Sabtu, Juli 14, 2012
15
fnss 306241 Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
Panser FNSS PARS Turki untuk Malaysia
JKGR-(IDB) : Malaysia terus berbenah dengan mesin perang mereka, termasuk mempersenjatai panser PARS 8×8 yang diadopsi dari Infantry Fighting Vehicle Turki: 
FNSS Pars. 11 Jul1 2012, perusahaan teknologi pertahanan Afrika Selatan, Denel SOC, memenangkan proyek pengadaan canon system dan rudal anti-tank laser-guided untuk Malaysia, dengan nilai kontrak 3,5 miliar ringgit.
Pesanan Malaysia itu adalah: 69 unit double turret 30 mm GI-30 (Denel LCT30 turret); 54 Canon 30 mm dilengkapi rudal anti-tank Ingwe; 216 munisi rudal anti-tank Ingwe laser-guided; serta 54 remote control weapons system.


lct30 Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
Denel LCT30 Turret
Rudal anti-tank Ingwe diciptakan Afrika Selatan untuk membidik sasaran sejauh 2,5 – 5 kilometer. 
Untuk memastikan sasaran tidak luput dari sergapan, rudal anti-tank ini menggunakan cross-fire mode yang mampu menembakkan 4 misil secara simultan. 
ingwe anti armour missile 03 Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
Rudal Anti-Tank Ingwe
Ia juga bisa dikombinasikan dengan canon otomatis 30mm, untuk ditempatkan di tank maupun helikopter.
Afrika Selatan memasang rudal Ingwe ini di kendaraan tempur 6 x 6. 

Sementara Malaysia lebih maju dengan memasangnya di panser 8 x 8 yang tentunya lebih stabil. 

Canon dan rudal anti-tank itu dikirim ke Malaysia selama 7 tahun, mulai Januari 2013 untuk dicoba oleh Angkatan Darat Malaysia. 
“Ini adalah kontrak terbesar dalamm sejarah perusahaan kami”, ujar Juru Bicara PT Denel SOC, Zwelakhe Ntshepe.
Canon dan anti-tank ini akan diintegrasikan di Malaysia ke panser 8×8, lisensi dan platform dari FNSS PARS Turki.


576px Ratel ZT3 front Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
Misil Anti-Tank Ingwe
Kerjasama dengan Denel SOC juga meliputi transfer teknologi, agar Malaysia bisa merawat sistem canon dan anti-tank yang dibeli. Pembelian itu juga memberi opsi untuk kerjasama perawatan dan upgrade turret.
Sebelumnya Malaysia telah menandatangani kontrak dengan Turki untuk pengadaan 257 Infantry Fighting vehicles (IFV) PARS 8×8 dengan nilai kontrak 600 juta USD. 

“PARS was named after an indigenous Turkish wild cat and it is a new generation IFV that features superior mobility, ballistic protection and payload capapacity,” ujar pimpinan FNSS, Nail Kurt. 


Kontrak dengan FNSS Turki juga meliputi penyediaan disain baru panser, sesuai dengan kebutuhan tentara Malaysia. 
Kontrak FNSS Turki dengan Malaysia merupakan kontrak penjualan peralatan militer tertinggi dari perusahaan FNSS, mengalahkan kontrak dengan Arab Saudi senilai 211 juta USD.
pars Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
IFV PARS 8×8 Malaysia
Perjanjian dengan Malaysia menyebutkan komponen utama dan komponen penting dari IFV PARS akan dibangun di Turki, termasuk pembuatan disain khusus untuk Malaysia. Instalasi dan integrasi mesin, track serta sensor panser juga ditangani FNSS. 

Bagian-bagian tersebut akan dikapalkan ke Malaysia untuk dilakukan perakitan akhir dan ujicoba di bawah supervisi FNSS Turki. 

FNSS akan mengajarkan teknisi Malaysia, agar mampu menservis sendiri PARS 8×8, nantinya.


pars 8x8 1 1 Leopard RI VS Kucing Liar Malaysia
PARS 8×8 Malaysia
Panser FNSS Pars ini transfer ke Militer Malaysia rentang tahun 2012- 2015. Dengan kapasitas 14 penumpang PARS 8×8 memiliki berat kosong 16 ton dan 24 ton untuk combat weight. 

Panser bertenaga 525 HP diesel ini, bisa diangkut oleh Hercules C 130 atau A-400. 

