Rabu, Maret 12, 2014
27
SURABAYA-(IDB) : Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut batal beli tiga unit kapal selam jenis Kilo Class dari Rusia. Keputusan ini dilakukan setelah perwakilan TNI AL melihat langsung kondisi dua kapal selam bekas milik Rusia beberapa waktu lalu.

"Kita sudah melihat ke Rusia. Ada dua kapal selam jenis Kilo Class yang sudah dua tahun tidak digunakan Angkatan Laut Rusia," kata Laksamana TNI Marsetio, Kepala Staf Angkatan Laut, seusai menghadiri gelar kekuatan Alat Utama Sistim Persenjataan di Dermaga Ujung Markas Armada TNI AL Wilayah Timur (Armatim), Rabu (12/3/2014).

Menurut Marsetio, dari luar, dua kapal selam milik Rusia itu memang tampak bagus. Namun di dalam ternyata banyak peralatan yang sudah rusak. Apalagi, dua kapal itu sudah dua tahun dikandangkan.

Ketika berada di Rusia, kata Kasal, tim dari TNI AL juga melihat kapal selam Kilo Class yang baru. Namun mahalnya harga yang ditawarkan menjadikan rencana pembelian kapal selam jenis ini urung dilakukan.

Kapal selam jenis Kilo Class sendiri merupakan kapal selam canggih dengan kemampuan menembakkan rudal yang cukup jauh. Kapal ini diperlukan untuk memperkuat kemampuan Alutsista TNI AL.

Menurut Marsetio, untuk membangun kekuatan minimum, TNI AL membutuhkan minimal 12 kapal selam. Saat ini TNI AL juga sudah memesan tiga kapal selam dari Korea. Dari tiga kapal ini, satu diantaranya akan dibangun di Indonesia oleh PT PAL. "Ini adalah bagian dari transfer teknologi," ujarnya.

Dengan transfer teknologi, Marsetio berharap Indonesia mampu memproduksi Kapal Selam secara mandiri sehingga mampu lebih cepat mewujudkan minimal 12 kapal selam.

Di tempat yang sama, Purnomo Yusgiantoro, Menteri Pertahanan mengatakan untuk mewujudkan keinginan memiliki 12 Kapal Selam, dirinya mendorong perusahaan dalam negeri segera mampu memproduksi kapal selam sendiri.

"Transfer teknologi dari Korea kita butuhkan sehingga ke depan kita mampu membangun sendiri Kapal Selam secara mandiri, efisien dan lebih murah," ujarnya.




Sumber : SS

27 komentar:

  1. Waduh bisa rame ni di blog., padahal militer fanboy udah ngedukung baget supaya ini terealisasi bukan cuma sekedar mimpi, apa ini cuma pengalihan perhatian dari tni supaya tidak disorot terus oleh dunia internasional yang sejati nya pembelian ini benar adanya, semoga saja

    JAYA TERUS INDONESIAKU

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya lebih senang untuk pembohongan publik..
      karna sangat tidak mendasar jika Indonesia tidak mampu beli kilo class atau armur, sedangkan vietnam yg baru saja 6

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. ah gemana sih.. mahal gemana vietnam aja bisa beli masa indonesia enggak bisa.. kusut2... (m)

    BalasHapus
  4. akhirnya kheawatiar selama ini pun terjadi.. ini mengejutkan, dan sya pribadi tidak suka!!!

    BalasHapus
  5. Indonesia sebesar ini tidak mampu beli kilo atau armur bahkan satu pun tidak mampu, bagaimana dengan 6 kilo class vietnam?? ;-( KECEWA!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. well vietnam dalam pembangunan angkatan bersenjatanya fokus sama angkatan udara dan angkatan laut, dan alokasi dananya memang lebih berat ke 2 angkatan itu... makanya bisa beli rudal sistem pertahanan pantai, skadron Su-30, dan kapal selam kilo class. lah kita, angkatan bersenjata yang paling banyak dapat alokasi dana TNI AD, padahal jelas harusnya AU dan AL yang dibanyakin. presentase AD itu 50% dari angkatan bersenjata, ya iyalah AL bakal kesusahan nyari duitnya

      Hapus
  6. Saya kira ini masalah dana.Menkeu udah bilang tak ada dana tambahan untuk tahun ini.Bahkan untuk menyesuaikan dengan kurs saja akibat pelemahan rupiah tidak ada dana,peralatan yang sudah terlanjur dipesan terancam molor...Mudah mudahan next rezim lebih agresif lagi karena rakyat dan dpr sudah satu suara untuk meningkatkan belanja militer tinggal exsekutif harus pintar pintar mengalokasikan dana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. harusnya jagan ngutang, kalo ga utang dari tahun kemarin juga pasti udah kebeli ;((

      Hapus
  7. Pembelian ks kilo class di tunda sudah kita prediksi jauh jauh hari , keuangan negara menyusut karna ke bocoran meraja relaa..cuma ks kilo gagal di akusisi karna tekanan barat takut indonesia jadi negara mandiri untuk mempertahan kan diri dari kepungan sekutu . Pembelian ks kiloo hanya di tunda ...kita tunggu bos baru pasti bedaa...di segala matra .

