Jumat, Februari 28, 2014
45
JAKARTA-(IDB) : Wakil Menteri Pertahanan Syafrie Syamsuddin membantah hasil survei Transparency International yang menyebut militer Indonesia termasuk terkorup di dunia. Lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Inggris itu memberikan nilai buruk untuk Indonesia terkait indeks korupsi di sektor pertahanan.


"Tidak benar," kata Syafrie, kepada wartawan, sebelum menjadi narasumber pada sebuah diskusi bertajuk Urgensi Penguatan Sistem  Pertahanan Indonesia, di Jakarta, Senin, 11 Februari 2013.



Syafrie menjelaskan, seluruh anggaran pertahanan Indonesia telah diaudit secara proporsional dan profesional oleh lembaga lembaga independen, yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasilnya, BPK menyatakan anggaran Kementerian Pertahanan adalah "wajar dengan pengecualian". Penilaian tersebut akan terus ditingkatkan hingga berstatus "wajar tanpa pengecualian".



Selain itu, imbuh Syafrie, seluruh laporan keuangan Kementerian Pertahanan dilaporkan kepada Pemerintah dan ditembuskan ke DPR. Ia mengakui memang ada yang perlu diperbaiki dari laporan itu karena ditemukan permasalahan-permasalahan administratif. Tetapi hal itu bukan masalah besar karena pihaknya segera memperbaiki.



Laporan Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan pun menyebutkan bahwa Kementerian Pertahanan masuk dalam 10 besar pengguna anggaran paling maksimal. "Jadi, dengan data yang ada dan penjelasan dari lembaga yang independen, observasi (survei) itu tidak benar, karena tak didukung data yang akurat."



"Prinsip akuntabilitas dan transparansi ini kita tegakkan, bersama komunitas akuntan yang disediakan negara, yakni BPKP, kemudian mengadakan interaksi dengan KPK dalam rangka prevensi," imbuh Syafrie, dalam diskusi yang digelar Yellow Forum for Young Leader itu.



Transparency International (TI) memberikan nilai E untuk Indonesia dalam indeks korupsi di sektor pertahanan. Nilai tersebut adalah nilai dari skala A hingga F. A adalah nilai terbaik dan F adalah terburuk. Negara lain yang mendapat nilai E adalah Afghanistan, Irak, Uganda, Zimbabwe, dan Filipina. Negara yang mendapat F antara lain Libya, Mesir, Kamerun.



Hanya dua negara dari 82 negara yang disurvei yang mendapat nilai A, yaitu Jerman dan Australia. Negara adidaya Amerika Serikat mendapat nilai B.



Dalam laporannya, TI menyebutkan bahwa sektor pertahanan Indonesia dikuasai oleh kartel partai politik melalui anggota dewan yang duduk di Komisi I DPR, yang mengawasi masalah pertahanan, komunikasi dan hubungan luar negeri.



Militer Indonesia juga disebut-sebut menjadi bekingan industri pertambangan dan kehutanan bahkan sampai terlibat dalam bisnis narkotika dan perjudian. Transparansi dalam tubuh militer juga dikritik oleh TI. Menurut TI, tidak ada mekanisme pengawasan yang bisa mengawasi anggaran-anggaran “siluman”.



Di dalam tubuh militer disinyalir budaya penyuapan, upeti, dan “asal bapak senang” masih kuat. Tidak ada mekanisme perlindungan terhadap whistle blower dan tidak ada pendidikan anti korupsi. Di samping itu, kedekatan personal atau faksional masih sangat berpengaruh dalam kenaikan jabatan di tingkat senior.


Meski pengadaan barang dan jasa dilakukan secara terbuka tetapi korupsi tetap terjadi. Hal ini karena tender dilakukan sendiri oleh angakatan bersenjata dan kementerian pertahanan. Pengawasan tender tersebut dilakukan oleh pemerintah seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Bank Indonesia, yang tidak sampai ke publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai belum berani menjamah korupsi di sektor pertahanan. 




Sumber : Vivanews

45 komentar:

  1. bicara tanpa bukti itu namanya apa ya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wong bpk nya aja dari kalangan pejabat tni gimana bisa terkuak yg ada saling melindungi wong sama sama korup nya


      Hapus
  2. Wow..LSM asing lagi nyari tahu..apa aja yang dibelikan Hankam..biar dia bisa tahu..ya caranya pakai LSM biar Indonesia terbuka..jangan terpancing Menhan..biar aja..!!! yang jelas ada yang perlu diketahui dan ada juga yang tidak perlu diketahui...Rahasia Negara masa mau di umbar..LSM toldo.

    BalasHapus
  3. Saya tau! N You smua tau:
    Internal TNI masih korup.

