Selasa, Februari 19, 2013
26

TEHRAN-(IDB)Kemampuan sistem radar Iran akan mencapai radius 3000 kilometer. Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan Republik Islam tidak lama lagi akan meluncurkan sistem radar baru dengan daya jangkau 3.000 kilometer.

Vahidi Selasa (19/2) mengatakan radar dengan jangkauan 500-700 kilometer telah diproduksi di Iran, dan kini sedang memproduksi perangkat baru dengan radius kisaran 1000 hingga 3000 kilometer.

"Bahkan beberapa radar akan digunakan untuk mendeteksi satelit, " kata Vahidi.

"Iran juga akan menampilkan prestasi di bidang industri pertahanan baru seperti teknologi radar, kapal, pesawat terbang dan kapal selam dalam beberapa bulan mendatang, " tegasnya.

Sehari sebelumnya, Vahidi menyatakan bahwa Republik Islam akan segera memamerkan sejumlah pesawat tanpa awak baru, seraya menekankan bahwa rangkaian pesawat tanpa awak tersebut akan memainkan peran penting dalam kemampuan pertahanan negara ini.

Pada September 2012, Iran juga memamerkan pesawat tanpa awak baru Shahed 129 yang mampu terbang nonstop selama 24 jam. Sebulan kemudian, Panglima Angkatan Laut Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Laksamana Ali Fadavi menyatakan bahwa Iran sedang memproduksi massal pesawat tanpa awak ScanEagle. 

Iran Sedang Memproduksi Radar Pendeteksi Satelit

Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mengaku, Iran hari ini sudah mampu memproduksi sendiri radar-radar berdaya tempuh 500 sampai 700 kilometer di dalam negeri. Sekarang Iran, katanya, tengah memproduksi radar-radar yang memiliki daya jangkau 1000 sampai 3000 kilometer dan akan selesai dalam waktu dekat.

Sebagaimana dilaporkan Fars News, Selasa (19/2), Menhan Ahmad Vahidi dalam konferensi kedua teknologi sistem radar yang digelar di Universitas Imam Husein as menjelaskan bahwa Iran juga tengah memproduksi  beberapa bagian dari radar pendeteksi satelit.

Beberapa bulan kedepan, kata Vahedi, Iran akan memamerkan capaian-capaian baru sistem pertahanannya di bidang radar, kapal-kapal laut, perahu terbang dan kapal selam. 





Sumber : Irib

26 komentar:

  1. Wah,,wah..betul tidak yaa klaim iran ini..Om boleroes11 pasti tau penjelasannya..memangnya radar kepunyaan indonesia daya jangkaunya ada yg sampai 700 km ya..kalau tidak salah indonesia membeli radar baru "indra"

    BalasHapus
  2. indonesia mah baru radar sejauh mata memandang, kalo ga lht ya ga tau. Ini ni otak pemimpin kita, apa2 serba nanggung, kalaupun produk jempolan pasti ngecer

    BalasHapus
  3. Radar buatan indonesia:
    1. Radar INDRA
    2. Radar DARTO
    RADAR MOTO (moto bahasa
    Jawa= Mata)
    He..he..he..uhukk..uhukk..

    BalasHapus
  4. awas ada malon yg nyamar apa pengen pindah negara ya

    BalasHapus
  5. 3000KM???
    trus bisa diteksi satelit
    cocok bngt di tengah kalimantan itu
    trus Indonesia berada di katulistiwa sehingga stiap hari satelit melayang2 di atas kita
    wew

    BalasHapus
  6. Iran memang huueeebat banget penguasaan ilmu dan teknologinya.
    Hampir teknologi yg dikuasai bersifat strategis dan sangat taktis.
    Prediksinya benar bahwa yad adalah perang Elektronika, Nubika, dan perang Rudal dan Psywar.
    Kita jangan mimpi bisa meniru atau mengejar teknologi tinggi yang dikuasai Iran tersebut, selama belum mau meninggalkan ilmu "Kapitalis" dan ilmu "Kaji Mumpung" untuk bukan lagi ngeruk tapi nyedoooot keuangan negara, dan Sumber Daya Alam.
    Damm !!!!

    BalasHapus
  7. Bener-bener hebat ini negara Iran. Negara Yahudi ke-2 (Yahudi Hisbahan). Otaknya bener2 encer sama dengan kakaknya Yahudi Israel. Walaupun di media mereka berseteru tapi sejatinya mereka itu saling bersaudara. Kita aja gak pernah tahu.

    Kang Boler kira2 radar buatan Indonesia yg murni sama yg kerja sama dengan pihak asing jaraknya sudah sejauh mana ya. Atas petunjuk dan informasi panjenengan kulo haturaken maturnewun

    BalasHapus
  8. Salut buat Iran, Indonesia kapan? masak nunggu mak lampir turun tangan buat bangsa ini.
    hadoh merana betul bangsaku ini. Korupsinya digedein makanya otaknya gak cemerlang...orang duit haram yang ditelen.