    BalasHapus
    Balasan
    1. harusnya pembeliannya skema senyap sesuai yg dibelinya yg super senyap..
      gak usah digebar gemborkan... sekedar dipajang pun ga masalah, judulnya TNI punya dan siap ketika dibutuhkan

      Hapus
  8. Indonesia memble,... Wajar vietnam bisaa beli 6 unit KS killo.. Wong indonesia impor beras dri vietnam. Knp Ǥªќ di pake ªjåђ sisa kredit dri russia? Sumpah kesel dan jengkel dengan berita ini. Ga usah alasan tidak di publikasi, justru harusnya setiap alutsista dipublikasi untuk memajukan moral prajurit khususnya, dan moral seluruh bangsa indonesia pada umumnya agar negara asing tidak semena² mengintervensi indonesia, macam singapura yang melakukan protes penamaan kapal usman harun, australia seenaknya kirim sampah sekoci ke wilayah NKRI bahkan memasuki wilayah NKRI, dan papua nugini yang brutal membakar kapal nelayan. Tolong donk pemerintah buat rakyat negri ini bangga dengan keputusan yang membanggakan,..
    Wahai elite politik..
    Wahai pejabat negara..
    Fikirkan rakyatmu..
    Bukan kepentinganmu..

    BalasHapus
  9. Rasanya ada yang aneh.... Garuda sangat mampu memberli Kilo... hanya saja klo rencananya berubah karena Rusia mo invasi ukraina, bisa jadi diundur dulu untuk kepentingan Om beruang. tp kebohongan publik itu mungkin aja terjadi. Siap siap aja dilecehkan sama kanguru... tapiiii.... tau tau Kilo udah nongol di pulau Christmas.... hehehheeeee Jangankan KS Kilo... KS Kwintal pun bisa dibeli sama Garuda...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari sekian yg komeng....gw suka komeng lu......this is real pembohongan publick...yg namanya alutsista itu ada yg perlu di gemborkan berita nya dan ada juga yg di rahasiakan pembelian nya....emang tni bodoh apa...mereka juga sama sepemikiran sama kita...jiwa raga NKRI harga mati..
      Jadi gw setuju..cara lu berpikir....penuh dengan logika dan positif
      lanjutkan
      salam juara

      Hapus
  10. santai lah.. biarpun indonesia beli tidak akan diberitakan. penampakan misterius se misterius proses pembeliannya...

    BalasHapus
  11. Stress smua?
    Gitu aja stress smua?
    Hahahaha
    Di sini cuman saya to' yg waras?
    Waduh2... parah ni!
    Hahahahahaha...

    BalasHapus
  12. kalo pernyataan itu benar(bukan strategi kerahasiaan alutsista)..saya pribadi kecewa...kalo rusak di dalam ya diperbaiki..lha wong lontong kita jg direfurbish di Kroya...harga mahal kalo worth it ya ga masalah...TNI kapan majunya kl pemimpinya kayak gini terus..

    BalasHapus
  13. Jgn kuateeer!
    Klian punya Destroyer RI!...
    Klian tahu Destroyer kan?
    Jiahahahahahaha...
    Ks changbogo++ ( kilo buatan gerrman)! Hiahahahahaha...
    24 buah!... huahahahaha...
    Destroyer sigma 31522 (10514×3)!
    Yeah...
    Klian tenang aja! Peace man!
    Peace!...
    Dont be too talk Man!
    Hehehehe...

    BalasHapus
  14. Ano2 di atas banyak yg sok tau sih, :-) kecuali komeng mas Nirwana (h)

    Kapal Selam itu masuk kedalam inventori senjata strategis, jd namanya juga senjata pamungkas ya harus di rahasiakan lah, 8-)

    Supaya kalo terjadi perang nanti :-b tiba2 nongol tuh sih Kilo Class dan Amur Class, jd ada efek kejutan dan efek detterent buat menjatuhkan moril lawan, :-t

    BalasHapus
  15. Percis tahun 2009 , kilo di ganti cangbego,,
    Trik senyap dimainkan juga akhir,nyy,, mantap , pameran di surabaya yg kluar ks cuma cakra,heheheh mantap bgt memank militer kita,,
    KALO BRO2 AWAM NGGAK BAKAL NGERTI

    BalasHapus
  16. Ke Korsel mulu sih fokusnya. padahal apa untungnya punya senjata cipta karya korsel?ga ada efek getarnya sedikitpun

    BalasHapus
  17. Ngobrol doank sama Putin siapa tau dikasih diskon % !!! kl ga bisa jg Beli sama Jerman juga bagus tuh U 212 sejenis dah sm Killo and Lada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Type U 212 bukan buatan jerman om.. Tapi buatan indonesia.. Kampak 212 wiro sableng..
      ƗƗǎƗƗǎƗƗǎƗƗǎƗƗǎƗƗǎ "̮ °˚°

      Hapus
  18. tni keweden di ancem tonggone ....... dadi mending ora sido tuku wae timbang di ancem ancem terus

    BalasHapus
  19. ks cakra&nanggala sdh dipertontonkan kepada publik,bahkan banyak diantaranya sudah melihat kedalam arsenal laut strategis tersebut,dan memfotonya.pantaskah yang disebut senjata strategis dipertontonkan k publik,apalagi sampai memfoto kedalamnya??ks apa yang dilihat tentara laut malaysia di ambalat,yang percakapnnya di dengar oleh anggota tni al di dalam kapal perang yang sedang menghadang mereka,sehingga mereka langsung putar haluan,hingga ambalat dan sekitarnya menjadi tenang???klu tidak salah,russia menawarkan 10 ks killo second dari armada laut baltik yang masih dalam status siap tempur,tetapi yang dikatakan ksal batal beli 3 ks killo second dengan alasan sudah banyak peralatan yang rusak dll,terus bagaimana dengan ks killo second yang 7 lagi,kenapa ksal tidak menyinggungnya??? (o)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg 7 lagi menyelam mas maka nya nggak di ketahui yg 3 itu memang di batal kan pembelian nya maksud nya di ganti dgn yg baru.... nah itu lah isu yg di hembus kan sebagai Changbogo dari Korea

      Hapus
  20. Setuju ngapain beli yang rongsokan, kita harus bikin sendiri dan mandiri tp teknologi harus dikembangkan biar diperhitungkan lawan.

    BalasHapus