Senin, November 19, 2012
3
JAKARTA-(IDB) : TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar latihan bersama (Latma) dengan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) dengan sandi Latma Malindo Jaya 22AB/12.

Latma Malindo Jaya 22AB/12 adalah bentuk latihan bersama antara TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) dalam rangka peningkatan kerja sama dan hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam kemampuan operasi dan kesiapan unsur-unsur TNI AL dan TLDM untuk menghadapi ancaman di laut.

Latihan bersama ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme angkatan laut kedua negara, sekaligus juga digunakan sebagai tolak ukur kemampuan masing-masing Angkatan Laut terutama dalam bidang operasional dan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi baik dalam bidang persenjataan maupun piranti lunak pendukung latihan. Selain itu sebagai salah satu upaya untuk menyamakan persepsi dan tidakan dalam penanganan tindak kejahatan di laut khususnya yang terjadi di wilayah perairan masing-masing negara di Selat Malaka.

Dalam latihan bersama antara TNI AL dan TLDM tersebut akan dilatihkan beberapa materi diantaranya kemampuan mengaplikasikan dan mengembangkan dokrin, taktik dan prosedur operasi laut bersama khususnya prosedur pemeriksaan (boarding party) serta komando pengendali dan kerja sama secara taknis antar unsur TNI AL dan TLDM.
TNI AL pada pelaksanaan Latma Malindo Jaya 22AB/12 ini melibatkan unsur dua KRI dari jajaran Koarmabar yakni KRI Lemadang-632 dan KRI Clurit-641 yang sehari-harinya kedua kapal perang tersebut berada dibawah pembinaan Sutuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmabar serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar. Sedangkan TLDM melibatkan dua kapal perang yakni KD Mahawangsa-1504 jenis kapal pendukung dan KD Selangor-176 jenis kapal patroli lepas pantai serta Pasukan Khas Laut (Paskal).

Latma Malindo Jaya 22AB/12 akan dilaksanakan mulai tanggal 19 sampai dengan 26 November 2012 di Jakarta, yang tahap pelaksanaannya dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap latihanan di pengkalan, tahap manuver laut dan tahap pengakhiran. Tahap pangkalan meliputi kegiatan serimonial yaitu upacara pembukaan, kunjungan kehormatan (courtesy call) dan resepsi, sedangkan kegiatan latihan melliputi pertukaran materi keangkatanlautan, paparan OCS, diskusi dan Table Top Game (TTG), latihan bersama antara Satuan Komando pasukan Katak (Satkopaska) TNI AL dengan Pasukan khas laut (Paskal) TLDM serta kegiatan olah raga bersama.






Sumber : Koarmabar

3 komentar:

  1. Saya Masih tidak mengerti kenapa bangsa ini masih melakukan kerjasama dan latihan bersama dengan negara sebelah yg sudah jelas2 melecehkan&menganggap rendah NKRI tercinta ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Latihan bersama gk beda dengan panco gan.. Unjuk kekuatan,bukan mengalahkan.. Tujuaannya ya biar lebih terbiasa.. Jd nanti kita bisa membak sambil mata merem,karena sudah tahu targetnya.. ehehe..

      Hapus
  2. Halo bro..just info..bangsa Yahudi punya tujuan utama utk menguasai dunia,maka mereka akan mengkondisikan dunia ini akan dibawah genggaman dunia.berbagai cara mereka lakukan seperti menghancurkan negara islam seperti iraq,libya,iran,suriah,palestina juga berikutnya indonesia,malaysia.
    Jadi bro gunakan pikiran dan hati nurani kalian,mengapa negara2 khususnya negara berpenduduk muslim sering dilanda perang..?klo RI berperang dgn malaysia maka bangsa zionis Yahudi akan tertawa terbahak-bahak karena mereka brhasil mengadu domba.

    BalasHapus