Selasa, Juni 19, 2012
10
JAKARTA-(IDB) : Pertanyaan ini sangat menarik bagi para pengamat dan para pembaca yang jeli dalam menanggapi apa yang terjadi di Indonesia selama pemerintahan SBY.

Mengapa?

Karena apa yang terjadi dengan kasus Korupsi dan pelarian dari MN dan istrinya N, salah satu pejabat tinggi partai Demokrat menunjukan tendensi apa yang selama ini terjadi.

Sejak Reformasi Indonesia, beberapa agen inteligen dari beberapa negara tetangga khususnya, Malaysia mengambil langkah-langkah yang sangat signifikan dalam perikrutan aset mereka di Indonesia.

Ini sangat berbeda dengan jaman orde baru, dimana pemerintah Indonesia selama kontra inteligen dengan negara-negara kecil seperti Malaysia sangat minim sekali, serta system redundansi yang sangat rumit. Bahkan inteligen Indonesia dapat mempenetrasi beberapa pihak dari petinggi Malaysia dan secara tidak langsung ikut membantu para pro Indonesia untuk menjadi petinggi di pemerintahan Malaysia.

Tulisan ini adalah pengamatan yang berdasarkan laporan-laporan inteligen yang tersedia,tetapi tidak dapat di liris kepada publik, karena tidak ingin memberikan kepanikan terhadap apa yang selama ini terjadi.

Alasan lainnya tulisan ini sebagai mengingatkan berapa jauh dari apa tujuan dan fokus inteligen Indonesia yang kini semakin bergeser jauh dari tujuan yang utama. Entah karena tidak efektifnya kontra inteligen, atau lemahnya pelindungan aset yang ada, ataupun aset yang menjadi independen atau disebut rouge.

Analisa ini didasarkan atas percakapan rahasia yang di kumpulkan dari para tukang becak, terhadap beberapa anggota petinggi Indonesia, baik di dalam pemerintahan SBY, maupun mereka yang bekerja /PNS yang bekerja di beberapa instansi pemerintah. Seperti Kedutaan besar Indonesia, dan konsulat Indonesia, baik di Singapore, Thaliand, M`laysia, dan Washington DC. Juga beberapa pejabat imigrasi atau beberapa pegawai imigrasi di Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara.

Bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa agen rahasia dari Malaysia merikrut mereka?

Seperti istri MN terlihat beberapa dari pejabat tinggi ini memiliki beberapa pasport Indonesia, dan selalu membuat pertemuan rahasia dengan handler mereka dari pihak agen rahasia Malaysia.

Kali ini saya hanya menulis agen rahasia Malaysia saja, dalam tulisan yang kan datang akan saya tulisan beberapa negara yang ikut merikrut para pejabat Indonesia.

Modusnya, dengan memiliki paspor berbeda dengan jati diri yang asli, beberapa dari mereka, dan komplotannya, dapat dengan bebas keluar masuk Indonesia, terutama ke Penang, Kuala Lumpur, Ginting Island, Singapore, dan Bangkok.

Dulunya mereka menggunakan Jakarta, dan Bali, tetapi sejak para tukang becak memenuhi daerah itu dengan surveillance equipment, mereka terpaksa menggunakan dana lebih besar dengan keluar negeri. Ini terlihat dari pelarian MN dan istrinya dibantu oleh beberapa petinggi dari pihak inteligen Malaysia.

Sungguh sangat disayangkan bahwa pihak inteligen Indonesia dan media massa terlihat menutup-nutupi kejadian Breach of Security within Indonesian Top Officials.

Tidak ada satupun dari para penulis dan pengamat yang katanya piawai mengenai inteligen, menuliskan berita ini. Alasan nya, saya tidak mengetahui dengan jelas. Biarpun saya tahu tidak lah menjadi perhatian saya, karena tugas saya selama ini sebagai tukang becak sudah selesai.
Hanya saya sangat menyangkan bahwa beberapa top editor dari beberapa media massa terkenal di Indonesia, juga telah direkrut oleh pihak inteligen dari beberapa negara, khususnya dari pihak Malaysia dan Singapore.

