Kamis, Mei 16, 2013
10
JAKARTA-(IDB) : Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro bersama Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan jajaran pejabat tinggi TNI lainnya, menggelar sidang kabinet terbatas bersama Presiden SBY. Sidang itu membahas soal perkembangan pembangunan kekuatan TNI termasuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

"Secara khusus tadi kita melihat peta perkembangan sejak beberapa waktu lalu. Dinamika perkembangan global, dinamika regional, dinamika nasional, dan bagaimana kita harus menyikapi nanti ke depan dalam rangka untuk pembangunan kekuatan TNI," ujar Purnomo usai sidang kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta (15/5/2013).


Purnomo menjelaskan, saat ini pemerintah belum akan melakukan perubahan di tubuh TNI. Menurutnya, pemerintah masih melihat berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan di dalam pembangunan kekuatan pertahanan ke depan.


"Panglima TNI juga menyikapi sebaiknya ada langkah-langkah yang dilakukan, tapi tetep berpegang kepada konsep kebijakan zero growth policy, kita tidak menambah lagi kekuatan baru personel terutama, karena personel kita cukup besar. Personel kita itu kalau TNI nya sekitar 460 ribu, sipilnya yang ada di kementerian kita itu 60 ribu lebih, cukup besar," kata Purnomo.


Ia menambahkan, dalam pertemuannya dengan Presiden dibahas empat agenda seperti Alutsista, Sarana-Prasarana, Sumber Daya Manusia dan Kelembagaanya. Saat disinggung soal pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan), Purnomo mengatakan hal itu masih dalam proses.


"Jadi pertemuan bulan depan itu barangkali akan kita tindak lanjuti untuk nanti menyikapi apa yang akan kita lakukan akan kita sikapi. Jadi ini belum tuntas,'pungkasnya.






Sumber : Detik

10 komentar:

  1. Sdh ada kptsn politik untuk mengambil 2 KS dari Ruskie dg fasilitas State Credit????

    BalasHapus
  2. JAYALAH INDONESIAKU',,,

    BalasHapus
  3. Setuju kang Bole,kita semua masih berharap kasel KILO tetap bisa hadir dan bersanding dengan kasel U-BOAT,buat saya pribadi kasel buatan 2negara tsb sdh terbukti bagus dan tangguh(rusia-jerman),karena TNI-AL sdh pernah ngerasain kasel2 buatan 2 negara tsb.

    BalasHapus
  4. Nggak demen KS Kilo dah Kuno, sesuai dengan keinginan TNI pilih KS Amur class yang 6 kali lebih killer dibanding Kilo...
    Mantapp hidup Amur Class

    BalasHapus
  5. Ingat pembangunan alutsista kita hanya untuk meregenerasi alutsista yang sudah tua TIDAK untuk mengINVASI negara lain ..
    Jadi saya simpulkan KS Amur class tidak akan di akuisisi *dalam waktu dekat ..

    Sekian dan Terima Kasih

    BalasHapus
  6. kebanyakan rapat....gak ada aksi...mending jadi ibu2 arisan rumpi

    BalasHapus
  7. sama aja kan? RUMPI= Rapat Umum Pimpinan

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Rapat terusss??? Ada duitnya kagak?

    BalasHapus
  10. ujung2nya ngitung komisi

    BalasHapus