Senin, Januari 14, 2013
52
KRI Cakra 401
KRI Cakra 401
JKGR-(IDB) : Laut Indonesia merupakan salah satu checkpoint yang paling penting di dunia kapal selam.  Sebagian besar dari perdagangan global harus melewati Selat Malaka dan perairan dangkal di sekitar pesisir kepulauan Indonesia.

Situasi ini membuat Indonesia membutuhkan kapal selam yang memiliki teknologi Air-Independent Propulsion (AIP) yang memungkinkan kapal selam bisa beroperasi di dalam laut  hingga 3 minggu, pada kecepatan rendah. AIP membuat diesel-listrik kapal selam sulit  terdeteksi.

Pada kenyataannya Indonesia hanya memiliki 2 kapal selam Cakra yang sudah lawas, serta beberapa Frigate dan Korvet untuk menjaga wilayah yang luas. Kehadiran kapal selam yang terbaik akan memperkuat penjagaan wilayah bawah laut Indonesia, terutama yang  hot spot . Pertumbuhan ekonomi Indonesia ikut mendorong terciptanya revitalisasi kapal selam ini.

Indonesia pun mulai melakukan perburuan terhadap kapal selam dengan kriteria: senyap, bisa bertahan lebih lama di dalam air dan mematikan. Pada tahun 2007, Indonesia melakukan tender untuk membeli 3 sampai 6 kapal selam pengganti. Peserta tender adalah: Perancis, Jerman, Rusia, Korea Selatan dan Turki.

Kriteria kapal selam yang diinginkan Indonesia ternyata sesuai dengan produk ekspor terbaru dari Howaldtswerke Deutsche Werft (HDW)- Jerman, yakni  U214 yang memiliki sistem AIP, Namun harganya lebih mahal. Kapal ini  juga digunakan dan dikembangkan oleh Korea Selatan, Turki dan India.

Jerman, Korea Selatan dan Turki yang mendapatkan angin untuk memenangkan tender kapal selam yang diinginkan Indonesia. Namun Rusia membuat gebrakan dan telah menjalin hubungan erat dengan Indonesia, melalui pengadaan berbagai peralatan pertahanan dalam beberapa tahun terakhir, untuk pengadaan: kendaran tempur, pesawat, serta Rudal Yakhont P 800/SS-N-26.

Indonesia menghargai upaya Rusia itu. Apalagi kapal selam improved Kilo 636M adalah pilihan teknis yang baik untuk lingkungan di Indonesia, dan populer di seluruh dunia.  Beberapa negara terdekat  juga telah mengoperasikan kapal selam ini, termasuk India dan China.

kapal-selam-kilo-indonesia
Herald- Australia, 5 September 2007 (Mark Forbes, Koresponden  Jakarta):

INDONESIA akan menyelesaikan kesepakatan $ 1,2 miliar dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, besok  di Jakarta, untuk mendanai pembelian kapal selam Rusia, tank dan helikopter. Akuisisi dua kapal selam Kilo Class yang handal itu, memiliki implikasi strategi yang signifikan dan bisa mengikis dominasi angkatan laut Australia di kawasan.

Juru bicara Angkatan Laut Indonesia, Sugeng Darmawan, mengatakan kepada Herald,  Indonesia  juga memiliki rencana jangka panjang untuk membeli delapan kapal selam Kilo baru lainnya dan dan telah dibahas. Perjanjian Besok  (6 september 2007) akan memperdalam hubungan militer  Rusia dan Indonesia, demi  meningkatkan kemampuan angkatan darat, laut, dan angkatan udara.  Kerjasama ini akan mengurangi ketergantungan Indonesia pada pasokan militer AS.

Berdasarkan kesepakatan itu, Rusia akan memberikan kredit  $ 1,2 miliar untuk membiayai pembelian peralatan militer. Indonesia akan mengakuisisi dua kapal selam konvensional paling canggih yang dibangun oleh Rusia, 22 helikopter dan 20 tank.

Langkah ini akan memicu meningkatnya kekhawatiran tentang perlombaan senjata di kawasan, dengan China, Jepang dan Australia yang juga terlibat dalam akuisisi militer berskala besar . Para pemimpin forum APEC , akhir pekan ini akan membahas pembangunan kekuatan militer yang mengkhawatirkan itu.

Ketua Pusat studi Pertahanan dan Strategis,  Australia’s national university (ANU) Hugh White mengatakan, pembelian kapal selam Kilo  ”secara signifikan menyulitkan” perencanaan angkatan laut Australia, karena kapal selam Kilo Indonesia akan memberikan ancaman nyata terhadap kapal perang permukaan Australia. “Ini adalah kapal konvensional Rusia berkualitas tertinggi, yang kehadirannya secara signifikan meningkatkan kemampuan Indonesia,” ujarnya. “Kapal selam itu memiliki tantangan sangat strategis bagi Australia. Jika terjadi konflik dengan Indonesia, kapal selam Kilo  sangat mempersulit pergerakan kapal-kapal perang permukaan Australia.”

Pembelian persenjataan skala besar yang terus berlanjut di kawasan ini, mengikis keunggulan Angkatan Udara dan laut Australia,  meskipun Australia telah meyiapkan dana $ 10 miliar untuk pengadaan kapal perang destroyer (Air Warfare Destroyer).

Lembaga Pertahanan Australia merencanakan untuk memiliki kapal perusak (destroyer) demi melindungi kekuatan militer yang berada di lepas pantai.

Laksamana Pertama Darmawan mengatakan angkatan laut Indonesia sedang mengusulkan armada 10 kapal selam dan 260 kapal permukaan dalam jangka panjang.

Presiden Vladimir Putin dan Susilo Bambang Yudhoyono akan menyaksikan penandatanganan kesepakatan besok (6 September 2007),  ujar  Juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, Edy Butar Butar.

