Rabu, April 03, 2013
2
http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/04/01/170448/250x125/6-kandidat-kasad-pengganti-jenderal-pramono-edhie.jpgJAKARTA-(IDB) Pucuk pimpinan di tubuh TNI Angkatan Darat akan segera berganti. Sebab, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo akan pensiun pada Mei nanti.
Jenderal Pramono mengungkapkan telah merekomendasikan tiga orang letnan jenderal (Letjen) sebagai penggantinya. Siapa mereka? Adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu masih merahasiakannya.

Saat ini ada 6 orang jenderal bintang tiga aktif di tubuh TNI AD. Dua di antaranya berkarya di luar Mabes TNI. Berikut 6 jenderal yang memiliki kans menggantikan Pramono :

 1. Letjen Moeldoko 

http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/04/02/170960/250x125/letjen-moeldoko-berpeluang-besar-gantikan-jenderal-pramono.jpg

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Letjen Moeldoko merupakan salah saru prajurit yang memiliki karier moncer dibanding teman seangkatannya. Moeldoko merupakan peraih Adhi Makayasa di Akademi Militer 1981.

Saat menjabat sebagai Panglima Daerah Militer III Siliwangi, Moeldoko sempat ramai dibicarakan karena disebut-sebut menggelar operasi sajadah. Operasi itu bertujuan untuk membersihkan jamaah Ahmadiyah. Namun Moeldoko tegas membantah.

Karier pria kelahiran 6 Juli 1957 juga masih cukup panjang. Dia baru akan pensiun pada 2015 nanti. Jika melihat rekam jejaknya, Moeldoko memiliki kans menambah jumlah bintang di pundaknya.

 2. Letjen M Munir 

Letjen M Munir saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Pangkostrad). Hanya dalam hitungan dua tahun, Akmil 1983 itu, sudah meraih tiga bintang di pundaknya.

Begitu moncernya karier Munir, banyak kalangan yang memprediksi mantan Pangdam Siliwangi itu akan menjadi jenderal. Ditambah, Munir merupakan mantan ajudan SBY, hal itu menjadi nilai lebih. Masa pensiunnya pun masih panjang yakni, Oktober 2016.

 3. Letjen Budiman 

Untuk jenderal bintang tiga, Letjen Budiman termasuk yang senior. Budiman merupakan Akademi Militer angkatan 1978. Bahkan, dari segi angkatan, Sekjen Kemenhan itu lebih tua dari Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.

Pada tahun 2011 lalu, Budiman masuk dalam bursa calon Kasad. Tetapi takdir berkata lain, mantan Pangdam IV Diponegoro hanya menjabat sebagai Wakasad. Banyak pihak menilai dia harus 'mengalah' buat Pramono untuk mendapat bintang empat.

 4. Letjen Waris 

Karier Letnan Jenderal Waris terbilang cukup cemerlang. Dengan masa pensiun Desember 2015, terbuka peluang bagi Sekjen Wantanas itu untuk mendapat promosi menjadi Kasad.

Akmil angkatan 1981 itu dikenal sebagai jenderal tegas dengan gaya bicara yang spontan.

Pria berkumis itu juga sempat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) dan Pangdam Jaya.
 
   5. Letjen Geerhan Lantara 


Sama dengan Letjen Budiman, Letjen Geerhan Lantara merupakan jenderal senior. Keduanya sama-sama lulusan Akademi Militer 1978. Namun Geerhan akan memasuki masa pensiun lebih awal yakni Mei 2014.

Gerhaan dikenal sebagai tentara pemberani. Saat terjadi insiden Santa Cruz di Timor Timur 1991, Gerhaan yang berpangkat mayor ditusuk hingga terluka parah. 
 
Gerhaan juga pernah mengambil posisi dalam penanganan bencana setelah tsunami di Aceh.

 6. Letjen Gatot Nurmantyo 



Gatot Nurmantyo termasuk prajurit yang cepat meraih bintang di pundaknya. Saat ini Gatot berpangkat Letjen dan menjabat sebagai Dan Kodiklat TNI.

Sebagai Akmil 1982, Gatot termasuk perwira yang menonjol di angkatannya. Ia pernah menjadi Gubernur Akmil dan juga Pangdam V Brawijaya.

Dia menjadi salah satu yang memiliki peluang menjadi Kasad. 
 
 
 
 
 
Sumber : Merdeka
 
 
 

2 komentar:

  1. siapapun yang jadi kasadnya...whatever.. yang jelas esok bisa lebih mengerti kebutuhan akan TNI-AD.serta terus tingkatkan pelayanan ke semua sektoral di masyarakat. jangan kaya polisi..yang bisanya minta jatah...ke rakyat kecil

    BalasHapus
  2. Minta jatah ke turis juga ya broo..
    Hahaa

    BalasHapus