    BalasHapus
  9. Radar buatan kita belum ada yang ada baru di level riset, kalau hasil riset itu dapat diproduksi massal dilarang untuk digunakan bagi kepentingan militer kalau ngeyel ya disikat sama yang ngasih lisensi.
    Radar yang akan dikerjasamakan dg PT CMI Bdg, mah cuma sekedar akal-akalan dagang se-olah2 radar tersebut telah melakuakan ToT. Yang ada ya cuma ToToteoteoeote, sontoloyo.
    Sebenarnya tinggal will pemerintah yang ternyata cuma wil-wil-wilan alias dijawil geleman, he....he.....he.. karena yg diburu pemimpin kita bukan kemajuan negara dan bangsa yang diburu kapan ngembalikan utang pencalonan jadi pejabat dsb-nya.....muak aku....wis...wis

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkawkawkkawka................
      hahaahaaaa......
      stuju.

      Hapus
  10. bangsa mental dajjal, mental tempe, padahal tempe makanan yang paling ueenuak dan banyak gizinya...tapi kenapa otak pejabat bangsa ini hanya mikirin perut dan yang dibawahnya dikit.
    dasar makluk hina.

    BalasHapus
  11. Klo saya percaya ga percaya,..ga percaya masa seluruh bumi kepantau pasti diganggu sama as dan konco2nya dibikin terbatas tuh pengindraannya,..percaya contohnya drone milik as dan israel dipecundangi iran,..

    BalasHapus
  12. hati2 klo komen, nanti ada yg memancing di air keruh dimanfaatkan untuk pihak luar infiltrasi diam2 takut kalo negara ini jadi kuat, ikut-ikutan sok2 paling nasionalis, malah ujung2nya adu domba sesama anak bangsa dan pemimpinnya,,...
    waspadalah....waspadalah...waspadalahh.....

    BalasHapus
  13. kANG BOLE kita banyak WILL ,ada di depok,singkawang,singaprett,Ciang may,tailand.Cantik cantik wanita intim lain lainnya....

    BalasHapus
  14. Kita juga banyak "Willem" kok, jadi nggak usah promosi sama-sama dagang kok.
    "Willem" = dijaWil geLEM = disenggol mau. alias jualan empal brewok!!!

    BalasHapus
  15. mpok Boleroes11 makin ngresss otake....

    BalasHapus
  16. Radar ciptaan sampean kang boler segera di perkenalkeen!!! Ajari para pejabat kuwi ngurus negoro!! Dan cara buat techhhhnologi tinggi yg sangat anda kuasai!!!!

    BalasHapus
  17. Yang lebih bagus dari technology saya dan sangat realistis technologynya saja nggak di urus sama pemerintah,Bro apalagi tecnology saya yang technology Googling dan Wiki.
    "Rebutan Pangkat, rebutan kursi, rakyate mlarat nggak diurusi, untunge saiki ono Jokowi, bareng karo ano-ano yg imut lucu kenes koyok bedes!

    BalasHapus
  18. Apa iya ada tehnologi yg lebih bagus dr ciptaan mu??? Seperti nya dr smua komen mu gak ada yg bagus dan gak ada yg bisa di republik ini!!! Semua salah, PT DI blum bisa apa2, lapan ngebohongin rakyat, batan tenaga pakarnya gak di pake, pindad baru bisa buat sangkur!!! Semua produk mereka lisensi dan dah lama di cabut!!! Mereka bisanya cuma pasang merk nama perusahaan perakit nya aja dan ngecet aja!!!

    BalasHapus
  19. Namanya aja indonesia.
    Gak korupsi gak gauulll meennn

    BalasHapus
  20. Ha...ha...ha....ad yang marah dg komen gua.....ha.....ha....ha. gue sembunyi dulu ach..dicritain yang sebenarnya malah marah, kalau dikibuli malah seneng, ya gitu dech.....dasar kurang gaul yg disenengi googling dan wiki....ha....ha....ha.....wkwkwkwkwkw...... ano kurang gaul, wkwkwkwk

    BalasHapus
  21. Ditanggapi santai aja ini berita, seperti iklan saja........bukan berita ilmiah sama sekali.

    BalasHapus
  22. Pro :Bro, Lalau MF, maaf laat respons.
    Benar tidaknya release berita tsb ( Kemampuan Radar Iran),jgn tanya saya, maaf saya bukan jubir Iran.
    Kalau jangkauan radar terjauh yg pernah saya kenal adalah :
    Radar "Early Warning " LW 03, mampu sampai 340 Km monitoring obyeknya, dan terpasang di KRI kita.
    Kalau mau lebih detil kemampuan Radar kita dapat minta informasi ke ; Kohanudnas, atau Kosekhanud.

    BalasHapus
  23. 340 Km udah lumayan lah..kalo ndeteksi musuh di jarak itu. kita belum ada rudal dg daya tembak segitu untuk nakut nakutin tentunya.. nanya om bole aja lah..gampang..thanks om

    BalasHapus
  24. Kanjeng Boler. Apapun pendapat anda dan apapun teknologi yg Kanjeng ciptakan, yang jelas tidak ada badak tidak bagus. Mari Kanjeng kita pelihara badak

    wkwkwkwkwkwkwk kaga nyambung

    BalasHapus
  25. Radius 3000 km untuk radar teresterial ? Apa sinyal radar gak terpancar lurus melampau horizon / garis lengkung permukaan bumi ? Apa obyek yang berada di bawah horizon masih bisa tertangkap radar ?

    BalasHapus