Jumat, April 15, 2011
0
Kopassus

Paskhas
Kopaska
Denjaka
Taifib
Densus 88
JAKARTA-(IDB) : Angkatan Bersenjata Malaysia bersedia untuk membantu membebaskan MV Sinar Kudus yang disandera bajak laut Somalia. Namun Mabes TNI menegaskan untuk saat ini belum memerlukan bantuan. TNI masih merasa hebat.

"Tentara kita kan masih hebat. Tapi kita menghargai tawaran bantuan dari mana pun," ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul sambil tertawa.

Hal itu disampaikan Iskandar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2011).

Dia menambahkan, sesuai arahan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, langkah yang akan diambil pemerintah Indonesia dalam membebaskan 20 anak buah kapal (ABK) Sinar Kudus adalah negosiasi. Jika ada negara lain yang menawarkan bantuan, Indonesia bisa menerimanya.

"Namun sampai saat ini langkah yang diambil baru langkah negosiasi," imbuh Iskandar.

Apakah sudah ada pembicaraan formal dengan Malaysia soal bantuan ini? "Oh belum ada," ucap Iskandar.

MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia Tbk yang bermuatan nikel -- disebut-sebut berharga Rp 1,5 triliun -- bersama 20 ABK disandera perompak Somalia saat melintas di Teluk Aden. Mereka minta tebusan Rp 77 miliar.

Pasukan elite TNI AD, Kopassus, siap menggelar operasi penyelamatan. Namun pemerintah rupanya tidak tertarik mengirimkannya dan "meminta waktu" untuk menyelamatkan para ABK itu.

Angkatan Bersenjata Malaysia menawarkan bantuan kepada Indonesia lantaran memiliki pengalaman menangani pembajakan ketika kapal tanker MISC MT Bunga Laurel dengan 23 awak ditangkap oleh bajak laut Somalia pada 21 Januari. Pasukan Perlindungan Khusus Malaysia di Kapal Bunga Mas 5 langsung bertindak dan menangkap tujuh bajak laut Som


Sumber: Detik

0 komentar:

Posting Komentar