Ini adalah kunjungan pertama pemimpin Rusia ke Indonesia dan kedua pemimpin akan mengadakan pembicaraan meliputi banyak aspek, sebelum melakukan perjalanan ke Sydney untuk KTT APEC.  Keduanya akan medorong Peningkatan perdagangan serta hubungan militer.

Brigadir Jenderal Butar mengatakan kesepakatan itu akan mengurangi ketergantungan militer Indonesia di AS. (Rompies Karuni).

Presiden SBY melihat modelKS  Kilo Class
Presiden SBY melihat modelKS Kilo Class
Lima hari setelah pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dengan Susilo Bambang Yudhoyono muncul berita: 

Voice of America (Sept 11/07) – Indonesia-Russia Arms Deal Raises Concern

Negara-negara di kawasan seperti Jepang meminta Indonesia untuk menjelaskan niatnya. Apakah Indonesia hanya membeli pengganti usang peralatan dan diversifikasi pemasok kapal selam? Apakah Indonesia hendak menempatkan diri secara mencolok di tengah perlombaan senjata yang relatif tenang di Asian ?  Atau Keduanya ?.  
www.defenseindustrydaily.com 30 Juni 2011:

Presiden Vladimir Putin mampir ke Indonesia untuk finalisasi pinjaman 1,2 miliar USD sebagai bagian dari kerjasama pertahanan dan untuk meningkatkan hubungan ekonomi. Indonesia pun menambah pembelian jet tempur flanker family  SU-27/30 seharga 335 miliar USD.
Juru bicara Kemhan (saat itu) Edy Butar Butar mengatakan kepada Reuter,  tidak ada bank yang mau menyelesaikan perjanjian tersebut. Rusia mengambil inisiatif dengan membuka paket kredit pertahanan itu selama 15 tahun ke depan.
Paket kredit untuk kapal selam tidak bisa dialihkan untuk alutsista lainnya. Adapun yang termasuk dalam daftar belanja adalah: 2  SSK Kilo Class attack submarines, 20 armored vehicles, serta 15-22 helicopters.
Komentar  President SBY:
“We want to diversify the sources of our equipment. Russia is offering us a generous package, and Russia also does not attach any conditions whatsoever. Russia is all business and does not attach any political conditions and that is the way we like it, and that is why we took up the offer.”
Sejak munculnya kekhawatiran Australia dan Jepang atas pembelian kapal selam Kilo oleh Indonesia, up date berita tentang pembelian dua kapal selam itu tidak lagi terdengar.

Namun yang jelas, barang-barang yang masuk ke dalam daftar belanjaan itu sudah berdatangan ke Indonesia: Tank BMP-3, Helikopter Mi35 dan Mi17, Sukhoi SU27/30.

Bagaimana dengan 2 KS Kilo ? Tidak jelas. Namun kontrak itu telah ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Wikipedia Rusia memasukkan Indonesia sebagai operator 2 KS Kilo, type 636M. Namun kepemilikan itu masih dibubuhi tanda tanya, dalam artian perlu verifikasi lebih lanjut. Beberapa wikipedia berbahasa non-latin, juga mencantumkan Indonesia sebagai pemilik 2 KS Kilo Rusia. Antara lain wikipedia berbahasa Korea.

Begitu pula dengan situs www.defenseindustrydaily.com . Situs ini meyakini Indonesia memiliki KS Kilo atau setidaknya berencana ke arah sana.

2 Agustus 2012:

Indonesia memesan memesan 3 kapal selam jenis U-209 dengan sistem internal kapal yang sepenuhnya modern. Pilihan itu dianggap efektif dan berbiaya rendah. Jenisnya diperkirakan antara  U209/1200 atau U209/1400.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan Indonesia resmi menandatangani kontrak  3 kapal selam Korea Selatan yang baru, di bawah skema transfer teknologi. Kapal selam baru pertama akan dibangun oleh Daewoo di Korea Selatan, dengan menghadirkan personil Indonesia dan pelatihan.  Pada tahap kedua akan dilakukan kolaborasi antara Daewoo dan PAL Indonesia. Tahap ketiga akan dibangun di Indonesia.

Biaya tidak diungkapkan, namun istilah-istilah itu bisa menjelaskan kenaikan harga.  Jakarta Globe: Kenaikan harga $ 300 juta USD.

Rencana Strategis Pertahanan Indonesia adalah memiliki 10 kapal selam pada tahun 2024.

Pertanyaannya adalah apakah ketika memasuki tahun 2024, dua KS Cakra masih bisa beroperasi atau harus dikandangkan karena faktor usia. Meski kedua KS Cakra telah di-upgrade di Korea Selatan, namun lambung kapal selam memiliki batas usia  (lifetime), akibat tekanan air saat kapal naik dan turun di dalam laut. Bisa jadi saat batas waktu MEF tercapai, jumlah kapal selam Indonesia kembali berkurang bahkan  bisa mendekati angka awal.

Rapat Kemenhan tanggal 9 Januari 2013 memutuskan untuk kemungkinan memajukan target MEF menjadi tahun 2019. Kok percaya diri banget ?. Ada apa ?

Kapal jenis  sub HDW  yang dipesan Indonesia ke Korea Selatan, juga diproduksi oleh Turki. Turki yang paham dengan proyeksi kapal selam Indonesia terus mengajukan penawaran meski Korea telah memenangkan tender 3 kapal selam.

19 Maret 2012:. Kenaikan Harga Turki Hurriyet Daily News :
Korea Selatan Daewoo Shipbuilding dan Marine Engineering mengumumkan telah memenangkan kesepakatan Indonesia sebesar $ 1,1 miliar untuk tiga kapal selam U209. Tetapi secara sepihak perusahaan Korea meminta pembayaran tambahan menjadi $ 1,4 miliar. “Sementara itu, kami memberikan tawaran terbaik kami untuk Indonesia pada 7 Februari. Sekarang kita sedang menunggu keputusan mereka, “kata pejabat Turki kepada Hurriyet Daily News. ”Kami pikir kami memiliki kesempatan.”

