Senin, Juni 23, 2014
0
DENPASAR-(IDB) : Laut di wilayah Perairan Indonesia berperanan penting bagi hajat orang banyak. Bukan hanya kekayaan sumberdaya alam, namun juga penghubung pulau-pulau, bahkan benua. Dengan peningkatan kegiatan perniagaan, pengamanan wilayah maritim saat ini belum optimal.

“Badan Keamanan Laut (Bakamla) membutuhkan otoritas penuh dalam mengamankan wilayah kemaritiman Indonesia,” ujar Kalakhar Bakorkamla, Laksamana Madya DA. Mamahit mewakili Menkopolhukam, Djoko Suyanto, dalam 5th Maritime Security Desktop Excersise (MSDE) bekerja sama dengan Australian Custom and Border Protection Service (ACBPS) di Bali, 16-18 Juni 2014.


Di depan perwakilan 17 negara yang hadir, Mamahit menjelaskan keterbatasan pengamanan maritim yang disebabkan beberapa hal, antara lain sarana dan prasarana, juga strategi pengamanan negara yang belum terintegrasi.


MSDE adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan Indonesia dan Australia. Selain menjadi forum komunikasi dan pertukaran informasi badan keamanan maritim kedua belah pihak, juga menjadi ajang latihan bersama dalam menangani penegakan hukum di laut yang sering terjadi di lintas negara.




Sumber : JurnalMaritim

0 komentar:

Poskan Komentar