    BalasHapus
  4. Itu cuma tudingan untuk melemahkan belanja alutsista.kondisi sekarang sudah lebih transparan dibanding jaman orba....

    BalasHapus
  5. Masalahnya TNI banyak beli alutsista dari negara-negara NON - BARAT,,, itu yang mereka tidak suka ! coba kalau semua alutsista belinya dari BARAT pasti nggak ada komentar kayak begitu !
    malah BARAT yang akan ngajak aneh-aneh,,, akakakakakakakkk
    Coba perhatikan berita TNI terkorup ini cuma beda 2 hari dengan berita Menteri Keuangan tolak anggaran 27 triliun buat pembelian alutsista TNI !!! itu namanya berita-berita yang sudah terpola diskenariokan oleh pihak BARAT dan pendukung-pendukungnya di dalam negeri menjelang Pemilu !!!
    Ayo bangsaku kita harus cerdas menganalisa kerjanya para kampret-kampret barat !!!!! akakakakakakakakakakakakakk

    BalasHapus
  6. Maaf sebelumnya , soal krupsi tni nkri rangking satu bukan isapan jempol hampir terjadi di semua pangkat atas ....malah yg lebih cilaka jatah bahan bakar di gotong ke perapatan di juall...ini fakta lohh....geliat mata ku sendiri.
    Bagus benteng republik berbenah diri supaya tudingan miring emang dari fakta di kikis abis , lebih bagus lagi jiwa ke orde baruan di tinggal kan karna saman sudah berubah tingkah laku di tubuh tni harus mengikuti saman .maaf lohh....ini hanya saran buat kalangan para bintang alias yg di atas . Dengan catatan tidak semua nya tni doyan krupsi alias lagi oknum saja...doyan tikung dana hibah dari rakyat .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sorry bro ano 17.29, Sayang mata anda waktu itu tidak pake camera jadinya kan info anda hanya seperti kentut doang bunyi sekedar lewat baunya bisa darimana saja, bukan berarti saya meragukan kejujuran anda tapi bukti omongan seprti itu sangat standar kalau tidak mau dibilang hoax.

      Hapus
    2. Aq gak bohong srius ,kejadiannya 95 waktu aq masih high scooll 3 . Prajurit lagi angkat jrigent tergopoh gopoh...di perapatan cilincing priok , kejadian ini hampir saban minggu .
      Sampai ahirnya kepergok tetangga , perajurit tukang tikung jatah bahan bakar di tangkap di gebukin tetanga yg kebetulan perwira muda waktu itu ...aq liat sendiri prajurt di gebukin tetangga di tendang ..di tonjokk... siap siap aja....gak tega liat nya . Itu duluuu ke jadianya semasih aq bocah , cuma sejujurnya krupsi di tubuh tni gak semasif saman orde baru duluu....ini fakta kata tetanga ku : sekarang gak berani lagi kawal barang haram kayu golondongan di lautan menuju singapore kayak saman orde baru dulu ...resikonya di pecat fakta lagi seangkatan tetanggu lulusan akbri angkatan thn 90 al hampir separuhnya di pecat atau meninggal di medan tugas .
      Beda saman beda ke adaan krupsi besar bellom hilang masif di rubuh tni di tingakat BINTANG dan mentri pertahanan , kebawah pangkat kolenel mulai menghilang .

      Hapus
    3. Ngomong bahasa Indonesia yang benar...ngomong Indonesia aja ngaco lu...dasar malon nyusup....Kepung nih malon..!!!

      Hapus
    4. kalo memang benar adanya, tolong dipublikan dengan dibuatkan berita yg benar-benar mendasar atas keterkaitan hal tersebut, jika sekedar asal sok tahu lebih baik diam saja, karna segala hal pun dibutuhkan data otentik yg jelas dan bukan sekedar gambaran saja sehingga tidak menimbulkan fitnah.. saya tunggu beritanya di BBC Kompas, media Indonesia, Rakyat Merdeka dan Republika atau buat pernyataan langsung di TV one atau Metro, kalo sudah begitu KPK pasti cepat tanggap

      Hapus
    5. Nih Ano 01.51 terlihat banget ngawurnya atw sok tau dlm tni hanya dr kabar burung. Anda ngomongin Alumni Akabri 90 hampir separuh nya di pecat atau meninggal di medan tugas. Kabar dr mana mas bro? Letting Akabri 90 dr tiga angkatan berjumlah paling tidak 500 an perwira. Berarti dr 250 org dipecat atw meninggal di medan tugas. Letting 90 adalah lulusan perwira di masa damai, konflik yg ada hanya dlm skala kecil spt aceh dan papua. Berbeda dg angkatan 70 an yg stlh di lantik byk yg langsung dikirim ke timtim. Makanya pendapat anda sgt tdk bs diterima akal sehat.