20 Maret 2012: Turki Hurriyet Daily News melaporkan Indonesia telah menghibur Turki atas hilangnya tender kapal selam baru-baru ini, yang Turki tampaknya hilang karena mereka tidak menawar dalam batas waktu yang ditentukan.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono ternyata membahas tender kapal selam masa depan (2024) yang melibatkan U214 subs di mana galangan kapal Turki sedang membangun kemitraan dengan HDW Jerman.

Korea Selatan juga membangun U214s dengan HDW dan siap untuk bersaing. Setiap tender Indonesia mendatang masih akan menarik. Indonesia dan Turki sedang menjajaki kontrak $ 100 juta untuk membangun radio militer dan rencana pembuatan “rudal” yang dirancang oleh Roketsan (kemungkinan 122mm dan 300mm roket, atau dipandu CIRIT 70mm roket), dan kemungkinan APC  FNSS Pars  8 × 8 APC. Malaysia telah  membeli Pars.

Wikipedia melansir, Indonesia juga memesan kapal Selam 209 ke Turki:

In December 2011, Daewoo won a contract to build Indonesia three 1,400-ton Chang Bogo-class submarines for $1.07 billion. Construction of the submarines will start in January 2012 for delivery by 2015 and 2016, for commissioning in the first half of 2018. They’ll be equipped with torpedoes and guided missiles. The submarines are described to be Korea’s original model, bigger and more advanced than Indonesia’s refurbished Type 209/1300. Initially the offered submarines were going to be in-service ROKN submarines. The sale will be done without the involvement of German companies. South Korea is currently the only country outside of Germany independently offering the Type 209 for sale.

Indonesia was also offered two license built Type 209 submarines manufactured by a group of Turkish (SSM – Undersecretariat for Defense Industries) and German companies (HDW/ThyssenKrupp), a deal reported to be valued at $1 billion. 

SSM was also offering the leases of Type 209 submarines until new submarines could be completed.  

The offer has since been superseded by the DSME submarine contract.

Tawaran Turki sangat menggiurkan karena (bersama HDW Jerman) akan memberikan lisensi perakitan U-209 serta dipinjamkan kapal selam sampai perakitan kapal selam selesai. Turki juga menawarkan pembangunan Roket dengan rancangan Roketsan.

U209/1400 Turki
U209/1400 Turki
Berbagai pesan Indonesia tentang kapal selam akhir-akhir ini:

3 Oktober 2012: Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA News): 

Pangkalan kapal selam TNI AL di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, akan selesai dibangun pada akhir 2012, dan segera beroperasi.

“Pada awal 2013, kapal selam dari Armatim (Armada RI Kawasan Timur) sudah bisa singgah di Teluk Palu,” kata Komandan Pangkalan TNI AL Palu, Kolonel Pelaut Boedi Oetomo, di Palu, Rabu.

30 Juli 2012: Pakta Kerjasama.

Indonesia dan Singapura menandatangani perjanjian penyelamatan kapal selam. Hal ini penting bagi kedua belah pihak. Singapura memiliki layanan kapal selam yang jauh lebih maju, sehingga keahlian mereka akan bermanfaat bagi Indonesia. RSN ini juga akan menguntungkan diri mereka sendiri, dengan memperluas zona bantuan sepanjang rentang yang sangat luas laut antara Samudra Hindia dan Pasifik.  

Bisa jadi Indonesia menyiapkan suplai kapal selam dari 3 negara: Rusia, Korea Selatan dan Turki.

Melalui Turki dan Korea Selatan, Indonesia akan belajar dan mendapatkan lisensi membuat U-209. Sementara lewat Rusia Indonesia mendapatkan kapal Selam Kilo Class, karena masa kreditnya diperpanjang 15 tahun.  Salah satu anggota DPR sempat mengatakan deal pembelian kapal selam dari Korea, mundur 4 tahun dari 2007.

Dengan kondisi ini bisa jadi TNI terlihat percaya diri untuk memajukan MEF  dari tahun 2024 menjadi 2019.

Dengan asumsi itu hingga tahun 2018 diperkirakan Indonesia akan mendapatkan 8 kapal selam baru, 6 dari Korea Selatan dan Turki, serta 2 dari Rusia.

Jangan-jangan sudah ada kapal selam yang  memasuki masa ujicoba sehingga TNI AL buru-buru membangun pangkalannya di Palu. Alutsista kategori strategis memang selalu terlihat abu-abu dan mengundang misteri.





Sumber : JKGR 

52 komentar:

  1. Sebaiknya jelaskan secara tertutup ke DPR (Wakil Rakyat) karena senjata ini adalah senjata Strategis...untuk awam biarlah dalam grey area.....biarlah negara2 tetangga juga berandai andai dalam mengukur kekuatan TNI-AL.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua alutsista Strategis mas Bayu, tidak terkecuali Kapal Selam. Selama Indonesia blm mampu membuat sendiri tentu dengan mudah akan masuk info kapan, darimana, berapa, dan kemampuan alutsista yang akan dibeli oleh Indonesia termasuk Kasel. Kalau sangat tertutup nanti Jane's Fighting Ship bisa bangkrut karena nggak mampu up dating info. Gpp pengadaan kasel tsb, yg penting dan sangat rahasia adlh taktik dan strategi opersionalnya. Sdh banyak exercise pencarian kasel kita oleh kapal atas air negara sahabat, bahkan oleh Malingsia kasel kita diburu, diubek-ubek dan diplototin dg alat sonar yg canggih dan...... Hasilnya nihil. Namun begitu exercices selesai kapal negara sahabat yg mencari keberadaan kasel kita justru di bokong dari belakang oleh kasel kita. Belajar dari sejarah kiprah korps Hiu Kencana yg sudah matang dlm pengoperasian kasel diesel elektrik, dimana sebermula dg kasel yg sangat minim fasitas kemudian beralih ke kasel yg agak lumayan fasilitasnya, tentu rencana pengadaan kasel yg baru diharapkan sesuai dg kebutuhan dan jumlah yg diperlukan dan syukur kalau kasel yg baru lebih bagus perform dari aspek ketahanan dan daya gempur serta piranti pengendusannya.