Oleh sebab itu tidaklah heran perjanjian ratifikasi extradisi buronan most wanted dari Indonesia mandek di DPR RI, mendapatkan safe haven di negara2 tetangga kita ini.

Dari chatter dan aliran uang yang mengalir bebas di Indonesia, sangat memprihatinkan, bahwa tanpa sadar atau tidak Indonesia telah menjadi ladang yang sangat menggiurkan dan mudah didistabilkan oleh pengaruh dari pihak yang seharusnya tidak memiliki kekuatan.

Jika dibandingkan dengan besarnya negara dan penduduknya, Malaysia dan Singapore adalah negara yang sangat kecil sekali. Tetapi kenyataan nya Indonesia terus menerus memberikan kesempatan dirinya di bullies oleh negara2 kecil ini.

Memang dalam kontra inteligen, pihak Malaysia kena BURN, karena mereka tidak memiliki kemampuan yang sangat canggih dalam hal memelihara asetnya di Indonesia.

Sebagai contoh dari percakapan yang direkam para tukang becak dan jalur uang yang bergulir begitu banyak, membuat pihak tukang becak tersenyum, karena melihat begitu amatiran dan tidak siapnya mengelola aset yang ada.

Beberapa pelarian koruptor atau alleged koruptor Indonesia, mereka telah menghabiskan ratusan ribu USD. Bukannya mencegah dan membantu mereka untuk slow down, dan tidak menghabiskan semua resource, baik itu politikal dan uang, justru dengan Berani nya membantu didepan para pengamat inteligen seperti para tukang becak.

Di Indonesia, saya telah berhasil mengindentifikasi beberapa top ofisial Indonesia yang telah di rikrut oleh pihak agen rahasia Malaysia.

Nama-nama mereka telah dimasukin ke dalam file sebagai suspected foreign agent assets. Tetapi saya akan memberikan reducted dan clues informasi ini kepada para pembaca di Kompasiana.

Beberapa pejabat di dalam DPR, kementrian luar negeri, kementrian kehutanan, imigrasi, partai politik, dosen dari beberapa perguruan tinggi, beberapa pejabat tinggi di beberapa provinsi Indonesia dan tentunya beberapa dari pengusaha Indonesia.

Jadi dari kejadian MN dan istrinya, justru membuat pemerintah Indonesia harus melakukan tindakan yang drastis. Karena beberapa dari foreign asets ini mencoba memasuki daerah dan sektor perekonomian Indonesia. Dan kini mendominasi paham anti pemerintah Indonesia dengan menggunakan kepercayaan dan manuver politik mulai dari daerah, sampai ke pemerintah pusat. Di media massa, mereka mendominasi berita apa yang harus di beritakan, gosip apa yang harus di dengung2kan.

Oleh sebab itu, sejak kejadian istri MN bisa seperti Gost, like many claim. Saya sudah memonitor beliau dan suaminya sejak lama. Dan beberapa komplotannya sudah terindentifikasi. Baik pasport palsunya dan pasport aslinya.

Beberapa dari mereka melakukan kesalahan yang fatal, mencoba mendapatkan visa ke AS, sehingga pihak AS mendapatkan sidik jari dan DNA mereka. Serta menggunakan software recognition yang tercanggih di miliki AS, dapat mudah sekali di identifikasikan.

Ada satu alat yng tercanggih yang digunakan sekarang ini adalah RFID(Radio-Frequency Identification) tag. Little baby ini sangat kecil sehingga sangat mudah sekali di planted. Sangat kecil dan dapat dimonitor langsung dari satelite yang terbaru milik Indonesia, atau AS.

Contohnya, jika target ingin mengambil atau mengkopi surat2 rahasia negara, biasanya disimpan di asrip khusus yang dilengkapi oleh blower ventilation dari gedung yang sederhana saja. Tetapi di blower AC itu secara automotis, blowed RFID tags sangat kecil ini sehinga menempel di baju, tas dan di surat2 yang diambil. Setelah pencuri rahasia negara ini keluar dari ruangan/gedung arsip. RFID tags langsung aktive, dan memberikan signal ke monitor di Cibinong, atau di Kalibata, membantu melokasi dimana dokumen atau orang ini pergi. Dan dapat bertahan lebih dari 3 bulan. Tanpa oknum ini mengetahuinya.

