Senin, November 07, 2011
0
PARIS-(IDB) : Menteri Luar Negeri Perancis, Alain Juppe memperingatkan bahwa serangan militer terhadap Iran atas program nuklirnya dapat "benar-benar mengacaukan" Timur Tengah.
 
Hal itu dikemukakan Juppe kepada radio Europe 1 Ahad (6/11) seraya menegaskan bahwa "intervensi militer dapat menimbulkan kekacauan secara luas di kawasan."
 
Ditambahkannya bahwa sanksi terhadap Iran harus ditingkatkan dan "segala upaya harus dilakukan" guna menghindari agresi terhadap Republik Islam.
 
"Kami telah memberlakukan sanksi yang terus meluas, kami dapat meningkatkan tekanan terhadap Iran," katanya.
 
Ditegaskannya, "Kami akan terus melanjutkan jalan ini karena intervensi militer bisa menciptakan situasi yang benar-benar kacau di kawasan. Semuanya harus dilakukan guna menghindari [hal-hal] keterlanjuran."
 
Jumat (4/11) Presiden Israel Shimon Peres menyatakan bahwa kemungkinan serangan ke Iran semakin menguat.
 
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu kepada Knesset Senin pekan lalu berupaya menggalang dukungan bagi serangan militer terhadap Iran.
 
Didukung oleh Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, dan Menteri Luar Negeri, Avigdor Lieberman, Netanyahu menyatakan bahwa Israel harus terus mendorong Barat memberlakukan tekanan ekonomi dan politik lebih hebat terhadap Iran.
 
Dikatakannya pula bahwa setiap aksi anti-Iran harus dilakukan dengan koordinasi penuh Amerika Serikat.
 
Israel, yang memiliki lebih dari 300 hulu ledak nuklir, bersama dengan AS menuding Tehran mengacu pada produksi senjata destruksi massal dalam program nuklirnya.
 
Menyusul tekanan AS dan Israel, Dewan Keamanan PBB telah memberlakukan empat putaran sanksi terhadap Iran.

Sumber : Irib

0 komentar:

Posting Komentar