      Hapus
  2. udahlah jangan bermimpi, kita akui saja untuk saat ini kapal selam kita cuma ada 2 dan 3 dari korea selatan yang resmi dikontrak selesai semua sekitar 2019

    BalasHapus
  3. Untuk meredakan kekawatiran jpn dan ausi maka dibuatlah pilihan ks chang bogo korsel sebagai penyamaran,tapi proyek klas kilo rusia tetap trs berjalan,salut buat kecerdasan pemimpin RI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilihan jatuh ke Chanbogo karena, DSME sudah diakui kemampuan teknologinya oleh HDW Jerman. Yang berarti adalah, produk DSME dan HDW sami mawon. Yang berbeda adalah ongkos produksi dimana Korea pasti lebih kompetitive dibanding Jerman untuk itu Indonesia memilih Changbogo.
      Disamping platform, DSME juga menerima usul Indonesia, dimana piranti Combat Manajemen Systemnya ditentukan oleh Indonesia dan ada keterlibatan SDM dalam hal ini.
      Apalagi dlm waktu dekat akan segera berangkat rombongan teknisi Indonesia untuk melibatkan diri pada kegiatan produksi kasel yg akan dibeli Indonesia.
      Jadi, kurang tepat pembelian kasel Changbogo karena permintaan Jepang dan atau Australia. Sedangkan pada kasel Kilo dari Russi, sampai sekarang state credit dari mereka kan tetap berlaku untuk 2 kasel Kilo sebesar 600 juta $. Tinggal keputusan politis pemerintah kita kapan akan mengambil kasel Kilo di "Admiralty"Dockyards di St.Petersburg, Rusia.

      Hapus
  4. Mudah2an mimpi jd kenyataan

    BalasHapus
  5. aku cuma bs brkata. LANJUTKAN...!

    BalasHapus
  6. SEKILAS DARI TOPIX :
    PAJAJARAN wrote:
    BERAPA SICH SEBENARNYA ARMADA HANTU BAWAH LAUT YG DIMILIKI INDO YG DARI JERMAN...4..6..8,..? DAN BERAPA HANTU BAWAH LAUT YG INDO MILIKI DARI RUSKIE...4...6...8...??? SAAT INI DILUAR CAKRA CLASS

    401 u-209 cakra
    402 u 209 naggala
    411 kilo pasopati
    412 kilo bramasasta
    xxx 1 sub pinjeman dari rusia
    yyy 1 sub pinjaman turki

    mau datang lagi
    2 amur rusia, 2 u214 turki

    next project 3 cbg improved, 6 midget

    YANG SEBENARNYA, SPT APA.. WALLOHU 'ALAM.

    BalasHapus
  7. BERITA DISEBELAH TENTANG KAPAL SELAM JUGA PANAS DIBAHAS.

    BalasHapus
  8. AWAS....nick "Boleroes11" tu maloners yg kuliah di jakarta makanya bahasa indonya lancar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jgn suka komen begitu, ora apik! Becik ketitik ala ketara, kalau memang nggak suka nggak apa-apa yang suka sama saya masih banyak.
      Tapi ini konteksnya kan bukan kapal selem dan torpedo Pempek Palembang, ini kapal selam beneran yg jadi topiknya. Belum tentu yg komen disini sdh pernah melihat kapal selam, apalagi masuk dan berlayar di bawah laut. Mangkanya kalau komen jgn obral mimpi nggak cocok dg kenyataan. Daag!!!

      Hapus
  9. yang bikin agak aneh tu, tiap kali indo beli ato buat alutsista tetangga pasti pada heboh, pada geger, seperti besok pagi akan ada hari H, indonesia menginvasi mereka. Kasel indo itu ada berapa to? 2 tangan kita juga belum abis buat ngitung. Tapi bagus lah, "perhatian" mereka kpd indonesia menunjukkan bahwa indonesia, dengan segala ke-minimum-an alutsistanya, adalah negeri yg selalu disegani dikawasan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini mungkin berhubungan dengan masa lalu kita di era pemerintahan Bung Karno. Mereka Takut jika kita kuat maka Indonesia akan menginvasi seluruh Asia tenggara & Benua Australia :-D . Mereka rupanya tidak mengikuti perkembangan politik bangsa kita saat ini. Sangat disayangkan jika para tetangga kita masih berfikiran seperti itu saat ini.

      Hapus
    2. wkwkwk
      invasi ke ausi
      klo itu kyaknya gk nungkin gan
      tapiii yg jadi masalah kpentingan ausi di Indonesia bakal susah
      yaaa contohnya tnbang emas di papua lahhh

