Senin, Agustus 13, 2012
0
MALTHA-(IDB) : Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci, singgah di negara Maltha sebuah pulau  daratan benua Eropa,(11/8). Kapal perang tersebut sedang melaksanakan tugas pelayaran keliling dunia tahun 2012. Kedatangan KRI Dewaruci di sambut oleh Athase Pertahanan RI di Paris/ Prancis merangkap Italia Kolonel (Pnb) Erwin Buana Utama beserta keluarga di dampingi Sekertaris Athan Rona Windwatan,  di dermaga Wharf Pinto 3 Valletta

Kehadiran kapal latih Kadet Akademi TNI AL di Malta juga di sambut oleh beberapa WNI yang kebetulan bekerja di kapal pesiar Aida Bella milik Jerman yang  sedang merapat di depan KRI Dewaruci , mereka begitu melihat ada kapal berbendera Indonesia langsung mendekat dan  naik ke kapal latih  bagaikan ketemu keluarga sendiri.

Di kapal Jerman ini ada 60 WNI yang  bekerja , mereka ada yang bagian permesinan, restoran, navigasi dan lain-lain. Salah seorang David Ferdinan Panjaitan asal Medan bertempat tinggal di Sawojajar Malang menyampaikan kesannya bahwa dia dan rekan-rekannya sangat kagum dan bangga  dengan KRI Dewaruci. Kapal setua dan se kecil ini masih kelihatan kokoh dan bisa mengarungi lautan se antero dunia.

Kota  Maltha merupakan tempat pertama kali singgah  KRI DWR setelah  melakukan muhibah  selama 6 kali di Eropa sepanjang perjalanan  yang di embannya sebagai Kapal Republik Indonesi di satuan kapal bantu Koarmatim sejak keberadaanya di tahun 1953 hingga 2012.

Dewaruci pertama kali ke Eropa saat selesai pembuatan di tahun 1952 dan selesai 1953 langsung di bawa ke Indonesia oleh Kapten A. F.H Roosenoow .Pada  November 1964 ke liling dunia, kemudian th 2003, 2005, 2010 dan terakhir 2012 keliling dunia untuk yang terakhir kalinya dengan komandan Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto.

Menurut rencana keberadaan Dewaruci di Maltha akan singgah selama tiga hari dan akan melangsungkan beberapa rangkaian kegiatan hingga tolak menuju Mesir (14/8) dan akan tiba di Port Said Mesir (20/8) sekaligus mengakhiri puasa Ramadhan dan berlebaran di Mesir. 


Sumber : Koarmatim

0 komentar:

Posting Komentar