Radar itu ditempatkan di puncak gunung di daerah utara Hsinchu, mulai memberikan keterangan pengawasan setelah acara dipimpin Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Taiwan, Jenderal Angkatan Udara Yen Ming, Jumat.
"Radar itu dapat memberikan kita peringatan lebih dari enam menit untuk mempersiapkan serangan-serangan mengejutkan," kata Letnan Jenderal Angkatan Udara Wu Wan-chiao, kepada AFP.
Suratkabar "Liberty Times" memberitakan sistem peringatan bertahap berharga 1,38 miliar dolar AS itu dapat mendeteksi benda-benda yang terbang sampai sejauh 5.000 km. Sistem itu memungkinkan Taiwan memiliki pengawasan luas ketika Korea Utara meluncurkan roket Desember dan China melakukan uji coba sistem anti-rudalnya kemudian.
"Ini adalah sistem paling canggih jenis itu di dunia, dan itu diperlukan sekali karena China mengarahkan lebih dari 1.000 rudal balistik ke Taiwan," kata Chano Shih-chang , waktu itu adalah menteri pertahanan di parlemen tahun 2011 dan menambahkan sistem itu juga mampu mendeteksi rudal-rudal jelajah.
Hubungan antara Taipei dan Beijing membaik sejak Ma Ying-jeou dari Partai Koumintang yang bersahabat dengan China menjadi presiden pada 2008.
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.