      Hapus
    3. Masalahnya, adalah wilayah negara Indonesia itu sangat strategis dipandang dari ilmu Geo Politik. Bentangan wilayah dari Sabang sampai Merauke sama dengan jarak London sampai Turki, blm lagi potensi Sumber Daya Alamnya, jumlah penduduknya, iklimnya yang hangat dan merupakan lintasan strategis bagi negara pengimpor bahan baku industri dan pengekspornya. Hampir tiap hari the Giant Tanker berlayar lewat selat Lombok pergi pulang belum lagi Eskader Armada ke 7 dan sekarang China lalu lalang melewatinya untuk keperluan Macht Vertoon alias unjuk gigi.
      Untuk itu, dapat dimaklumi apabila Indonesia kuat militernya, mereka tidak bisa sembarangan menggunakan fasilitas ALKI 1,2maupun 3 se enaknya saja. Paling tidak sekedar pemenuhan Protokol Diplomasi untuk lewat, tapi benar2 tertib. Contoh konkrit jaman Armada kita masih kuat tahun 1966 -1978 dengan gagahnya RI Irian Criser dan beberapa Destroyer , Frigatte serta 2 kapal selam mampu membendung eskader Inggris yang mau lewat selat Sunda ke Singapura dan tunduk lewat selat Lombok.
      Dari selat Lombok lewat laut Jawa dan sesampai di utara pulau Madura mereka mencoba memprovokasi pertahan udara kita dengan menerbangkan pesawat tempurnya namun tidak berani karena puluhan meriam penangkis udara 57 mm menyalak bersahut-sahutan dari mulai Sidoarjo sampai Gresik, waktu itu Kosek Hanudnya terutama radar kena dibohongi oleh sebaran "chaff". Akhirnya armada udara kita jakni Mig -21 dan Pembon Tu-16 KS ( Kometa Systema) yakni rudal udara ke darat menggiring dan melakukan pengawalan kepada eskader Inggris agar tertib layar. Kejadian di utara pulau Bawean waktu eskader Armada 7 tanpa ijin menerbangkan pespurnya dan melakukan penerbangan yang membahayakan penerbangan sipil, kita juga bertindak cepat dimana waktu "scramble" pesawat F-16 kita cuma beberapa menit sudah sampai lokasi pesawat2 AS, namun terpaksa kita harus menggoyang wing pesawat sewaktu pesawat AS membalikan tubuh sambil pamer rudal serta mengunci F-16 kita. Coba kalau kita kuat militer kita pasti diladeni kekurang ajaran AS tersebut.
      Jadi hal tsb bukan karena politiknya Bung Karno kita, yang jelas kalau militer kita kuat, seluruh negara di dunia ini akan berhitung lama untuk melakukan sesuatu yg bersifat gangguan apalagi lebih dari itu,
      Itu sebabnya, kita harus maju di militer, agar militer kuat ya harus ada kemauan kuat dari seluruh komponen bangsa untuk menuju kesana dengan menyiapkan Industri hulu yang kuat, jangan bijih besi saja masih impor, pabrik mesin perkakas belum punya, sudah 50 tahun berdiri ya masih berkutat di riset roket lha kapan punya prototype yang akan dijadikan standard produksi massal, nggak taunya pabrik propelan belum punya, pipa khusus untuk roket juga belum punya pabriknya, semua hasil produk militer kita dari yang paling tinggi teknologinya sampai yang kelas ecek-ecek masih tingkat assembling. Lha wong paku pesawat saja masih import, ban panser masih impor.sedih rasanya, tapi ya sudah itu yang harus dilakoni Republik kita ini, karena senengnya eker2-an, menang dewek, dan sudah hilang yang namanya ajaran "Nation and Character Building" sudah nggak ingat sama pengorbanan para pahlawan kita yang berjuang berdarah-darah bahkan meregang nyawa demi kecintaannya agar Republik Indonesia ini gagah perkasa. Sekarang yang ada bagaimana cepat kaya, cepat jadi pejabat duuh Gusti ampun. Wis...ach nanti saya nangis.

      Hapus
    4. waduh...anda ketinggalan bener bro soal kemajuan indonesia... malah terkesan meremehkan atau emang betul 2 terlalu bodoh.
      mbok yao...kalau mau nulis di chcek dan richeck lagi.

      indonesia sudah lama ekspor biji besi, malah akibat larangan pemerintah ekspor mentah barang2 mineral (akibat melonjaknya ekspor itu sampai tak terkendali).
      coba kau cari dan baca dg kata kunci :
      "biji besi indonesia, ekspor" kau akan dapati banyak artikel di situ.
      contoh :
      http://www.neraca.co.id/2012/02/21/sepanjang-2011-ekspor-bijih-besi-melonjak-407/
      atau
      http://www.lensaindonesia.com/2012/06/14/akibat-ekspor-mineral-gila-gilaan-cadangan-biji-besi-sisa-9-th.html


      atau masalah pabrik mesin perkakas yang anda tulis belum punya :
      check dulu dg kata kunci :

      "pabrik mesin perkakas, indonesia" akan kau dapati banyak sekali artikel ttg pabrik mesin perkakas.
      contoh:
      http://www.bisnis.com/articles/industri-mesin-perkakas-diproyeksi-tumbuh-7-percent

      pabrik propelan indonesia...anda lagi2 salah.... coba kau gunakan kata kunci "pabrik propelan, indonesia"...maka akan kau dapati artikel 2 ttg itu.
      contoh :
      http://www.topix.com/forum/world/malaysia/T0O06GEUVOA2H21T6
      dan
      http://pojokmiliter.blogspot.com/2012/01/indonesia-bangun-pabrik-propelan.html

      teknologi militer indonesia kelas ecek2...?
      sinis betul kau...kurang ajar , : radar sudah mampu buat sendiri (indra, isra), CMS(combat manajemen system), sonar sudah mampu buat sendiri, satelit juga, alkom, jammer, IFV, canon IFV,
      APC wheeled and APC tracked, avionik pesawat tempur, smart bomb, assault rifle, missile macam seacat, UAV, vest bulletproof, hovercraft berbagai macam, dan masih banyak lagi.

      malah sebagian besar sudah non assembly..dibilang sebagian besar masih assembly.
      guoblog bener sih lu...dasar pemuja bule, penjilat bule.

      guoblog kok dipiara...belajar yg betul sana.



