Kamis, Oktober 18, 2012
0
ARC-(IDB) : Airbus,  produsen  pesawat   asal   Eropa, dan  GEDC   (Global   Engineering   Deans   Council),   organisasi  pendidikan teknik terkemuka, akan  menganugerahkan penghargaan bagi para individu yang secara  proaktif   telah  berhasil   membawa  ragam   variasi  ke  dalam         ruang  kelas   teknik.   Airbus   dan  GEDC  niatnya    akan   memberi      penghargaan      bagi   mereka     yang   berinisiatif  mendorong      para   murid   dari  berbagai  latar   belakang,   jenis   kelamin,   tingkat   sosial   dan   budaya,   serta  ketidakmampuan,   untuk  belajar dan sukses di jurusan insinyur teknik.

Pemberian       penghargaan        ini   memiliki    tujuan    jangka     panjang,     yakni    untuk    meningkatkan  keanekaragaman di dalam  komunitas pengajar dan ahli teknik, sehingga keanekaragaman tersebut  mampu   dicerminkan  ke  dalam         industri.  Dengan   adanya   penghargaan   ini,   maka   para   murid   juga  memiliki  kesempatan  lebih   untuk dapat  meraih  pengalaman  bekerja dengan tim-tim   yang  beragam  selama masa pembelajaran mereka.  

“Secara     global,  permintaan     terhadap     insinyur  teknik   terus    meningkat;     artinya   kami   juga   perlu  memperluas jangkauan serta menarik talenta-talenta baru ke dalam industri  ini,” ujar Sarah   Rajala,  Dekan dari Bagley College of Engineering di Mississippi State University sekaligus Ketua dari  GEDC.

“Dengan   penghargaan   ini,   kami   ingin  meyakinkan  bahwa  profesi  insinyur dibutuhkan   guna  melayani    industri,   sehingga    kesempatan       terbuka   bagi   siapapun.  Anugerah      ini  merupakan      suatu  penghargaan   bagi  masing-masing  individu,   atau  proyek   mereka,   yang  telah  berhasil  memperluas  keanekaragaman        pendidikan teknik secara global.”

“Di Airbus, kami memiliki sekitar 55.000 karyawan dengan lebih dari 20 bahasa yang berbeda dan  berasal dari sekitar 100 negara. Kami yakin bahwa perbedaan ini merupakan suatu kekuatan yang  penting dalam mendukung kesuksesan bisnis kami, mendorong inovasi, kinerja, serta keterlibatan,”  ungkap Charles Champion, Airbus Executive Vice President Engineering.

Setelah     peluncuran     penghargaan      ini,  GEDC    dan   Airbus    akan   membentuk komite   penghargaan  (Awards Committee) yang terdiri dari para ahli di bidang pendidikan, keragaman, serta industri teknik.  Komite   tersebut   akan  menentukan   pedoman   aplikasi   pendaftaran,   kriteria   evaluasi,   proses   seleksi,  serta proses pemanggilan para kandidat.

Airbus    merupakan      anggota     perusahaan      dari  GEDC     (Global    Engineering     Deans   : Council)    yang  merupakan  sebuah        organisasi     global   terkemuka.     Anggota    GEDC     terdiri  dari  para  individu   yang  bertanggung       jawab  atas    penetapan    agenda     bagi   pendidikan  teknik     tingkat  tinggi  di  negara   dan  universitas mereka.




Sumber : ARC

0 komentar:

Posting Komentar