Sabtu, Agustus 23, 2014
0



PAPUA-(IDB) : Prajurit Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir yang tergabung dalam tim terjun payung (free fall) melaksanakan latihan terjun payung di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (21/8/2014).


Kegiatan terjun payung (free fall) yang dipimpin Komandan Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir Mayor Marinir Freddy Ardianzah dan diikuti 21 peterjun pilihan dari batalyon yang bermarkas di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya tersebut dalam rangka persiapan mensukseskan Sail Raja Ampat tahun 2014.

 


Mayor Marinir Freddy Ardianzah mengatakan dalam pelaksanaannya pada hari ‘H’ tanggal 23 Agustus 2014, para peterjun dibagi menjadi dua bagian, delapan peterjun pertama mendarat  di atas geladak KRI Makassar-590, sedangkan 13 peterjun lainnya dengan menggunakan pakaian adat Papua mendarat di depan tenda undangan VVIP.

 


“Dari ketiga belas peterjun tersebut terdapat tiga peterjun yang membawa banner yang bertuliskan Sail Raja Ampat 2014, logo Mabes TNI, dan bendera Merah Putih,” tegasnya.

Sail Raja Ampat 2014 dengan tema ‘Membangun  Bahari Menuju Raja Ampat Ke Pentas Dunia’ merupakan event internasional yang mempunyai tujuan  untuk meningkatkan perekonomian daerah terutama melalui sektor pariwisata bahari.

 


Puncak acara Sail Raja Ampat  yang akan dihadiri Presiden Republik Indonesia  DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Sail Indonesia yang keenam kalinya, lima edisi Sail Indonesia sebelumnya yaitu Sail Bunaken 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi - Belitong 2011, Sail Morotai 2012, dan Sail Komodo 2013.




Sumber : Kormar

0 komentar:

Posting Komentar