      Hapus
    5. >Anonim, memang saya guoblok, tapi saya kan pengin negara ini maju. Yang saya saksikan di Cigading, bijih besi (billet) itu masih import, buktinya
      conveyor belt yang membentang antara Pelabuhan Cigading ke Krakatau Steel. Itu bukti kalau bijih besi masih impor karena saya menyaksikan dari KM Sangkulirang yang sama2tambat di Cigading ada kapal dari Ukrania sedang bongkar billet lwt conveyor belt tsb.
      Saya memang golongan orang guoblok tapi saya banyak menyaksikan apa yang saya tulis, Billet diolah di tanur tinggi hasilnya Ingot, brupa batangan/ lonjoran besi mentah. Diolah kembali menjadi kawat atau lembaran baja. Banyak Ingot yg dilebur di pabrik besi baja diluar Krakatau Steel di daerah PuloGadung dan di Surabaya dimana ingot tsb diolah lagi dg campuran besi baja bekas dan untuk menguatkan aspek carbon ada yg dicampur dg calcine cook yg merupakan wise industri petrolium.hasil olahan ada seng, ada kawat ada lembar baja. Pabrik mesin perkakas spt mesin bubut, mesin gurinda, mesin jigshaw belum ada, sehingga sampai sekarang blm ada pabrik mesin -mesin apa itu mesin diesel, atau yg lain. Apalagi teknologi tinggi, spt radar, sy kenal ahli radar yg belajar ke luar negeri, ilmu yg didapat
      disertai janji jangan dipakai untuk industri militer. Apalagi Sonar, di AS yg mampu mengolah industri sonar hanya Edo, kalau kita minta data basenya nggak bakal dikasih karena Risetnya saja puluhan tahun. Sedangkan di teknologi control sistem kita mampu membuat yang ada baru tingkat pemeliharaan dan perawatan, kalau ada kemampuan perorangan sulit untuk direalisasikan menjadi industri karena ada riset ada uji coba dan tidak instant.
      Apa yg telah saya saksikan sendiri bukan googling, Mis pabrik mesin perkakas spt mesin bubut, mesin cetk jigshaw, mesin industri dasar kita masih impor dulu Texmaco di Subang sudah mau start untuk membuat mesin2 tsb namun kandas. Kemudian material dasar yg lain kita belum mampu contoh karena kita belum punya mesin cetak blok mesin mobil dan baja spektek blok mesin mobil kita masih impor. Sedangkan pada peralatan militer kita harus bangga karena banyak Engineering sudah dikuasai SDM kita. Anda kan belum pernah mengikuti kegiatan engineering, manufakturnya serta uji cobanya, yg anda tahu kan karena googling.
      Betapa sulitnya perjalanan pengusaan teknologi itu Mis untuk teknologi radar SDM kita belajar ke luar dg pembatasan ilmu, harus pinter nyolong ilmu yg masih disembunyikan , belum lagi teknologi sistem control,

      Hapus
  10. KILO KILO KILO ! GO KILO !
    Ayo indonesia gebrakan negara tetangga kita dengan membeli kapal selam kelas KILO dari Russia, kalo bisa belinya 5 aja udah cukup dan 8 kapal selam dari korea-turki, stroke,, stroke,, tuh Ausie hahaha, mereka bener2 paranoid di invasi indonesia Gan, coba aja ketik di google "indonesia will invasion/invade australia" pasti banyak forum orang australia yg paranoid akan invasi indonesia dan china, hehehe, apalagi buat negara jiran kita disebelah, hahaha di tiup aja udah hancur tuh negara,, kikikik

    Indonesia (Rank 15 GFP) Vs FPDA: Australia (23), Singapore (47), New Zealand (-), Malayshit (33) = semuanya kalah ! Indonesia Vs Britania (5) = Sulit, Tapi indonesia masih punya banyak alutsista yg belum tercatat di GFP (globalfirepower(dot)com), karena militer indonesia sangat rahasia, dan kalo bisa kembangkan nuklir juga, tapi nuklir itu jangan digunakan kalo tidak ada negara yg mau menjajah indonessia dan yg mau membom indonesia, Indonesia tidak pernah takut lawan Amerika atau Inggris,, Amerika kita strika! Inggris kita linggis ! Bangunlah indonesia dari tidurmu dan Jadilah macan Asia di bagian Selatan, yang ditakuti !

    BalasHapus
  11. @Anonim 11.32
    ane udah tau gan kalo @Boleroes11 tuh org luar..
    Emang ane lg liatin komen2nya dri kemaren gan..
    Lagian komen2nya juga gak bermutu dan kaya orang ketinggalan berita udah gitu slalu pro barat..
    Siapa lagi kalo bukan antek..
    Mmm bnv class dan armur class yg siap melumat wilyah selatan..
    Ini yg dsebut silent killer bro..

    BalasHapus
  12. Seinget ane ada petinggi negeri ini yang diwawancara pernah bilang kurang lebih gini: "udah, jangan nanya nanya terus soal KS, itu senjata rahasia, udah ya..."
    Hehehe... Multitafsir kan...

    BalasHapus
  13. mbahas kilo pasti selalu rameeeee....^^

    BalasHapus
  14. yakinlah ngak mungkin negara kita yg luas ini d jaga 2 ks lawas. ngak semua senjata strategis itu d umbar2, cuma negara bodoh yg ngumbar2 senjatany.
    ini bukan mimpi tapi inilah yg namanya rahasia pertahanan.
    semoga kita semua memahaminy......
    yg jelas buat umum kita punya 2 ks, sisany biar musuh yg ngitung.....

    BalasHapus
  15. patriot: knapa gak skalian bilang, ngak mungkinlah negara kita yg luas ini d jaga KCR n 4 fregat lawas.. n ngak mungkinlah negara yg luas ini d jaga 10 su-27/30 buat fighter kelas beratnya n cuma 10 f-16A/B block 15 ocu untuk fighter sedangnya...
    wkwkwkwk :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu ngak perlu lah bro, klau buat udara, kita mempunyai banyak peswt tempur berbagai jenis lebih dri 2 biji......
      buat d atas air kita mempunyai banyak kapal perang berbagai jenis lebih 2 biji....
      kecuali kita d udara punya 2 biji pesawat tmpur dan d atas air punya 2 kapal perang itu bru jdi pertanyaan.........