Tidak perlu dengan banyak penjagaan ketat seperti dulu lagi. Dan kontra inteligen dapat di lakukan, siapa yang menerima paket dan siapa yang bertemu dan membagikan informasi tersebut.

Tambah lagi dengan menggunakan BB, sangat mudah sekali karena servernya hanya 4, salah satunya dekat tetapi di luar Indonesia. Sehingga mudah sekali di monitor trafik voice dan SMS nya.

Sebagai penutup, saya berharap pihak pemerintah Indonesia mencoba menutupi kebocoran dan kebolongan yang ada, mencoba menjaga kerahasian negara dengan lebih baik. Untuk pihak inteligen Malaysia, nice try…….. learn from the best how to maintain aset yang ada.

Untuk pihak inteligen Malaysia, see you again…. and remember, kami tukang becak selalu mengawasi sepak terjang, cara rekrutmen dan sistem pemeliharaan aset yang sudah lelanggar atau breach the agreement untuk menjaga kestabilitas di daerah sekitar selat Malaka dan Indonesia secara keseluruhan. Dengan mencoba mendistabilitas pemerintahan Indonesia, justru pihak intelijen Malaysia sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

Untuk pihak inteligen dan pemerintahan SBY, clean your house. Anybody,who wants to destabilize security need to go to jail for a very a long time.

Is word, treason mean anything to you?

Sudah waktunya membangkitkan rasa Nasionalisme yang tinggi lagi di Indonesia. Indonesia bukan toy atau ladang dimana para agen rahasia dengan Bold nya merikrut di depan mata masyarakat yang awam.

Desclaimer:

Tulisan ini adalah hasil laporan para tukang becak yang terkini. Dan ini adalah opini pribadi dari penulis, dan penulis bertanggung jawab atas tulisan ini. Tulisan ini tidak mewakili badan hukum manapun, termasuk Kompas dan Gramedia grup. Penulis adalah pensiunan tukang becak, yang kini melanjutkan penyidikan dan pengecheckan di lapangan di Indonesia.

Tulisan yang akan datang adalah “Bagaimana rekrutment agen rahasia negara lain yang mencoba menginflitrasi Indonesia?

Jack Soetopo

Sumber : Kompasiana

10 komentar:

  1. mas,
    klu menghayal jgn tinggi-2 kali, ntar klu jatuh sakit.
    dasar blok hoax

    u dont know anything about the indonesian inteligenc



    hoax

    BalasHapus
  2. bingung saya ... gak jelas ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Podo cak, iki lagi ajar nulis kali yo??? :-?

      Hapus
  3. dasr oon, lu belajar lagi sono..

    BalasHapus
  4. bagus sekali info nya pak tukang becak.
    mudah-mudahan tahun depan setelah di publikasikan nama-nama penghianat negara di hukum seberat berat nya.

    BalasHapus
  5. Entah buaya ntah katak,ntah benar ntah tidak,ngak jelas,yg jelas intelijen tersebut pintar mengkondisikan sesuatu,ntah ini lg mengkondisikan pikiran pembaca,wkwkwk

    BalasHapus
  6. ia memang sebagian benar sebagian juga belum di ketahui kebenaranya, tdk perlu merinci yg mna yg benar dan salah, tetapi intelejen indonesia juga tidak bodoh dan tidak membiarkan,, yang plg saya sukai dari masyarakat indonesia ini adalah rasa nasionalisme yang tinggi yang tdk ada di bngsa bangsa lain dibelahan bumi manapun. saya harap suatu saat nanti akan tiba masanya indonesia emas.

    BalasHapus
  7. TERMASUK KOMPASIANA JUGA MERUPAKAN BAGIAN DARI AGEN ASING, WASPADALAH.....!. KEBANYAKAN BERITA DARI KOMPASIANA HOAK

    BalasHapus
  8. betul kompasiana hoak

    BalasHapus
  9. Selama korupsi masih meraja lela, ada juga kemungkinan seperti d atas.pejabat negara bisa sj d sogok uang/wanita & rahasia sudah d pegang mereka.dan ini jg bisa terjadi d anggota intelijen d lapangan yg butuh biaya hidup keluarganya (tergoda).

    BalasHapus