Panser ini memiliki transmisi semi otomatis (2 speed) dengan suspensi yang diatur dan dikontrol komputer. Malaysia menyiapkan 257 unit Panser PARS (Kucing Liar) untuk bahu membahu dengan MBT PT 91, dalam memburu Tank lawan, terutama Main Battle Tank, yang sulit dijinakkan. 


Sumber : JKGR

15 komentar:

  1. wkwkwkkwwk kami indonesia banyak panser gud gud

    BalasHapus
  2. yahh.... panser ceper begitu.... kasih aja polisi tidur yang banyak ntar juga pada nyangkut semua !

    BalasHapus
  3. hahahaaa....malay cuma ngrakit masbro...beda indo (PINDAD) dah bisa bikin panser and medium tank termasuk tank amfibi...maju terus NKRI...

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Majulah Indonesia, mampuslah Malayshit !!

      Hapus
  5. "Jika dua orang muslim berselisih berhadapan dengan menghunus pedang, maka keduanya adalah ahli neraka (baik yang membunuh, ataupun yang dibunuh). Seseorang bertanya, jika seseorang yang membunuh itu masuk neraka, maka hal itu telah jelas. Akan tetapi, mengapa yang dibunuh juga masuk neraka ? Rasulullah SAW bersabda,"Karena yang terbunuh tersebut juga telah berniat membunuh saudaranya." (HR. Bukhari-Muslim)...hidup hanya sementara kawan..ingatlah..kehidupan yg kekal adalah di akhirat nanti..jgn sampai kita rugi karena mati dibawah nasionalisme najis..karena ikatan sesama muslim adalah ikatan aqidah islamiyah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa ga ngomong juga ke orang malaysia sana? banyak noh yang jadi provokator disono, udah dikomentarin belum disono?

      Hapus
  6. "Mencela/mencaci maki seorang muslim hukumnya Fasik, dan hukum bagi yang membunuhnya adalah kufur."..Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, Tirmidzi, An-Nasa'I, Ibnu Majah, Imam Ahmad, Thabrani, Ibnu Hibban, Al-Baihaqi, Imam al-Syasyi, Abu Nu`aim al-Ashbahani, Imam al-Thahawi, Abu Ya`la, Imam Al-Bazzar, Imam Humaidi, Imam al-Thayalisi.
    teruntuk saudara2qu yang muslim baik bapak2 TNI maupun sipil..camkanlah hadis ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ath Thabrani dalam Mu’jam Al Ausath (2093), dari jalan Hatim bin Laits,

      حَاتِمُ بْنُ اللَّيْثِ الْجَوْهَرِيُّ , قَالَ : نا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ , قَالَ : نا أَبُو عَوَانَةَ ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ ، عَنْ أَبِيهِ , قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” عَلَيْكُمْ بِالرَّمْيِ ، فَإِنَّهُ خَيْرٌ لَعِبِكُمْ

      “dari Hatim bin Laits Al Jauhari, ia berkata: Yahya bin Hammad menuturkan kepada kami, ia berkata: Abu ‘Awwanah menuturkan kepada kami, dari Abdul Malik bin ‘Umair, dari Mush’ab bin Sa’ad, dari ayahnya (Sa’ad bin Abi Waqqash radhiallahu’anhu) ia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘hendaknya kalian latihan menembak karena itu permainan yang paling bagus bagi kalian‘”
      (Hadits Ash Shahih 2/204-205)

      Pembelian senjata, pembaharuan Senjata dan modernisasi Alat Utama System Senjata (Alutsista) untuk TNI adalah sebuah keharusan, orang bijak berkata, jika negara ingin damai, negara harus siap perang...
      Ingat, ancaman bukan hanya berasal dari negara tetangga yang Muslim (Malaysia, Brunei), tapi juga dari tetangga yang Kafir (Australia, Singapore, Timor Leste, & Papua New Guinea), ancaman dalam Negeri (OPM, RMS, dll..), bahkan ancaman dari Global (RRC, India, AS dan ISIS)....

      Hapus
  7. hati2 pak (bapak TNI) n saudara2ku provokasi orang kafir mengadudomba qt dengan alasan nasional ISME..

    BalasHapus
  8. bayangkan kalo smua tentara dari negara-negara muslim bersatu (mayoritas muslim) amerika aja takut kali ya!!!

    BalasHapus
  9. Bukan hanya si yahudi besar aja yang takut TAPI PENGHUNI NERAKA JUGA TAKUT GAN

    BalasHapus
  10. itu judulnya kok mempersiapkan untuk melawan tank NKRI berarti si provokator tuh yang buat wacana ini...donk parrahhhhhhhhhhhhhh

    BalasHapus