Armada yang terdiri dari kapal perang Khark dan kapal perusak Shahid Naqdi tiba di pelabuhan Sudan pada Senin (29/10) sebagaimana dilansir Fars News.
Menurut laporan kantor humas angkatan laut, kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan perdamaian dan persahabatan ke negara-negara tetangga dan menjamin keamanan transportasi dan pengiriman dari pembajakan laut.
Para komandan armada tersebut dijadwalkan akan bertemu dengan komandan-komandan Angkatan Laut Sudan selama mereka tinggal di negara Afrika Utara itu.
Angkatan Laut Iran telah melakukan patroli anti-pembajakan di Teluk Aden sejak November 2008, ketika perampok Somalia membajak kapal kargo carteran Iran, MV Delight, di lepas pantai Yaman.
Menurut resolusi Dewan Keamanan PBB, negara-negara yang berbeda dapat mengirim kapal-kapal perang mereka ke Teluk Aden dan perairan pantai Somalia untuk melawan bajak laut dan bahkan dengan pemberitahuan sebelumnya kepada pemerintah Somalia dapat memasuki wilayah perairan negara itu untuk mengejar perompak laut.
Teluk Aden yang menghubungkan Samudera Hindia dengan Terusan Suez dan Laut Mediterania merupakan jalur energi pentingdan tercepat bagi ribuan kapal yang berlayar setiap tahunnya antara Asia, Eropa dan Amerika.
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.