Selasa, Desember 25, 2012
1

ARC-(IDB) : Menjelang tutup tahun, seperti sebuah perusahaan, BPPT juga mengeluarkan laporannya, atas semua pekerjaan yang telah diselesaikan di tahun 2012. Dalam catatan kali ini, terutama di bidang Hankam, BPPT menorehkan setidaknya 3 prestasi.  

Dalam bidang teknologi pertahanan dan keamanan telah menghasilkan Pesawat Udara Nir Awak (PUNA), dimana salah satunya yaitu Puna Wulung  BPPT akan masuk jajaran Squadron TNI AU.  

PUNA ini sendiri telah diujicoba dan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Lanud Halim Perdana Kusumah, oktober lalu. Meski masih banyak kekurangan, menurut publikasi BPPT, TNI-AU tetap akan mengadopsi PUNA buatan dalam negeri ini berdampingan dengan UAV asal Philipina yang akan segera tiba.

Selain itu, BPPT juga ternyata berperan mendukung program kerja sama Indonesia-Korea Selatan  dalam Pengembangan Pesawat Tempur KFX/IFX. Dukungan itu diwujudkan dalam uji Aerodinamika 2 model KFX/IFX (model C102 dan C2012). Uji terowongan angin itu dilaksanakan sejak mei hingga september 2012.

 
Lalu, MEPPO (Balai Mesin Perkakas, Teknik Produksi, dan Otomasi) BPPT juga bersama Pussenif serta Meppo mengembangkan komputer mortir balistik terpadu (KOMBAT). Alat ini mampu mempercepat waktu penghitungan penembakan mortir secara akurat, mudah dan cepat. Tahun 2013, peralatan ini diharapkan akan diproduksi di PT.Pindad.






Sumber : ARC

1 komentar:

  1. Terimakasih BPPT yang telah berprestasi di bidang Riset dan Teknologi Militer. Sungguh hebat hasil prototype PUNA "Wulung" nya sangat canggih sehingga dapat mengalahkan produk PUNA seperti Global Hawk, atau Searcher yang telah dibeli.
    Bravo BPPT.

    BalasHapus