
TEHRAN-(IDB) : Pemimpin Besar Republik Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, atau Rahbar, mengunjungi zona satu Angkatan Laut Iran di Bandar Abbas, untuk meninjau berbagai kapal peluncur rudal baru. Russia Enters S. Korean Tender With 5th-Generation Fighter
TUDM Berencana Mengganti Armada MiG-29 Dengan Eurofighter Typhoon
First Euro Hawk Unmanned Aircraft System Touches Down in Germany
The Euro Hawk took off on July 20 at 2:50 PDT (11:50 Central European Summer Time) from Edwards Air Force Base, Calif., and landed at 10:06 Central European Summer Time July 21 in Manching Air Base.
The Euro Hawk will carry a new SIGINT mission system developed by EADS Deutschland GmbH (Cassidian) and integrated in Manching, Germany.
“Today’s arrival of the Euro Hawk on German soil marks a significant step in delivering this highly capable and unique system to the Bundeswehr,” said Nicolas Chamussy, head of UAVs, Cassidian Air Systems, and member of the board of directors, EuroHawk GmbH. “Our trans-Atlantic partnership with Northrop Grumman has helped the entire team achieve this outstanding milestone, which also reinforces Cassidian’s role as a leader for complex UAS solutions in Europe.”
Delivery of the first Euro Hawk demonstrator to the Bundeswehr is scheduled for mid-2012, with another four systems scheduled tentatively between 2015 and 2017.
“Soon, the Bundeswehr will be able to independently cover their needs for SIGINT data collection and analysis, thus contributing to NATO, European Union and United Nations operations,” said Neset Tükenmez, chief executive officer, EuroHawk GmbH. “Euro Hawk will also serve as a working model for other programs and countries.”
The Euro Hawk marks several important milestones – it is both the first international version of the RQ-4 and the first HALE SIGINT UAS in Europe. NATO’s AGS will follow close behind and mark the second international RQ-4 and the second HALE UAS in Europe.
“As a leader in advanced UAS, Northrop Grumman has the unmatched experience to provide a strong foundation to produce extraordinarily capable and reliable unmanned surveillance systems,” said George Guerra, vice president, HALE Systems, Northrop Grumman Aerospace Systems. “Today is a wonderful step towards delivering the Euro Hawk to the German air force, and a great testament to the Northrop Grumman and the EADS Deutschland GmbH (Cassidian) team who worked diligently to make it happen.”
With a wingspan larger than most commercial airliners, endurance of 30 hours and a maximum altitude of more than 60,000 feet, Euro Hawk is an interoperable, modular and cost-effective replacement to the fleet of manned Bréguet Atlantic aircraft which was in service since 1972 and retired in 2010.
EuroHawk GmbH, a 50-50 joint venture of Northrop Grumman and EADS Deutschland GmbH (Cassidian), serves as the national prime contractor for the German Ministry of Defence through the system’s entire lifecycle.
Cassidian, an EADS company, is a worldwide leader in global security solutions and systems, providing lead system integration and value-added products and services to civil and military customers around the globe: air systems (aircraft and UAS), land, naval and joint systems, intelligence and surveillance, cybersecurity, secure communications, test systems, missiles, and services and support solutions.
Northrop Grumman is a leading global security company providing innovative systems, products and solutions in aerospace, electronics, information systems, and technical services to government and commercial customers worldwide.
TNI Rehabilitasi Jalan Dungu ke Duru di Kongo















