Selasa, Maret 18, 2014
0
SURABAYA-(IDB) : Untuk mengecek kesiapan pasukan dan unsur yang terlibat Latihan Bersama (Latma) Multilateral Naval Exercise Komodo 2014, Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar kesiapan pasukan  tersebut. Gelar pasukan Latma Multilateral Naval Exercise Komodo 2014, dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H, M.Hum di Dermaga Koarmatim Ujung Surabaya, hari ini, Senin (17/3).

Latma Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 adalah kegiatan latihan TNI AL dengan Angkatan Laut negara-negara sahabat yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit untuk melaksanakan tugas operasi selain perang (OMSP), khususnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam atau yang lebih dikenal dengan Humanitarian Assistance And Dissaster Relief (HA/DR).

Menurut Pangarmatim dalam amanatnya, Latma Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 merupakan tindak lanjut dari Asean Agreement on Dissaster Management and Emergency Response yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas keamanan maritim kawasan, meningkatkan kemampuan tim penanggulangan bencana Indonesia, khususnya TNI AL dalam konteks operasi multilateral, memberikan rekomendasi dan masukan strategis bagi kerja sama Asean Regional Forum (ARF) dalam penanggulangan bencana di wilayah regional serta memfasilitasi keselarasan berbagai protokol nasional, regional dan internasional dalam penanggulangan bencana,  juga untuk meningkatkan kemampuan komunikasi sosial internasional dan kerja sama prajurit TNI AL, antar negara Asean maupun non-Asean.

“Dengan demikian latihan ini selain memiliki dimensi kepentingan nasional sekaligus bermanfaat dalam meningkatkan kerja sama internasional, khususnya negara-negara Asean dan negara di dunia pada umumnya”, kata Pangarmatim.

Pangarmatim menambahkan, melalui Latma Multilateral Komodo 2014 ini diharapkan akan menciptakan stabilitas kawasan regional melalui interaksi angkatan laut negara-negara regional dan terciptanya rasa solidaritas dan kesiapsiagaan dalam penanganan dan penanggulangan bencana alam. Selain itu juga dapat  meningkatkan kemampuan TNI AL dalam mengorganisir latihan berskala internasional dan terlaksananya sinergitas antar instansi dalam penanggulangan bencana alam dalam skala besar serta terlaksananya mekanisme manajemen penanggulangan bencana yang melibatkan negara-negara multinasional.

Dalam Latma Multilateral Naval Exercise 2014 ini, akan  melibatkan  Angkatan Laut dari 17 negara yang akan dilaksanakan di Batam, Anambas dan Natuna, dengan titik berat pada kegiatan sosial dan bantuan kesehatan masyarakat. Dalam Latihan bersama ini TNI Angkatan Laut  melibatkan 18 kapal perang. Dari jumlah kapal perang yang terlibat tersebut, 9 kapal perang dari jajaran Satuan Kapal Perang Koarmatim. Ke 9 kapal perang tersebut, yaitu KRI Yos Sudarso-353, KRI OWA-354, KRI Sultan Hasannudin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Teluk Banten-516, KRI Makasar-590, KRI Arun-903, KRI Soputan-923 dan KRI dr. Soeharso-990.

Sebelumnya, pada tanggal 14 Maret 2014, seluruh perwira Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Koarmatim  yang terlibat Latihan Bersama (Latma) Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 melaksanakan latihan pemantapan.  Latihan pemantapan  tersebut,  bertujuan untuk melatih para perwira KRI yang terlibat dalam Latma Multilateral Naval  Exercise Komodo 2014, agar lebih memahami kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya.





Sumber : Koarmatim

0 komentar:

Posting Komentar