Selasa, November 19, 2013
17
DARWIN-(IDB) : Kasus penyadapan telepon Presiden SBY dan pejabat Indonesia lainnya tidak mempengaruhi pelaksanaan kerjasama militer kedua negara. Buktinya, latihan militer bersama antara Australia dan Indonesia yang melibatkan jet-jet tempur kedua negara dimulai Selasa (19/11/2013), di Darwin, Northern Territory. Sekitar 200 prajurit dari kedua negara ambil bagian dalam latihan bersandi Elang AusIndo tersebut.

Komandan Skuadron 75 Angkatan Udara Australia Peter Mitchell menjelaskan, berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan Angkatan Udara Indonesia akan menjadi fokus latihan yang akan berlangsung seminggu.

Sebanyak delapan jet tempur jenis FA-18 Australia dan enam jet temput F-16 Indonesia akan terbang di wilayah udara Australia utara selama latihan.

Menurut Mitchell, hubungan taktis dengan Angkatan Bersenjata Indonesia sangat penting bagi Australia.

"Latihan ini akan fokus pada level taktis, yang memungkinkan pilot-pilot Australia dan Indonesia berbagi pengetahuan," jelasnya.

Mitchell menekankan hubungan antara para pilot Angkatan Udara kedua negara sangat erat. "Kami tidak terlibat dalam urusan kebijakan dan isu diplomatik. Hubungan kami begitu eratnya, dan kami senang bekerja sama," katanya.

Jet-jet tempur kedua negara akan mengambil basis di Pangkalan Angkatan Usara Darwin dan hanya akan melakukan latihan terbang pada siang hari.
Sumber : RadioAustraia


17 komentar:

  1. Kok nggak ada latihan penyadapan bersama ya? :>)

    BalasHapus
  2. pemerintah tni mirip badut hanya jadi lelucon , di satu sisi diplomasion dubes ri di pulangkan protes kerras katanya . rakyat siap dukung siap jadi martil bella negara , tni malah sebaliknya jadi jogos barat yg kita tahu kerap merugikan nkri dari saman orde baru .

    BalasHapus
  3. Gw khawatir sama pesawat tempur TNI yg di kirim kesana!!!

    Khawatir jangan" nanti malah di tempelin chip yg membahayakan buat pesawat tempur tersebut

    BalasHapus
  4. mau maunya kerja sama dgn setan....

    BalasHapus
  5. sadap, sedap, sodap, sedep.... ueeenaaak tenan..

    BalasHapus
  6. Gini aja!...
    Kita rame2 mengkritik BIN, Polri, dan TNI, agar segera serius dlm tugasnya melindungi dan mengamankan kedaulatan NKRI di ranah informasi/telekomunikasi negara...
    Peperangan kita dgn negara2 brengsek, spt ausi, diusahakan terbatas dlm hal inteljen/informasi saja... shg tdk begitu kontra-priduktif dgn tujuan Nasional kita...
    Bukannya takut mati dlm perang, tp kita perlu melihat orang disekitar kita dan bangsa Indonesia secara keseluruhan...
    Dan, klo ingin hidup damai kita harus siap perang, hrs punya militer menggetarkan, laki2 yg tdk takut mati di jalan kebenaran...
    Semoga Alloh SWT senantiasa memberi keselamatan dan kebaikan pada diri kita semua serta bangsa Indonesia scr keseluruhan...

    BalasHapus
  7. kalaokita disadap...., seharusnya dibalas dengan menyadap dan mencuri data intelijen mereka secara senyap. Gitu aja kok repot... :p

    BalasHapus
  8. para jenderal brengsek ...bgn kelakuaanya ...iti presiden pemimpin tertinggi kalian yg di sadap kok malah gak interes dgn keadaan ...nhapain pekihara panglima dongok kaya gini yg pentingkan kesatuannya dari pada kepentingan negara ...tentara yg konon katanya pembela hak martabat negara malah pertingkan latihan ..biarpun latiha akan berlangsung satu jam lagi kalau kepala negara terusik karena kasys begini batalkan jenderal ..nih tni au dongok abis deh...ganti aja kasaunya percuma orangmya gak setia terhadsp kep.negara.

    BalasHapus
  9. Terbongkarnya kasus ini adlh "kemenangan" bg Indonesia...
    Ibarat perang terbuka, kekuatan dan pangkalan militer mereka sdh diketahui TNI. Tinggal gmn kemampuan tempur dan strategi TNI menghancukan kekuatan ausi.
    Ini ibaratnya, Bro!

    BalasHapus
  10. Presiden SBY sdh pidato dan memerintahkan spy dihentikan latihan militer bersama dg australia krn skandal penyadapan

    BalasHapus
  11. TNI KAN BABUNYA AUSTRALIA. SEDANGKAN RAKYTNYA BABUNYA MALAYSIA..SBY BABUNYA SI ABOT.

    BalasHapus
    Balasan
    1. HUSSHH... BABU GAK BOLEH NYELA SESAMA BABU...!

      Hapus
  12. wah marah nya cuman drama doank bullshit... gak tahan nunggu 2014 ganti lah pemimpin pencitraan kayak gini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan itu latihanya udah terlanjur basah..jadi terpaksa harus dilaksanakan..baru kedepanya benar2 dihentikan

      Hapus
  13. Presiden 2014 - 2019 hrs sosok yg lebih baik dan lbh hebat dr yg skrg...
    Saya memberi SBY Nilai 9, dr 10...
    Klo saya pribadi gak berani mencalonkan diri soalnya saya tahu diri saya gak mampu mendapat nilai 9...
    Pengganti SBY hrs mampu dpt nilai minimal sama yaitu 9,0 syukur bs 9,1..

    BalasHapus
  14. buat ano2 yg lain itu acara sblm sby ngehentikan kerjasama baik intel dan militer
    karna skrng sby dah menghentikannya hasilnya begini



    http://m.news.viva.co.id/news/read/460173-panglima-tni-tarik-jet-tempur-dari-australia

    BalasHapus
  15. alhamdulillaah..akhirnya kami bisa mendongakkan kepala di hadapan mereka ( aussie ) yang selama ini suka meremehkan bangsa ini...seolah bangsa ini tidak punya jati diri lagi...terima kasih mr.president..

    BalasHapus