Pages

Sabtu, Mei 26, 2012

Kazakhstan Berencana Akuisisi N-219 PT. DI

JAKARTA-(IDB) : Industri dirgantara Indonesia memperoleh angin segar. PT Dirgantara Indonesia (DI) memperoleh transaksi pembelian pesawat N219 buatan PT DI.

Direktur Pengembangan dan Teknologi PT DI, Dita Ardonni Jafri mengatakan pihaknya sedang menjajaki kerjasama dalam bentuk join development dengan dua perusahaan pesawat Kazakhstan.

"Kita menawarkan kerjasama dan masih taraf penawaran, yang ditawarkan pesawat N219. Kita menawarkan join development," ungkapnya kepada detikFinance, Jumat (25/5/2012).

Doni mengungkapkan, pihak Kazakhstan sangat membutuhkan pesawat berbadan kecil untuk keperluan pertanian. Menurutnya, pesawat buatan PT DI jenis N219 sesuai untuk memenuhi kebutuhan di Kazakhstan.

"Kebutuhan mereka itu yang lebih untuk pertanian (pesawat). Ini (pesawat N219) juga bisa dikembangkan sebagai pesawat pertanian," sambungnya.

Untuk kerjasama dengan pihak Kazakhstan, PT DI menginginkan bentuk join development supaya bisa memperoleh kucuran dana segar untuk pengembangan usaha.

"Kita cari pusing-pusing cari modal, syukur itu (kerjasama dengan Kazakhstan) bantu modal," sanggahnya.

PT DI menegaskan akan membangun pabrik di Kazakhstan, jika pihak Kazakhstan membeli pesawat dalam jumlah yang besar.

"Kita mau bangun pabrik kalau dia (pihak Kazakhtan) beli dalam jumlah tertentu atau banyak. Kalau sedikit mau bangun pabrik, tapi biaya pabrik dari sana," sebutnya.

Doni menjelaskan, pihak Kazakhtan telah 1 kali datang ke Indonesia untuk bertemu dengan pihak PT DI, dan PT DI sendiri telah dua kali kali datang ke Kazahkatan untuk membahas kerjasama pembelian pesawat N219.

"Kita itu dua kali pertemuan ke sana dan mereka (Kazakhtan) 1 kali ke Indonesia," tutupnya.

Kazakhstan saat ini mempunyai maskapai nasional yakni Air Astana. Air Astana membuka penerbangan langsung dari Kazakhstan via Almaty dan Astana ke berbagai negara seperti Kuala Lumpur, Dubai, dan Kazakhstan.

Air Astana hingga ini banyak memakai pesawat pabrikan dari Boeing hingga Airbus. PT DI akan menjadi pabrikan pertama asal Indonesia di Kazakhstan.


Sumber : Detik

Prajurit POM TNI Ikuti Lomba Tembak UNIFIL di Lebanon

BEIRUT-(IDB) : Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., mengirimkan petembak terbaiknya untuk mengikuti Lomba Tembak UNIFIL / Unifil Inter Contingent Combat Shooting Championship 2012, di Lapangan Tembak Sector East, Ebel El Saqi, Lebanon Selatan, Kamis (24/5/2012).

Prajurit POM TNI yang mengikuti kompetisi menembak antar kontingen ini adalah Lettu Cpm Aris Suciadi, Serka Supriyadi dan Serka Agus Sri Waluyo (senjata laras panjang) serta Kapten Cpm Hanif Iswanto, Lettu Pom Eko Setiawan dan Serma Seprianus Samuel Sosang (senjata pistol).


Kegiatan lomba tembak UNIFIL Championship 2012 yang diselenggarakan Kontingen Indbatt (India Battalion) diikuti oleh kontingen yang berada di UNIFIL antara lain : Kontingen Spanyol, Chinbatt (China Battalion), French (Perancis), Irishbatt (Irlandia Battalion), Malbatt (Malaysia Battalion), Kontingen Indonesia (Indo FPC, Indo FHQSU, Indobatt dan POM TNI), Belubatt (Belgia Battalion), Malcoy (Malaysia Company), Nepbatt (Nepal Battalion), Rokbatt (Republic of Korea Battalion) dan Indbatt (India Battalion).


Kepada peserta menembak, Komandan Satgas POM TNI Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., menyampaikan pesan agar kegiatan ini dilaksanakan dengan baik dan tetap memperhatikan faktor keamanan personel maupun materiil. Dalam perlombaan ada yang kalah dan ada yang menang itu sudah biasa, untuk itu laksanakan dan junjung sportifitas yang tinggi.


”Terlebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk silaturahmi dan menjalin hubungan yang baik sesama prajurit yang berasal dari seluruh dunia yang tergabung dalam UNIFIL sebagai peacekeeper di Lebanon Selatan ini ”, tegasnya.

Sumber : Okezone