      Hapus
    6. MASUK AKAL LULUSAN AKABRI SETELAH MENJALANI KARER ANGKATAN THN 97 AL ...AL KURANG LEBIH 160 ...100% MENNING DAN DI PECAT 40 ORANG . FAKTA DI AL GAK PERCAYA SILAH KAN CHENK PASTI ADA LEBIH PAHAM .
      SOAL KAWAL BARANG HARAM KE SINGAPORE 100% IYAA...DULU 1998 KAMI LIAT FAKTA . KABARNYA SEKARQNG RADA BERKURUNG . SARAN BUAT ANO ANO....PEJABAT BUSUK KERAP MERUGIKAN NKRI MALAH DI LINDUNGI BAKAL BERAKIBAT FATAL BUAT KELQNGSUNGAN SEBUAH NEGARA .FAKTANYA KE.SANA ....YG DI UNTUNG KQN SEGELINTIR ORANG ...YG BANGKRUT INDONESIA .

      Hapus
    7. Maaf sayaa...ralat al angkatan 1987 ....1987 !!!!

      Hapus
    8. tidak mempercayai bukan berarti melindungi, hanya saja dibutuhkan data yg nyata supaya bisa dicari cara mengatasinya.. begitu maz ano 01.46..

      Hapus
  7. mau jadi tentara aja harus punya fulus banyak lho, coba deh murni..... dijamin ga masuk, mau tingginya 175, badan sehat, gigi ga ompong, kalo ga ada fulus dah....dah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. masalahnya banyak juga yang ngebet jadi tentara karena tergiur gajinya, sementara persyaratan belum bisa terpenuhi akhirnya maksa dengan cara nyawer.

      Hapus
    2. BENTUL BRO..KIKIKIKIK

      Hapus
  8. Emm...TI LONDON anda bellom bicara kami sudah paham duluan
    Tradisi orde baru di tubuh tni tingkat bintang masihh menyala yala... di sama pak beyee...malah lebih buruk . Jangan heran para bintang oknum...di tni bertaburan rumah mewah plus istri muda hehe....tni indonesia se kelas negara gak bertuan zimbabwe africa apa gak maluu....kita rakyat jelata ....ke yataan nya memang iyaa...banyak ke bocoran tampa bisa di sentuh hukum .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih anda telah menunjukkan kebobrokan pada bintang kami, tapi bisakah anda menyampaikan hal yang sama pada pemerintah anda Karena setau saya pemerintahan anda sekarang kurang lebih sama semetara mulut kalian selalu banyak cincong ditempat kami tapi sebaliknya mulut anda terkunci ketika di rumah kalian.

      Hapus
  9. klau korupsi emang empunya indonesia......
    mang faktany gitu kok ngapain malu

    BalasHapus
  10. Nah itulah sedihnya !!!
    Jaman Sukarno sebagian rakyat menyalahkan kebodohan mereka karena jaman Belanda,,,
    Jaman Suharto sebagian rakyat menyalahkan kemiskinan mereka karena jaman Sukarno,,,
    Jaman Reformasi sebagian rakyat menyalahkan kurang kayanya mereka karena jaman Suharto,,,
    Nanti apalagi yang mau disalahkan???

    Bangsa yang masih senang berak dan mandi dikali, yang masih suka nyrebot tanah kosong milik orang/negara, yang masih suka nyampah di pinggir rumah orang lain, yang masih suka ngegebukin orang lain yang berbeda faham, yang suka berteriak demi demokrasi hanya untuk kepentingan golongan sendiri,,,, jangan harap bisa hilang korupsinya ! karena kalau yang kecil aja begitu apalagi yang di atas ,,,,??? kapan selesainya nih siklus kebodohan???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin setelah jaman ESBEYE Sebagian Rakyat Indonesia masih menyalahkan kurang kanyanya mereka karena berkurangnya kesempatan untuk korupsi.

      Untuk alinea terakhir, sifatnya masih lokal aja tidak usah didramatisir. didunia ini tidak mungkin segalanya sempurnah, beda kepala beda persepsi anggaplah itu sebuah warna, bila merasa itu sebuah kesalahan maka sebaiknya kita mula menunjukkan dengan sikap bijaksana tanpa menarik urat leher, tapi harapan untuk lebih baik terus harus lebih diperkuat.

      Hapus
  11. kenapa mesti pake acara nuduh-nuduh. tinggal dihitung aja dana yg dikelurarkan berapa, alutsista yg dibeli apa. beres kan???

