Senin, Januari 28, 2013
0
SURABAYA-(IDB) : Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H., M.Hum., melakukan wawancara dengan stasiun televisi nasional TV One, bertempat di atas geladak KRI Sultan Hasanuddin-366 yang sedang bersandar di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Jum’at (25/01).

Wawancara tersebut merupakan salah satu program acara Ruang Kita stasiun TV One, yang ditayangkan secara langsung pada pukul 13.30 WIB. Sebelum wawancara dimulai ditampilkan demontrasi peperangan laut khusus Maritime Interdiction Operation (MIO) oleh tim anti teror Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim.

Dalam simulasi peperangan laut khusus itu, Koarmatim mengerahkan satu Kapal Selam, satu Kapal Klas Ship Integrited Geomatrical Modulary Approach (Sigma) KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Cakra-401, satu Kapal Patroli Cepat KRI Badau-841, dan satu tim Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) dari Satkopaska Koarmatim didukung kendaraan tempur laut Rigid Hul Inflatable Boat (RHIB) berupa Combat Boat dan Sea Rider, kendaraan tempur darat satu unit Chetah, Commob dan motor trail serta Helikopter Bolcow NV-414.

Dalam wawancara yang disiarkan secara langsung itu, Pangarmatim menyampaikan beberapa hal, di antaranya tentang tugas pokok Koarmatim sebagai penjaga kedaulatan dan penegakkan hukum di laut yurisdiksi nasional. Pangarmatim juga menyampaikan tentang pembinaan material kapal perang dalam mendukung tugas operasi tersebut.

Lebih lanjut Pangarmatim memaparkan secara singkat tugas operasi tempur laut yang diemban oleh KRI Sultan Hasanuddin dalam misi penjaga perdamaian Maritime Task Force (MTF) United Nation Interim of Lebanon (UNIFIL) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-D yang baru tiba pada tanggal 14 Januari 2013 yang lalu.

Acara ini dipandu oleh presenter TV One, Diaz Kaslina dengan produser Aditya Wardhana didukung kurang lebih 50 orang crew. Tayangan berdurasi satu jam mulai pukul 13.30 sampai dengan 14.30 disiarkan empat segmen secara live.

Segmen selanjutnya presenter TV One mewawancarai Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Dansatkopaska) Koarmatim Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho. Dansatkopaska memaparkan tentang tugas pokok Kopaska sebagai pasukan khusus matra laut, dalam menyelenggarakan operasi tempur laut khusus atau Naval Special Warvare.

Program acara ini juga mewancarai Komandan KRI Hasanuddin Letkol Laut (P) Dato Rusman serta Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) Yayan Sofyan. Pada kesempatan itu Komandan KRI Frans Kaisiepo menyampaikan tentang keberhasilan kapal perang yang di komandaninya mendapat mendali dari Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy),dalam latihan Multilateral Kakadu tahun 2012 di Australia. 




Sumber : Koarmatim

0 komentar:

Posting Komentar