Perwira Penerangan Satgas Kontingen Garuda (Konga) XXIII-F/UNIFIL, Lettu Inf Suwandi, melalui pesan elektronik kepada ANTARA, di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa penemuan dua buah bom jenis `Unexploded Ordnance` (UXO) aktif itu berdasarkan laporan warga.
"Kami mendapat informasi dari seorang warga Ataibeh, Lebanon Selatan, yang bernama Nahli, pada Jumat (4/5) kemarin," ungkapnya.
Penemuan tersebut, menurutnya, bermula saat Nahli memotong rumput di sekitar kebun dekat rumahnya.
"Kemudian, ia melaporkan petugas yang tengah berpatroli, Selanjutnya prajurit Indobatt mengamankan UXO tersebut dengan memberikan tanda sesuai prosedur yang berlaku," tuturnya.
Bom fosfor atau yang lebih sering disebut "White Phosphorus" (WP) merupakan bom "pyrophoric", materialnya bersifat mudah terbakar secara spontan dan sangat aktif serta mudah bereaksi dengan oksigen.
Jika mengenai manusia, menyebakan luka bakar yang dalam dan menyakitkan, luka bakar yang dihasilkan bisa sampai menembus tulang.
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.