    BalasHapus
  12. Mendekati kebenaran, bisa kita lihat banyak anggota TNI menjadi beking, mulai dari pengawalan kendaraan, debt collector, private body guard, pengawalan tempat hiburan dll, pembelian alutsista juga belum transparant, banyak alutsista yg kita tahu, seperti SAM buatan china yg gagal terus mengenai sasaran, rudal grom yg bermasalah, harga alutsista yg kemahalan dll, pertikaian antara TNI dan Polri dll......TERBUKTI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Linknya donk untuk TERBUKTI nya.

      Hapus
  13. Akui saja dan perbaiki, sudah rahasia umum.......

    BalasHapus
    Balasan
    1. BENTUL BRO...KIKIKIK

      Hapus
  14. Ternyata tni tdk berbenah.. maju sedikit sangat membahayakan bagi kepenringan asing di indonesia.. MEF twrpenuhi.. mungkin santa fe, newmont dan freeport akan ditendang.. krn indonesia tdk bisa didikte lagi krn sdh mandiri.. memang LSM anjing.. ki demang nya londo inlander.. pengkhianat bangsa.. semoga LSM itu akan mati dng sendirinya krn kita bersatu.. BERSATU KITA TEGUH.. BEECERAI KITA RUNTUH..

    BalasHapus
  15. lagi2 LSM..lsm dari luar lagi..maunya apa sih..

    BalasHapus
  16. masak beli alutsista harus di tulis ke publik, musuh ketawa ketiwi donk..

    BalasHapus
  17. yang paling bodoh adalah mempercayai data lsm asing...keinginan negara untuk memperkuat alutsista untuk menjaga negara jgn sampai kalah dengan mulut gonggongan anjing lsm2 asing, sedang icw sendiri untuk masalah dana alutsista dah mahfum..padahal icw sendiri galak pada pos2 yg lain

    BalasHapus
  18. GAK HERAN..,LIHAT TUH JENDRAL2 YANG GENDUT2..KIKIKIK..SUDAH BUKAN RAHASIA LAGI..,MUNGKIN TIDAK SEPARAH JAMAN SOEHARTO DULU..TAPI YAKINLAH MASIH BANYAK TUH KORUPTOR DI MILITER..KIKIKIK

    BalasHapus
  19. yg sangat bahaya itu korupsi di perwakilan rakyat, karena mereka yg membuat membuat undang2, mereka bisa saja "melegalkan" korupsi, dgn cara menghilangkan hak penyidik pemberantas korupsi.

    BalasHapus
  20. waduh segala cara di mainkan mereka untuk melemahkan indonesia....

    BalasHapus
  21. Dewan parlement kan sudah kendali demokrat apa bedanya istana ama dpr ,kan sami mawon !

    BalasHapus
  22. Ano 17,37...untuk apa di maluin...memang kenyataan

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenyataan yg harus di rubah n perbaiki, brother...

      Hapus
  23. Contoh belli hercules angkut c130 barang bosok 9 buah . Bakal bertahan seberapa lama rongsokan asal auusi ?..... selain desain lama hercules bekas hanya di polas warna perawatan tinggi mahal luar biasa . Aturannya para tinggi negara dari sekarang pakek otak bukan merampok pikirkan buat masa panjang . Misal ...misal pesawat angkut belli baru irit bahan bakar murah perawatan antonov an 70 canggih 30% bahan bakar lebih irit daya angkut 30 ton ,jangkuan 6500km .harga murah 60 sampai 70 juta dolar di banding harga se class .harga A400 bisa sampai $200 juta dolar lebih .

    BalasHapus
  24. Paling bahaya ialah korupsi hak-hak rakyat seperti Indonesia saat masa orde baru. Hal ini sekarang dipraktekkan betul oleh singapore dan malaysia yg korupsi hak-hak rakyat lewat berbagai peraturan dan bermacam kebijakan anti demokrasi. Rakyat singapore dan malaysia dibungkam oleh pemerintah, sedang pejabat mereka menghabiskan uang negara tanpa ada kontrol atau kritik dr wakil rakyat. Kalau ada yg coba mau kontrol dan kritik pemerintah siap-siap aja masuk penjara, rakyat hanya jadi pecundang dan pengecut...

    BalasHapus
  25. Gempur terus koruptor, selamatkan kekayaan negara untuk kemakmuran rakyat indonesia, caranyya : Tingkatkan kesejahteraan penjaga negara (TNI), Tingkatkan Alutsista TNI untuk menjamin tidak ada maling masuk rumah indonesia. Nasionalisasikan semua kekayaan negara seperti minyak, gas dan produk tambang lainnya, bila perlu menjajah seperti yang dilakukan Amerika, Israel dan Uni Eropa

    BalasHapus