Rabu, Juli 13, 2011
0
TEHRAN-(IDB) : Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memperingatkan negara-negara regional terhadap tipu daya Amerika Serikat untuk menyelamatkan rezim Zionis Israel dan memulihkan kondisi ekonominya. 
 
Israel adalah bahaya terbesar bagi negara-negara regional. Upaya utama harus fokus pada strategi untuk membatasi rezim ilegal Zionis, kata Presiden Ahmadinejad dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu di Tehran pada Senin (11/7).

"Setiap langkah yang diadopsi sejalan dengan tujuan Israel, akan berarti bunuh diri," tambahnya seperti dikutip IRNA.

Dia menyerukan negara-negara regional untuk berhati-hati tentang konspirasi kekuatan asing untuk mencampuri urusan internal negara lain. Ditegaskannya, intervensi mereka akan membahayakan seluruh kawasan.

Seraya menyinggung perkembangan terakhir di Timur Tengah dan Afrika Utara, Ahmadinejad menuturkan, semua negara regional harus menikmati persamaan hak dan keamanan.

Tidak ada kekuatan yang dapat merampas kebebasan dan hak untuk menentukan pilihan bagi bangsa-bangsa regional, tegas Ahmadinejad.

"Republik Islam Iran percaya bahwa semua negara regional memiliki kemampuan untuk mengatur urusan mereka dengan menjalankan reformasi dan memenuhi tuntutan rakyat," ujarnya.

Dia mencatat bahwa Iran dan Turki memainkan peran sangat sensitif dan berpengaruh dalam perkembangan Timur Tengah. Ditandaskannya, kedua negara dapat mengambil langkah-langkah besar untuk melayani kepentingan kedua negara dan bangsa-bangsa di kawasan. 

Presiden Iran ini mengatakan bahwa hubungan dekat Tehran-Ankara dan kemajuan yang dibuat oleh negara-negara regional, telah membuat musuh kesal..

Dalam pertemuan itu, Menlu Turki mengatakan, Ankara dan Tehran punya tanggung jawab besar untuk menyelesaikan krisis di dunia Islam dan membangun keamanan yang berkelanjutan.

Dia menyerukan pemanfaatan peran signifikan Iran untuk menyelesaikan masalah di Timur Tengah.

Davutoglu tiba di Tehran pada Ahad sebagai bagian dari tur Timur Tengah, yang telah membawanya ke Mesir, Libya, dan Arab Saudi. Ia juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Suriah dan Yordania selama tur regionalnya.

Sumber: Irib

0 komentar:

Posting Komentar