Sabtu, Juli 27, 2013
12
KIEV-(IDB) : Ukraina telah berhasil menguji coba sistem rudal ringan anti-tank portabel baru "Corsar" di lapangan tembak dekat Kiev, 25 Juli 2013. Rencananya pengembangan Corsar akan rampung pada akhir 2013 ini, pengembang sistem rudal mengatakan.
Sistem rudal anti tank Corsar
Sistem rudal anti tank Corsar.
Menurut pengembang Corsar, Biro Desain Negara Luch Ukraina, Corsar memiliki jangkauan tembak hingga 2.500 meter - hampir dua kali lipat jauhnya dari sistem rudal ringan anti-tank portabel yang ada saat ini. Corsar dapat dioperasikan pada temperatur minus 40 derajat dan plus 60 derajat celcius, ujar perusahaan tersebut.
"Kami akan memasarkan sistem ini dan segera mengadakan kontrak pada 2014 jika pengembangan selesai pada akhir tahun ini," kata seorang juru bicara Luch kepada RIA Novosti.

Peluncur dan rudal anti tank Corsar
Peluncur dan rudal anti tank Corsar.
Corsar ditujukan untuk menghancurkan target kendaraan lapis baja modern yang statis maupun bergerak, kendaraaan lapis baja monolitik termasuk (yang menggunakan) lapis baja reaktif (ERA), helikopter dan kendaraan udara tak berawak, dan benda-benda lainnya.

Spesifikasi
Jangkauan
2500 meter
Waktu terbang (kecepatan maksimum)
10 detik
Hulu ledak
Tandem hollow-charge
Kaliber 105 mm
Panjang peluncur
1,16 meter
Diameter
0,112 meter
Bobot
18 kg
Temperatur pengoperasianMinus 40 - Plus 60 derajat celcius

Sistem rudal anti-tank ini akan dibanderol dengan harga sekitar US$ 130 ribu - yang menurut pengembang harga ini tiga kali lebih murah dari sistem anti-tank buatan barat yang ada saat ini.






Sumber : Artileri

12 komentar:

  1. ayo pa menhan di beli mumpung anget,barang sudah di gelar tinggal tunggu apa lg...mantab dah

    BalasHapus
  2. Dah beli Javelin ma NLAW kelihatannya kalo buat menghadapi tetangga gaduh sebelah dah cukup menggetarkan, cetar membahana,gelora di angkasa, geletar tiada tara.......
    Tapi kalo mo beli KORNET E, nah ini beda cerita :d
    by SU 35

    BalasHapus
    Balasan
    1. kornet tidak handal dipakai dihutan tropis, karena tipe pengendaliannya yg direct kontrol bukan fire and forget.

      mending anti tank yg ini dipasang 4 tabung saja di anoa atau komodo dah mantap

      Hapus
  3. y sabar donk.ntr jg akan di beli buat hancurin tank malaysia.ma markas FPI.

    BalasHapus
  4. Oke juga nih anti tank,lumayan kalo bisa diinstal ke anoa,biar anoa makin gress gitu

    BalasHapus
  5. Beli yg pinter sxan TOT & garansinya.

    BalasHapus
  6. selain NLAW-zepeline kan-TNI kita juga masih ada lho koleksi STRIM,Ambrust ,C90,PF89 RPG M80 dll.PT pindad jg skr udeh maen di SLT.

    BalasHapus
  7. anggota yonif 500 raider klo jogging bawa Matador

    BalasHapus
  8. setuju Ano 11.08 Beli yg pinter sxan TOT & garansinya. (h)

    BalasHapus
  9. Rudal anti tank ini kelihatannya merupakan pengembangan rudal anti tank yg menggunakan laser pemandu "Sophie" buatan Thales P'cis dan sama persisi dengan yg dibuat oleh Belarussia.
    Ukraina "berebut" pasar dengan Belarusia untuk mendapatkan kesempatan hadir di arsenal senjata anti tank TNI - AD namun sayang keduanya kandas di tengah jalan setelah ada keputusan penolakan dari Mabes TNI.
    Padahal spektek yg memenuhi persyaratan adalah rudal anti tank "Spike" buatan Rafael, Israel yang sayang tidak mendapat ijin ekspor begitu pula apabila mengakusisi produk "Spike" dari Polandia.
    Sedang pilihan utama adalah "Javelin" buatan US namun harganya mahal dan "manja" seperti senapan
    "M - 16". Sedang rudal anti tank " Kornet " buatan pabrik KBP, Tula Russia tidak masuk daftar pilihan.
    Dengan hasil pengembangan rudal tersebut kemungkinan masih ada celah untuk kembali menawarkan ke TNI siapa tahu keberuntungan mengiringi agen penjualan di Indonesia yg berarti biaya promosi yg telah di keluarkan sebelumnya dapat terkompensir. Ygq harus diwaspadai adalah apakah Belarussia juga melakukan pengembangan seperti yang dilakukan Ukrania? Kalau itu ya, berarti akan terjadi " pertarungan " kembali.

    BalasHapus
  10. jangan beli , mending duitnya untuk beli kondom anti peluru dan kalau bisa anti nuklir sekalian,supaya aman saat di razia ormas yang galau. Hahaha

    BalasHapus
  11. Hemmm....anti tank , indonesia yg perlu di benahi situkang belli , anti tank jevlin yg jellas rada bawel dan berat tidak tahan banting ,sukak macet , kata devisi infantri pengalaman perang irak .

    BalasHapus