      Hapus
  16. pariot@ setuju masbro, ane jg yakin spt itu!!! biarin aj tetangga sblh pada rame ngrumpiin+harap2 cemas kita py kilo apa kga, yg pntg klu mrk mcm2 ngobok2 lautan kita kan lsgg bs gebukkkk dgn senyap!!!! lgn klu kasel di umbar2 bwt konsumsi publik,y bukan kasel namanya tp kanol alias kapal nongol buat nelayan cr ikan,,,heheheheheheeeee,,,,,
    majulah Indonesiaku..majulah TNI ku...jalesveva jayamahe...!!!!!

    BalasHapus
  17. saya yakin lebih dari 2 lontognya. Yang namanya hantu pasti ada, tapi tidak pasti nampak.

    BalasHapus
  18. Buat mas boleroes11
    Chaff niku kangge deceive peluru kendali infra merah, flare niku kangge peluru kendali berpandu radar
    TU-16 dengan KS? pada saatnya dulu kombinasi itu adalah detterent force, mana mungkin dibuat terbang mengawal eskader kapal asing? lagi-2 sampean terlalu berandai-andai.

    ndak ada hubungannya dengan radar kohanudnas. lalu merial 57mm itu jangkauannya berama meter sih.

    peristiwa bawean? F-16 kita baru airborne setelah F-18 itu mondar mandir 1/2 harian. Seandai mereka mau terbang dan nyambit api monaspun bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tks atas komen ulasan saya, disini ada perbedaan pengertian dimana chaff dan fkare itu hanya berhubungan dengan rudal mawon. Padahal chaff itu juga piranti pengecoh radar karena terbuat dari campuran kertas dan aluminium yang ditebarkan dari udara sehingga akan terlihat bintik-bintik di layar radar . Apabila radar dulu sudah dilengkapi dengan database pesawat musuh, pasti penjaga radar akan mengabaikan chaff tersebut. Perihal flare, adalah sarana pengecoh rudal berbentuk bola api yang berpijar, namun flare juaga berfungsi sebagai lampu suar apabila kondisi darurat atau untuk koreksi tembakan artileri sebelum tembakan salvo dilakukan oleh meriam kapal perang atau meriam armed.
      Unknown yang saya hormati, bahwasanya pada saat tahun 60-an, AURI mempunyai pesbom TU-16 dari Russia, yang bervariasi diantaranya pesawat pembom Recce, dan KS. Maksudnya yg recce juga difungsikan sebagai survaillance, sedangkan yang satu lagi dilengkapi denganrudal KS (Kometa Systema) dimana fungsinya sebagai penghancur fasilitas di darat, seperti Durandal buatan Perancis. Jadi mohon maaf bukan KS kapal selam.
      Pada waktu, eskader Inggris melewati utara Pulau Madura mereka memprovokasi kita dengan menerbangkan pesawat Hunter dari geladak kapal induknya, sekarang kapal induknya kalau nggak keliru dipakai Thailand, hal ini oleh Kosek Hanud yg posisinya di Kenjeran di sampaikan ke baterry ARSU ( artileri sasaran udara) yang ada di sepanjang garis pantai dari Sidoarjo sampai Gresik, saya masih ingat , ada yg di Mesigit, Kedung Cowek, Juanda Waru, Sidotopo, Buduran, satuan ini merupakan tulang punggung pertahan udara kota Surabaya, apalagi pada waktu itu, lapangan terbang ALRI baru saja diresmikan oleh kontraktor Perancis, Bagtinolles dengan meriam 57mm S-60. ( satu rangkum peluru 57mm isinya 4 peluru) begitu alarm bahaya udara dibunyikan, serentak berluncuran di langit warna merah peluru meriam ARSU.
      Jadi saya agak bingung apa yg diungkapkan oleh Unknown perihal hubungan antara Radar Kohanudnas dan Meriam 57mm yg juga dilengkapi dengan radar Puaso.
      Ya waktu itu, kejadiannya demikian, meriam 57mm dengan jangkauan 8 km ke udara kalau ke di sasar kan ke darat 11km.
      Mengenai peristiwa tersebut diatas saya tidak berandai-andai yang seolah-olah menurut anda saya ini kelahiran tahun 80an, tapi gpp wong ngobrol ya mas.

      Hapus
    2. @ Bung Boleros, saya tidak anti comment sodara, seperti rekan2 diatas, saya juga tidak paranoid blok barat-tidak juga mendukungnya, begitu juga dengan blok timur, saya perlakukan sama...saya blok Indonesia....comment anda jg saya nilai tidak pesimistis dan anti indonesia....cuma ada beberapa detail data anda yang kurang tepat, pertama hawker hunter itu land base aircraft bukan carrier base, jd sukar dikatakan diterbangkan dr kapal induk...terus kapal induk thailand Chakri Naruebet itu berasal dari galangan spanyol (beli baru akhir 90an)...bukan bekas dari Inggris...saya juga sama2 lahir taun 80an kok...hehehe

      Hapus
    3. Tks, unknown anda baik banget, cuma dalam hal ini untuk jenis pespur Hawker Hunter itu informasi saya terima dari teman AURI. Waktu itu dia sedang ada di cabin radar komando di pantai Kenjeran, Surabaya. Di pantai Kenjeran ini ada 3 unit radar dua radar untuk early warning, satu radar untuk menyapu tinggi rendahnya obyek saya biasa nyebut Radar angguk. Dan chasis ruang komandonya memakai roda rantai. Perihal kapal induk Inggris mas Unknown benar kapal itu dipakai oleh India bukan oleh Thailand, mohon ampun atas kesalahan data yang saya sampaikan. Demikian yg dpt saya sampaikan mohon maaf ya mas atau pak Unknown tapi saya yakin lebih muda usianya dari saya yang kelahiran tahun 1946.

      Hapus
    4. Sama2 'Pak' Boleros.....dimaklum juga tuh yang maki2 anda paling bocah2 muda yang 'pikir pake emosi' nggak pikir panjang...dan tidak sopan...tidak menghargai pihak lain. Comment anda jauh lebih berbobot dari mereka kok....hehehe

      Hapus
  19. Gwa lebih memilih Amur CLass ketimbang Kilo CLass

    BalasHapus
  20. maksudku....tulisanku diatas itu untuk @Boleroes11 .

    sorry...lupa ngasih tujuannya. habis emosi dg @Boleroes11 atas tulisannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bikin emosi dimana nya sih??...kok aku nggak ngeliat...

      Hapus
  21. ni anak2 pada ributin apa sih ? yang jelas setiap pembelian alutsista harus jelas peruntukannya tdk pake rahasia2 ,karena kurupsi juga sering rahasia2....

    BalasHapus
  22. benar sekali mas Anonim 14:08, Indonesia sekarang sedang dibangun pabrik bahan berenergi tinggi (Energetic Material Center/EMC)di Subang, Jawa Barat. Jadi pak Boleroes, tidak benar pemerintah tidak memikirkan bagaimana industri hulu khususnya disini roket, perlu diketahui propelan adalah merupakan hasil sampingan dari industri bahan peledak, perlu di cek lagi pak
    http://www.analisadaily.com/news/read/2012/01/21/31562/indonesia_bangun_pabrik_bahan_peledak_untuk_militer/#.UPVlvh3qkrU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau soal mikir pasti mikir, yang ditunggu kan hasil pemikirannya jadi apa? Sampean kan juga korban media padahal Subang itu adalah pusat laboratoriumnya BPPT bro.
      Jadi disana kegiatannya ya penelitian dan pengembangan teknologi, belum ada pabrik, kalau saya dpt penjelasan langsung darig salah sorang Prof DR yg sekarang sedang ada ditugaskan ke luar negeri. Tapi nggak apa2 kalau ngeyel, bukti jiwa patriotisme masih mengakar,.Hidup SemangatCinta Tanah Air.,,!!!

      Hapus
  23. berarti indonesia bentar lagi punya. Sip deh.

    BalasHapus
  24. beli barang yah menurut kebutuhan n spesifikasinya, masa beli tiger di pake buat jamping yah hancur sobrekernya,masa beli beli porche mau di kebut di jalan keriting mubazir namanya tuh.masa beli kapal selam spek laut dangkal buat laut dalam (mungkin bisa) tapi klo buat di adu sama herder tetangga di laut dalam mungkin kalah spek.kalau beli kapal selam laut dalam pastinya kandangnya di perairan laut dalam dan jalan2nya pasti di daerah laut dalam dan laut dalam hanya ada di sekitar daerahnya "bli kecak" ke arah timur dan sekitar daerahnya daeng ama mange.kira2 kandangnya kilo ada di daerah itu.pendapat cah awam....Aitarak Rasta

    BalasHapus
    Balasan
    1. >Anonim ada benernya, you're smart one anyway, maksudnya kalau kasel Kilo nggak mungkin di tambat di Surabaya karena lautnya dangkal , isn' t it? Kalau di tambat di Palu cocok karena disitu lautnya dalam. Bener pinter sampean, tapi kalau ngobok - obok sekitar laut Jawa masih bolehlah karena kedalamannya buat main si ikan Hiu kita nanti aman. Cocok, jadi 2 ikan Hiu kita nanti diharapkan lekas datang, ya. Amiin.

      Hapus
  25. tapi kok gue ora yakin lo kiblatnya ora buat kemajuan n penerus sumpah palapa.soalna coment lo banyaknya yg nga nrimo??? soalnya ni forum umum pasti banyak orang2 macam "widow item" yg sukanya ngorek2 celotehnya orang atau yg ingin pencitraan buruk buat orde saat ini.by Aitarak Rasta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu hanya masalah interprestasi saja, terjadi komunikasi kan terbatas di komen pendek Aitarak Rasta. Gpp mau dikomen apa juga g masalah. Siapa tahu kalau yg Kuasa menghendaki kita bisa copy darat mudah-2an lain lagi persepsinya. Gimana, ?. Horosso, daswidonia.

      Hapus
  26. pangkalan kapal selam di sulawesi dah jadi itu, dah siap buat menerima anggota baru...

    BalasHapus
  27. saya mo kirim lontong balap aja..........

    BalasHapus
  28. dari pada teriak2 semua mengaku indonesia lebih baik kalo sebutakan identitas asli , ktp , dan alamat jadi bisa fair

    BalasHapus
  29. intinya indonesia semakin kuat,,,,,,,,,,,,,,merdeka

    BalasHapus
  30. Salah Pakde, yang betul tuh :
    - 2 KS - U209
    - 5 KS Kilo BNV
    akan datang
    - 3 KS Astute - BAE English
    - 2 KS Scorpen
    - 2 KS Amur
    - 3 KS Kilo
    - 3 KS u209/1300
    akan produksi setelah 2020
    - 2 KS u209/1300

    BalasHapus
  31. Bisa....
    Tinggal tunggu sanggahan dari pawangnya aja....

    BalasHapus
  32. Hi teman-teman, saya hanya ingin berbagi kebahagiaan saya dengan Anda. Terima kasih Tuhan saya telah akhirnya menemukan sumber asli dari pinjaman. Saya dan suami saya baru saja mendapat pinjaman dari mereka dan kami sangat senang sekarang. Siapapun pinjaman mendesak yang tertarik harus mengirim email mereka melalui (guarantteeloans@outlook.com) atau Anda dapat menghubungi perwakilan mereka. langsung melalui: +1-423-273-5789 dan Anda akan mendapatkan pinjaman Anda dalam waktu 48 jam. Mereka adalah organisasi yang sangat asli dan sah berbasis di Amerika Serikat. Hubungi mereka sekarang dan bebas dari penipuan

    BalasHapus